Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Liga Indonesia PSSI Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Beri Kontribusi pada Perekonomian, Ketum PSSI Nilai Kualitas Liga Sepak Bola Indonesia Meningkat - Republika

    7 min read

     


    Menurut Erick, BRI Super League telah menjadi bagian dari industri olahraga Tanah Air

    Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kedua kiri) dalam acara seremonial BRI dan I League di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

    REPUBLIKA/Fitriyanto Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kedua kiri) dalam acara seremonial BRI dan I League di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Press Conference BRI Super League Musim 2026/2027 di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026) siang.

    Menurut Erick, peningkatan kualitas ini tak terlepas dari kerja sama yang baik antara setiap stakeholder, meliputi organisasi, penyelenggara, sponsor, klub-klub peserta, broadcaster, hingga para suporter.

    “Kita ini negara sepak bola, artinya kita tidak mungkin membangun sepak bola ini secara sendiri-sendiri. Stakeholder harus jadi satu, liganya harus bersih,” katanya.

    Beberapa hal menjadi sorotan Erick untuk meningkatkan kualitas liga, antara lain keakuratan kepemimpinan wasit dan konsistensi klub dalam menampilkan permainan terbaik. Menurut dia, itu bisa menaikkan rating liga sepak bola Indonesia di kancah dunia.

    Menurut Erick, BRI Super League telah menjadi bagian dari industri olahraga Tanah Air yang turut memberikan dampak pada sisi perekonomian negara. Untuk itu, bersamaan dengan kualitas liga yang terus membaik, klub-klub pesertanya juga harus dalam keadaan sehat, salah satunya melalui komersialisasi.

    “Karena tidak mungkin kita membangun liga tetapi klub-klubnya tidak sehat. Dengan kualitas klub yang diperbaiki, bisa berimbas pada pendapatannya yang naik,” katanya.

    Erick mencatat terjadi peningkatan pada pendapatan liga dan juga klub dari tahun ke tahun. Dalam hal ini, ia mendorong terjadi pemerataan kekuatan di antara klub-klub sepak bola profesional Tanah Air. Ini agar industri sepak bola bukan lagi dipandang sebagai beban pembiayaan, melainkan bisa menjadi investasi yang berkelanjutan.

    “Jadi saya selalu mendorong, bahwa olahraga ini bukan biaya, tetapi olahraga ini investasi. Investasi yang menghasilkan pendapatan untuk banyak pihak. Makin banyak klub yang sehat, liganya makin kompetitif, dan penontonnya makin banyak,” tegasnya.

    Serangkaian acara mengisi konferensi pers ini yang diawali sambutan para pimpinan stakeholder meliputi Erick sebagai ketua umum PSSI, Direktur Utama I League Ferry Paulus, Group CEO BRI Hery Gunardi, dan Direktur Emtek Media Harsiwi Achmad.

    Kemudian dilakukan penandatanganan jersey BRI, peluncuran bola resmi serta lagu tema BRI Super League 2026/2027 bertajuk “Indonesia Menyala” yang dibawakan band The Next AJS, juga sesi tanya jawab media dengan sejumlah pelatih klub peserta yang hadir.

    sumber : Antara

    Berita Terkait

    Haji Umuh Minta Bobotoh tak ke GBK, Dukung Persib dari Rumah

    Sport - 8 menit yang lalu

    FIFA ASEAN Cup Digelar di Indonesia dan Hong Kong, PSSI Pastikan Fasilitas Turnamen Siap

    Sport - 2 jam yang lalu

    BSI Khusus Layani Rekening Otomatis di Aceh, Ini Penjelasan Pakar

    Keuangan Ekonomi Syariah - 2 jam yang lalu

    PSSI dan I.League Minta Persija-Persib Jadi Momentum Perdamaian Suporter

    Sport - 3 jam yang lalu

    Persib Siap Hadapi Persija di GBK, Bobotoh Suntik Motivasi Maung Bandung

    Sport - 6 jam yang lalu

    Komentar
    Additional JS