Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis ASIAN Games Bulu Tangkis indonesia Featured Jonatan Christie Spesial

    Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Tanding sampai Jam 2 Pagi hingga Recovery Hanya 5 Jam, Jonatan Christie Dobel Kecewa - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Minggu, 27 September 2026 | 14:55 WIB

    Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menyesali kekalahannya di perempat final Asian Games 2026 nomor perorangan setelah hanya mendapatkan waktu pemulihan selama 5 jam akibat jadwal aneh tuan rumah Jepang.Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menyesali kekalahannya di perempat final Asian Games 2026 nomor perorangan setelah hanya mendapatkan waktu pemulihan selama 5 jam akibat jadwal aneh tuan rumah Jepang. (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Jonatan Christie menelan kekecewaan dua kali lipat setelah tersingkir pada perempat final bulu tangkis Asian Games 2026 Aichi-Nagoya nomor perorangan.

    Satu peluang medali tunggal putra nomor perorangan bulu tangkis Asian Games 2026 gagal didapatkan Jonatan Christie. 

    Jonatan kalah di babak perempat final dari Loh Kean Yew (Singapura) pada pertandingan yang digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Minggu (27/9/2026).

    Kekalahan Jonatan terjadi dalam dua gim, dengan skor 14-21, 19-21.

    Permainan tunggal putra nomor satu dunia ini jauh dari permainan terbaiknya.

    Padahal di atas kertas, Jonatan sangat unggul dalam riwayat pertemuan melawan Loh yang sudah ia kalahkan sebanyak 10-0.

    Bukan hanya permainan di bawah standar yang membuat Jonatan kecewa sendiri, melainkan juga karena faktor lain dari segi jadwal pertandingan.

    Pengaturan jadwal bulu tangkis di Asian Games 2026 kali ini memang cukup 'aneh'.

    Jonatan baru selesai bertanding di babak 16 besar pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat. Ia menjalani laga sampai tiga game.

    Baca Juga: Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Anomali Jadwal, Rekor Keunggulan Jonatan Tercoreng usai Wakil Singapura Melenggang ke Semifinal

    Perjalanan ke hotel penginapan yang disediakan panitia juga jauh, hampir satu jam.

    Waktu pemulihan pemain peraih emas Asian Games 2018 ini terbilang singkat, hanya lima jam kemudian sudah harus berkemas dan kembali ke venue pertandingan beberapa jam sebelum jadwalnya dimulai.

    Jonatan berusaha tetap mensyukuri apapun hasilnya di laga hari ini.

    Namun ia tetap tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya yang berlipat, baik dari segi permainannya sendiri selama tampil di ajang multievent ini maupun terkait jadwal.

    "Pertama selalu bersyukur apapun hasilnya," ungkap Jonatan dikutip Bolasport dari rilis pers PBSI.

    "Tapi dibilang kecewa, sangat kecewa. Bukan karena mainnya juga tapi waktu recovery yang terbatas, tidak maksimal."

    "Saya Selesai bertanding jam 2 dini hari, perjalanan ke hotel 50 menit, lalu baru bisa tidur jam sekitar 3.30 dan sudah bangun jam 9."

    "Badan sebenarnya saat datang ke sini (venue) masih seperti oke saja, hanya ketika dipakai bertanding main, power dan speed-nya sudah habis, dipakai sedikit langsung lemas," ujar Jonatan.

    Jonatan sejatinya membuka peluang untuk kembali memaksakan rubber game saat tampil ketat pada gim kedua.

    Baca Juga: Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Alwi Farhan Kunci Medali Tunggal Putra, Chou Tien Chen Digeprek 2 Gim

    Namun apa daya, staminanya sudah habis untuk menghadapi Loh Kean Yew, salah satu pemain tunggal putra tercepat setelah Anthony Sinisuka Ginting ini.

    "Di gim kedua sudah coba memaksa, coba fight back lagi tapi menjelang akhir kembali drop tenaganya. Saya mengucapkan selamat untuk Loh Kean Yew," kata Jonatan.

    Indonesia masih bisa bernapas lega setelah angan-angan medali tunggal putra dicapai wakil kedua, Alwi Farhan. Alwi sudah memastikan raihan medali setelah memenangi babak perempat final atas Chou Tien Chen (Taiwan) dengan skor 21-10, 21-11.

    "Lumayan tricky di gim kedua, saya sempat tertinggal dan tanpa mengurangi rasa hormat untuk Chou Tien Chen, hari ini dia cukup banyak psywar. Tapi saya bisa menguasai, tetap mengontrol jalannya pertandingan, mengontrol emosi saya," kata Alwi.

    "Jadi saya bersyukur dan cukup puas dengan cara mengelola emosional saya," tanda Alwi. 

    Komentar
    Additional JS