Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis ASIAN Games Bulu Tangkis indonesia Featured Spesial

    Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Kode Rp3 Miliar, Andalan Thailand Absen saat Hadapi Indonesia di Semifinal - Semua Halaman - Bolasport

    7 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Rabu, 23 September 2026 | 09:45 WIB

    Alwi Farhan setelah mengalahkan Justin Hoh pada partai penentu beregu putra Indonesia vs Malaysia pada Asian Games 2026 di Aichi, Jepang, Selasa (22/9/2026).Alwi Farhan setelah mengalahkan Justin Hoh pada partai penentu beregu putra Indonesia vs Malaysia pada Asian Games 2026 di Aichi, Jepang, Selasa (22/9/2026). (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia mendapatkan keuntungan dalam misi merebut medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Thailand selaku penantang di semifinal tidak akan tampil dengan kekuatan penuh.

    Indonesia akan menghadapi Thailand pada semifinal bulu tangkis beregu putra Asian Games 2026 pada Rabu (23/9/2026) pukul 13.00 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang.

    Thailand bukan lawan yang mudah walaupun ada perbedaan yang cukup besar antara kekuatan tunggal putra dengan ganda putranya yang dianggap sebelah mata.

    Ketika terakhir kali saling berhadapan di fase grup Thomas Cup 2026, Indonesia harus berjuang hingga partai kelima sebelum mendapatkan kemenangan.

    Tunggal putra nomor dua dunia, Kunlavut Vitidsarn, menjadi amunisi yang paling berbahaya dari kubu Negeri Gajah Putih.

    Vitidsarn diplot untuk partai tunggal pertama pada pertandingan nanti. Adapun Indonesia kembali mengandalkan Jonatan Christie untuk meladeninya.

    Baca Juga: Jadwal Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Tim Putra dan Putri Indonesia Berjuang di Semifinal, Kans Upgrade Medali Terbuka

    Ya, tunggal putra nomor satu dunia (Jonatan) melawan nomor duanya di pertandingan Indonesia vs Thailand nanti.

    Jonatan diharapkan dapat menemukan kembali sentuhannya setelah pil pahit dikalahkan underdog pada perempat final beregu putra kemarin.

    Kemenangan atas Vitidsarn bakal berarti besar bagi Indonesia dan juga Jonatan sendiri.

    Pasalnya, Jojo selalu kalah dari Vitidsarn dalam empat pertemuan terakhir, termasuk di Thomas Cup lima bulan yang lalu kendati dia sudah unggul 20-17 pada gim ketiga.

    Setelah Jonatan, Indonesia akan menurunkan semua pemain terbaik yang dibawa.

    Di partai kedua ganda putra terbaik Tanah Air, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, bakal lebih diunggulkan untuk menang saat ditantang Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.

    Sukphun/Teeraratsakul merupakan pasangan peringkat ke-36 dunia.

    Memang di Thomas Cup lalu mereka mampu memaksa duet rombakan, Fajar/Nikolaus Joaquin, untuk bertarung hingga adu setting pada gim ketiga.

    Kalau semuanya lancar, Indonesia bisa mengunci kemenangan pada partai ketiga.

    Pasalnya, Thailand kehilangan tunggal putra kedua mereka yaitu Panitchapon Teeraratsakul untuk menghadapi Alwi Farhan.

    Teeraratsakul cedera ketika tampil di perempat final kemarin. Padahal, dia telah menunjukkan taji di event beregu dengan catatan selalu menang di Thomas Cup 2026.

    Alwi Farhan dikalahkannya via rubber game. Demikian pula Alex Lanier (Prancis) yang tahun ini menjadi Juara Dunia.

    Panitchaphon Teeraratsakul dan Alwi Farhan setelah final tunggal putra Indonesia Masters 2026. Walau secara urutan sama, mereka tidak akan bersua ketika Thailand dan Indonesia diadu di semifinal beregu putra Asian Games 2026.Panitchaphon Teeraratsakul dan Alwi Farhan setelah final tunggal putra Indonesia Masters 2026. Walau secara urutan sama, mereka tidak akan bersua ketika Thailand dan Indonesia diadu di semifinal beregu putra Asian Games 2026. (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)

    Sebagai gantinya, Alwi akan bersua Puritat Arree, pemain berperingkat 295 dunia yang di ajang kasta ketiga International Challenge/Series pun terseok-seok.

    Kemudian ganda putra kedua, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan menghadapi Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga.

    Dua pasangan Indonesia akan lebih diunggulkan untuk menang.

    Namun, jangan lengah, karena Thailand lolos ke semifinal berkat sapu bersih partai ganda walau menghadapi Taiwan yang ganda putranya pun kuat-kuat.

    Terakhir, Moh Zaki Ubaidillah bersua Tanawat Yimjit yang dikalahkannya saat menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Thailand di Thomas Cup lalu.

    Soal Thomas Cup, Asian Games kali ini bisa menjadi penebusan bagi Indonesia setelah tinta hitam karena terhenti di fase grup untuk pertama kalinya di sana.

    Baca Juga: Peringkat Akhir Voli Asian Games 2026 - Jepang dan Korsel Tertunduk, Timnas Putri Finis di Atas Vietnam Lagi

    "Motivasi kami sangat besar saat datang ke sini, kami mau membayar kekalahan di Piala Thomas," ucap Alwi, dikutip dari PBSI.

    "Kami semua datang dengan ambisi dan semangat yang sama. Untuk bangsa Indonesia kami akan all out mati-matian."

    Beregu putra menjadi nomor yang diharapkan dapat mendulang medali emas bagi Indonesia di Asian Games 2026.

    Gestur tiga jari yang ditunjukkan Alwi setelah kemenangannya di partai Indonesia vs. Malaysia secara jenaka dimaknai sebagai kode untuk ambisi meraih prestasi tertinggi yaitu emas.

    Pasalnya, bonus medali emas yang disiapkan Pemerintah RI untuk Asian Games 2026 pun Rp3 Miliar walau ada penyesuian angka untuk event beregu dan individual.

    ORDER OF PLAY INDONESIA VS THAILAND

    1. MS1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn
    2. MD1: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul
    3. MS2: Alwi Farhan vs Puritat Arree
    4. MD2: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga
    5. MS3: Moh Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit
    Komentar
    Additional JS