Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Marselino Ferdinan Persija Jakarta Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Bukan Cuma Winger, Ini 3 Posisi yang Bisa Dimainkan Marselino Ferdinan di Persija - Viva

    7 min read

     


    Marselino Ferdinan dan Shin Tae-yong

    VIVA – Persija Jakarta mendapat tambahan penting di pengujung masa pendaftaran pemain. Marselino Ferdinan resmi bergabung dengan Macan Kemayoran untuk dua musim ke depan.

    Baca Juga

    Kehadiran Marselino bukan sekadar menambah nama besar dalam skuad Persija. Pemain berusia 22 tahun itu memberikan Shin Tae-yong lebih banyak pilihan di lini tengah hingga sektor sayap.

    Karakter permainan Marselino yang fleksibel menjadi salah satu alasan mengapa kedatangannya menarik untuk dibedah. Berdasarkan analisis terhadap pola permainan Persija di bawah Shin Tae-yong, setidaknya ada tiga posisi yang berpotensi ditempati Marselino.

    Baca Juga

    Posisi tersebut adalah gelandang serang, gelandang tengah, serta winger kanan atau kiri dengan peran yang lebih banyak bergerak ke dalam.

    Marselino sendiri memiliki pengalaman bermain di sejumlah posisi tersebut. Menurut Transfermarkt, posisi utamanya adalah gelandang serang. Namun, ia juga bisa ditempatkan sebagai gelandang tengah maupun winger.

    Baca Juga

    Salah satu pola yang menarik dari permainan Persija adalah karakter winger yang tidak selalu berdiri melebar. Rayhan Hannan, misalnya, lebih sering bergerak masuk ke area half-space ketika Persija membangun serangan. Pergerakan tersebut membuat winger berfungsi seperti gelandang tambahan ketika bola berada di sektor tengah.

    Sementara itu, tugas memberikan lebar permainan dapat diambil alih full-back. Pola tersebut membuka ruang bagi Marselino. Jika ditempatkan sebagai winger kanan atau kiri, ia tidak harus terus berada di dekat garis lapangan.

    Marselino justru bisa bergerak ke dalam untuk mendekati gelandang dan menciptakan opsi umpan tambahan. Situasi ini penting ketika gelandang Persija mendapat penjagaan ketat. Pergerakan winger ke tengah dapat membantu membuka jalur umpan sekaligus membuat lawan harus menentukan apakah akan mengikuti pergerakan Marselino atau mempertahankan struktur pertahanan.

    Karakter tersebut juga pernah terlihat dalam perjalanan Marselino bersama Timnas Indonesia. Ia bukan tipe pemain yang hanya mengandalkan kecepatan di sisi lapangan, tetapi juga nyaman membawa bola dan mencari ruang di area tengah.

    Marselino Bisa Jadi Gelandang Serang

    Opsi kedua adalah menempatkan Marselino lebih dekat dengan penyerang. Dalam struktur Persija, posisi tersebut bisa membuat kemampuan kreativitas dan dribbling Marselino lebih menonjol.

    Ia dapat berada di belakang striker seperti Alexander Jeremejeff, kemudian mencari celah di antara lini tengah dan pertahanan lawan. Skema ini juga memungkinkan Marselino menjadi pemain yang menghubungkan lini tengah dengan lini depan.

    Ketika Persija kesulitan menembus pertahanan lawan melalui umpan langsung, Marselino dapat turun sedikit untuk menerima bola. Setelah itu, ia bisa membawa bola ke depan atau mencari kombinasi dengan winger dan striker.

    Peran seperti ini cocok dengan karakter Marselino yang memiliki keberanian membawa bola melewati pemain lawan. Dalam kondisi tertentu, ia bahkan tidak harus terus berada di posisi nomor 10. Marselino bisa bergerak ke half-space untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain di satu sisi lapangan.

