Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Bangladesh Timnas Indonesia Timnas Malaysia

    Bukan Timnas Indonesia, Malaysia Bakal Hadapi Musuh Familiar di Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026 - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas Senior
  • Selasa, 15 September 2026 | 15:24 WIB

    Mantan pelatih Filipina, Thomas Dooley, berbicara dalam jumpa pers jelang pertandingan melawan Bahrain.Mantan pelatih Filipina, Thomas Dooley, berbicara dalam jumpa pers jelang pertandingan melawan Bahrain.

    SUPERBALL.ID - Timnas Malaysia akan menghadapi musuh familiar ketika mereka melakoni pertandingan pembuka di Grup A Divisi Pertama FIFA ASEAN Cup 2026.

    Timnas Malaysia bakal berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Indonesia pada 25 September hingga 5 Oktober.

    Pada ajang tersebut, Malaysia tergabung di Grup A Divisi Pertama bersama tuan rumah Indonesia, Singapura, dan Bangladesh.

    Pertemuan antara Malaysia dan Timnas Indonesia tentu paling dinantikan mengingat rivalitas dua negara serumpun itu.

    Baca Juga: Disetujui FIFA, Malaysia Ketambahan Dua Pemain Naturalisasi Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

    Pertandingan kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 28 September mendatang.

    Namun, skuad Harimau Malaya lebih dulu harus menerima tantangan dari Timnas Bangladesh pada 25 September.

    Menariknya, Bangladesh saat ini dilatih oleh sosok yang tidak asing di sepak bola Malaysia.

    Sosok tersebut adalah Thomas Dooley, yang pernah menjadi pelatih di salah satu klub Negeri Jiran Sri Pahang.

    Mantan kapten Timnas Amerika Serikat itu menukangi Sri Pahang di Liga Super Malaysia pada musim 2021.

    Dooley juga sangat memahami sepak bola Asia Tenggara karena pernah melatih Timnas Filipina dan klub Viettel di Vietnam.

    Sebagai tim yang dianggap paling lemah di Grup A, Bangladesh tampaknya tidak ingin mengambil risiko menjelang turnamen.

    Oleh karena itu, wakil Asia Selatan tersebut telah terlebih dahulu menjalani pemusatan latihan intensif di Kings Arena di Dhaka.

    Dooley juga telah mengurangi skuad awal yang beranggotakan 28 orang menjadi rombongan 23 pemain yang akan berangkat.

    Dengan begitu, pelatih berusia 65 tahun tersebut memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan timnya secara taktik.

    Baca Juga: Sekjen AFC asal Malaysia Tiba-tiba Puji Timnas Indonesia: Kekuatan Utama Asia!

    "Kita hanya punya waktu dua minggu lagi. Anda tidak bisa fokus pada 23 pemain final jika ada lebih dari 30 pemain di pemusatan latihan," kata Dooley.

    "Mereka yang melakukan perjalanan ke Indonesia membutuhkan beban kerja dan perhatian taktik," tambahnya.

    Bangladesh dijadwalkan tiba di Jakarta pada 19 September atau hampir seminggu sebelum pertandingan melawan Malaysia.

    Kedatangan lebih awal di Indonesia memberi mereka waktu untuk beradaptasi dengan kondisi cuaca di Jakarta.

    Harimau Malaya mungkin memiliki peringkat lebih tinggi di ranking FIFA, yaitu 136 dibandingkan Bangladesh yang berada di posisi 181.

    Namun, persiapan awal dan pengetahuan Dooley tentang sepak bola Malaysia memastikan bahwa ujian pembuka mereka di Jakarta tidak akan mudah.

    Terlebih format FIFA ASEAN Cup 2026 membuat tim asuhan Tan Cheng Hoe tidak memiliki ruang sedikit pun untuk kesalahan.

    Perlu diketahui, hanya pemenang grup yang akan langsung melaju ke partai final pada 5 Oktober.

    Sedangkan tim peringkat kedua dari masing-masing grup akan bertanding memperebutkan tempat ketiga.

    Adapun dua tim terbawah masing-masing grup akan melakoni laga klasifikasi melawan tim dengan peringkat yang sama.

    Tanpa babak semifinal, kesalahan melawan Bangladesh dapat merusak harapan Malaysia untuk memuncaki Grup A.

    Komentar
    Additional JS