Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Thailand

    Bawa Skuad Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Diterpa Masalah di Luar Lapangan - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas Senior
  • Sabtu, 5 September 2026 | 10:41 WIB

    Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, memimpin sesi latihan jelang menghadapi Vietnam di leg kedua final ASEAN Championship 2026.Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, memimpin sesi latihan jelang menghadapi Vietnam di leg kedua final ASEAN Championship 2026. (FACEBOOK.COM/FATHAILAND)

    SUPERBALL.ID - Timnas Thailand berencana membawa skuad terbaiknya untuk mengikuti ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia pada 24 September hingga 5 Oktober.

    Timnas Thailand berada di Grup B Divisi Pertama bersama Timnas Vietnam, Timnas Pakistan, dan Timnas Filipina.

    Menjelang turnamen, pelatih Thailand Anthony Hudson menegaskan bahwa timnya akan diperkuat oleh para pemain terbaik.

    Tim Gajah Perang akan menurunkan skuad yang sangat berbeda dibandingkan dengan skuad ASEAN Championship 2026.

    Baca Juga: Pernah Dirumorkan ke Persib Bandung, Park Hang-seo Ungkap Alasan Pilih Liga Thailand

    Hudson berencana menggabungkan pemain muda yang tampil bagus di ASEAN Championship dengan pemain kunci tim.

    Salah satu nama yang berpotensi kembali dipanggil oleh pelatih asal Inggris itu adalah kapten Chanathip Songkrasin.

    Gelandang BG Pathum United itu mengatakan kebugarannya membaik setelah cedera dan ia sudah mulai bermain dalam pertandingan persahabatan.

    Namun, Chanathip menegaskan bahwa ia lebih dulu harus tampil baik di klubnya untuk membuktikan bahwa ia layak dipanggil kembali ke tim nasional.

    Menurut bintang berusia 32 tahun itu, peluang dirinya untuk tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 bergantung pada rencana pelatih.

    Di tengah ambisi Hudson untuk membawa skuad terbaiknya, Thailand saat ini masih diterpa masalah di luar lapangan.

    Menurut Daily News, saat ini tidak ada entitas di Thailand yang memegang hak siar untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

    Daily News melaporkan bahwa Jasmine International (JAS) kemungkinan besar tidak akan membeli hak siar televisi untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

    JAS adalah mitra FIFA di bidang hak siar Piala Dunia dan dianggap sebagai salah satu kandidat utama untuk membawa FIFA ASEAN Cup ke pemirsa Thailand.

    Namun, perkembangan terbaru telah membuat masalah hak siar untuk turnamen tersebut di Thailand tetap belum terselesaikan.

    Baca Juga: Tak Ada Lagi Alasan Pakai Skuad B, Masa Depan Pelatih Thailand Ditentukan di FIFA ASEAN Cup 2026

    Dr. Soraj Asavaprapha, CEO dan Ketua Dewan Eksekutif JAS, membenarkan bahwa pihaknya telah menanyakan kepada FIFA tentang hak siar turnamen.

    Namun, harga yang diminta oleh FIFA menyulitkan JAS untuk berpartisipasi.

    Harga yang dilaporkan oleh media Thailand adalah 80 juta baht atau sekitar Rp43 miliar untuk paket eksklusif.

    Sementara paket non-eksklusif, yang memungkinkan beberapa stasiun televisi untuk membelinya bersama-sama, harganya sekitar 26,5 juta baht per stasiun televisi.

    Ketika ditanya mengenai informasi terkait harga hak siar non-eksklusif sekitar 20-30 juta baht, Soraj menyatakan bahwa harga sebenarnya yang ditawarkan FIFA kepada JAS jauh lebih tinggi.

    "Dengan harga ini, kami tidak mampu membelinya saat ini. Kemungkinan untuk tidak membelinya sangat tinggi," kata Soraj.

    Menurut jadwal, Timnas Thailand akan membuka perjalanan di Grup B dengan melawan Pakistan pada 26 September.

    Kemudian diikuti pertandingan melawan Vietnam pada 29 September sebelum menghadapi Filipina pada 2 Oktober.

    Adapun ketiga pertandingan Thailand di babak penyisihan grup akan diadakan di Stadion Si Jalak Harupat.

    Apabila Thailand mampu finis di posisi pertama Grup B, mereka akan langsung lolos ke partai final melawan pemenang Grup A.

    Komentar
    Additional JS