Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amri Syahnawi Asian Games Bulu Tangkis Bulu Tangkis ASIAN Games Bulu Tangkis indonesia Featured Nita Violina Marwah Nova Widianto Pelatnas Spesial

    Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Baru Bergabung ke Pelatnas tapi Sudah Antar Amri/Nita ke Final, Ini Rahasia Nova Widianto - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Selasa, 29 September 2026 | 16:27 WIB

    Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, merayakan kemenangan pada semifinal Asian Games 2026 di Aichi, Jepang, Senin, (28/9/2026).Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, merayakan kemenangan pada semifinal Asian Games 2026 di Aichi, Jepang, Senin, (28/9/2026).

    BOLASPORT.COM - Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, membawa pulang medali perunggu dari Asian Games 2026, Aichi-Nagoya.

    Amri/Nita kalah dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China), 19-21, 8-21 pada laga final yang berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026).

    Meski begitu, ganda campuran ranking ke-17 dunia itu sudah mencapai target.

    "Kalau dari target memang masuk ya. Target Amri/Nita dapat medali dan ini bisa perak walaupun tidak unggulan," kata pelatih kepala ganda campuran pelatnas PBSI, Nova Widianto, dalam siaran resmi PBSI.

    "Hanya di pertandingkan tadi sangat disayangkan, dari konsistensi mereka untuk menerapkan pola sepanjang pertandingan yang belum."

    "Saya sudah wanti-wanti kalau kalian tidak bisa menerapkan pola yang benar lawan pemain China ini, akan susah. Karena pasangan yang nomor dua ini, pola mereka lebih bahaya."

    "Tetapi menerapkan pola yang sudah disiapkan, masih ada celah. Dari awal sudah oke tapi saat unggul 19-16 di gim pertama mereka ada rasa kesempatan untuk menang malah terburu-buru. Jadi dari servis pun mereka sudah berubah dan tadi mereka akui itu.

    "Saya sendiri juga maklum karena proses untuk jadi juara memang begitu. Secara konsistensi mereka masih harus banyak peningkatan."

    Nova memiliki catatan dari performa Amri/Nita yang mulai melejit sejak meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2026.

    "Mereka punya potensi karena dari serangan, defense dan permainan depan mereka punya hanya belum konsisten bagaimana memakainya," ucap Nova.

    "Terus terang dari persiapan setelah Kejuaraan Dunia tidak panjang, tetapi mereka maksimal dari kesungguhan dan keyakinan mereka. Setelah perunggu Kejuaraan Dunia ada keyakinan untuk bisa mengulang atau melebihi hasil itu."

    Baca Juga: Hasil Final Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Ini Leo/Daniel, Bung! Nomor 1 dan Juara Dunia Dilibas untuk Emas Sempurna

    "Selain mentalitas yang saya terapkan, lebih ke pola main yang saya yakinkan mereka, karena mereka harus bisa bermain begini sebenarnya. Kalau dari segi permainan saya rasa mereka sudah bisa diandalkan."

    Sementara itu, Amri/Nita tetap bersyukur meski mendapat medali perak.

    "Bersyukur walau hasilnya tidak yang kami harapkan. Final tadi kami merasa excited, sangat bergairah dari awal," kata Amri dalam siaran resmi PBSI.

    "Pada gim pertama kami sempat unggul 19-16 tapi kami gagal memanfaatkan momentum. Itu jadi titik balik mereka."

    "Mereka jadi berani mengembangkan pola permainan mereka, sementara kami tidak bisa lepas dari tekanan sampai gim kedua selesai."

    "Menurut kami, kunci bisa ke final adalah berkomunikasi satu sama lain, mempercayai satu sama lain," ujar Amri.

    "Saya dan Nita selalu berkata, kami bisa melakukannya di setiap poin, kami bisa melakukannya di setiap pertandingan, kami fokus di setiap poin untuk mendapatkan poin berikutnya."

    "Dengan capaian yang baik di Kejuaraan Dunia dan Asian Games, kami berharap ke depan kami bisa konsisten ke depan dan mencapai hasil yang lebih dari ini."

    Sementara itu, Nita mempersembahkan medali perak kepada diri sendiri.

    "Saya mempersembahkan medali ini kepada diri saya sendiri dulu pertama, karena saya bisa buktikan dan saya tidak pernah menyerah sampai saya mendapatkan ini," aku Nita.

    "Juga untuk kak Amri, yang selalu percaya bahwa kami bisa melakukannya bersama-sama."

    "Untuk keluarga, untuk PBSI, bapak Ketua Umum, bapak Wakil Ketua Umum dan khususnya tim ganda campuran yang kemarin selama persiapan kami ke sini sangat membantu kami. Tidak hanya 100 persen, tetapi bahkan 1000 persen."

    Baca Juga: Hasil Final Bulu Tangkis Asian Games 2026 - An Se-young Sumbang Emas Kedua Korea usai Pupus Asa Yamaguchi di Rumah Sendiri

    Komentar
    Additional JS