    Bisa Berduet dengan Rizky Ridho di Tengah

    Opsi ketiga adalah menggunakan Marselino sebagai bagian dari tiga gelandang. Dalam struktur tersebut, Rizky Ridho dapat berperan lebih dalam sebagai gelandang bertahan, sementara Marselino berada di depan bersama satu gelandang lainnya.

    Rizky Ridho belakangan memang mendapat peran yang berbeda dari posisi bek tengah yang selama ini lebih dikenal publik. Dengan adanya Rizky Ridho sebagai pemain yang menjaga area di depan empat bek, Marselino bisa mendapatkan kebebasan lebih besar untuk membantu serangan.

    Fabio Calonego dapat menjalankan fungsi box-to-box, sementara Marselino bergerak sebagai gelandang yang lebih ofensif. Ketiga pemain itu memiliki karakter berbeda. Rizky Ridho lebih bertugas menjaga keseimbangan, Calonego memiliki mobilitas tinggi, sedangkan Marselino bisa menjadi sumber kreativitas.

    Struktur seperti ini juga membuat Marselino tidak harus terus turun terlalu dalam ketika Persija kehilangan bola.

    Fleksibilitas Jadi Nilai Tambah Marselino

    Kemampuan mengisi beberapa posisi menjadi keuntungan tersendiri bagi Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu tidak hanya membutuhkan pemain yang memiliki kualitas individu, tetapi juga pemain yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan permainan.

    Marselino memenuhi karakter tersebut. Ketika Persija membutuhkan pemain yang membantu sirkulasi bola, ia bisa dimainkan lebih ke tengah. Ketika tim membutuhkan kreativitas di belakang striker, ia bisa berperan sebagai gelandang serang. Sementara jika diperlukan tambahan pemain di sisi lapangan, Marselino bisa mengisi posisi winger dengan kebebasan bergerak ke dalam.

    Namun, ada satu hal yang tidak boleh diabaikan, yakni kondisi fisik. Marselino baru menjalani operasi akibat cedera lutut. Karena itu, Persija tidak bisa langsung berharap melihat performa terbaiknya sejak pertandingan pertama. Manajemen Persija juga menyadari hal tersebut.

    “Kami berharap cederanya bisa pulih secepatnya dan Marselino dapat segera bergabung dengan tim,” kata Manajer Persija, Marsda TNI (Purn.) Ardhi Tjahjoko.

    Marselino pun menyadari bahwa tugas terdekatnya adalah mengembalikan kondisi fisik sebelum berbicara lebih jauh soal performa di lapangan.

    “Saat kondisi seperti ini fokus saya mengembalikan performa dan fitness saya. Persija tim yang terbaik untuk saya ke depannya,” ujar Marselino.

    Pengalaman Marselino di Eropa bersama KMSK Deinze, Oxford United, dan AS Trencin membuatnya datang dengan pengalaman berbeda dibanding ketika pertama kali meninggalkan Indonesia.

    Ia juga memiliki jam terbang internasional yang cukup panjang bersama Timnas Indonesia. Marselino tercatat tampil dalam 13 pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026, delapan laga ASEAN Championship, empat pertandingan Asian Cup, serta 11 laga uji coba. Tantangannya adalah mengembalikan kondisi fisik sekaligus menemukan kembali ritme permainan.

    Shin Tae-yong memiliki banyak pilihan untuk memanfaatkan Marselino. Bukan hanya sebagai winger, tetapi juga sebagai gelandang serang maupun gelandang tengah.

    “Saya akan selalu memberikan yang terbaik dan berharap kami bisa juara bersama di tahun ini,” kata Marselino.

    Ole Romeny, Indonesia vs China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

    5 Alasan FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Jadi Milik Indonesia: Skuad Mewah hingga Keuntungan Tuan Rumah

    FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi peluang Indonesia berburu gelar di kandang sendiri. Skuad John Herdman punya pengalaman Eropa, nilai pasar tinggi, dan jalur ke final.

    img_title

    VIVA.co.id

    25 September 2026

    Komentar
    Additional JS