Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Malaysia

    600 Suporter 'Harimau Malaya’ akan Hadir di GBK, Pengamanan Indonesia vs Malaysia Diperketat - Tribunnews

    8 min read

     

    Ringkasan Berita:
    • Sekitar 600 suporter Malaysia dijadwalkan hadir saat Indonesia melawan Malaysia di SUGBK, Senin (28/9/2026).
    • Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan ketat untuk 60 ribu penonton, termasuk arus lalu lintas dan mobilisasi pemain. 
    • Polisi mengimbau suporter menjaga sportivitas, rivalitas hanya di lapangan

    TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 600 suporter tim nasional Malaysia atau yang kerap disebut 'Harimau Malaya' dijadwalkan hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, saat Malaysia menghadapi Timnas Indonesia pada laga FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026).

    Kehadiran suporter tim tamu tersebut menjadi salah satu perhatian dalam persiapan pengamanan pertandingan.

    Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan untuk mengatur mobilisasi penonton dan pemain serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.

    Baca juga: Update Ranking FIFA ASEAN: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Jalan di Tempat, Thailand Ketiban Untung

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, tiket pertandingan Indonesia melawan Malaysia saat ini hampir seluruhnya terjual. Dengan kondisi tersebut, jumlah penonton diperkirakan mencapai sekitar 60.000 orang.

    "Dipastikan pertandingan hari Senin, Indonesia melawan Malaysia, informasi saat ini tiket sudah hampir terjual semua ya," kata Budi Hermanto seusai laga Indonesia melawan Singapura di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

    Budi mengatakan, kepolisian akan melakukan pengamanan dan pelayanan, termasuk mengatur arus lalu lintas serta mobilisasi penonton dan pemain.

    "Pasti kita juga akan melakukan pengamanan dan pelayanan, imbauan terhadap arus lalu lintas sehingga mobilisasi terhadap para penonton, para pemain juga dapat kita atur dengan baik. Baik itu kedatangan sampai dengan kepulangan," ujarnya.

    Selain suporter Indonesia, Budi menyebut terdapat ratusan suporter Malaysia yang telah terdata akan hadir di stadion.

    "Informasi dari penonton dari pihak Malaysia juga hadir 600 orang, nanti situasional bisa meningkat," katanya.

    Budi memastikan pengamanan terhadap pemain dan suporter akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pertandingan. Ia juga mengimbau suporter Indonesia menjaga keamanan dan ketertiban.

    "Pasti dilakukan pengamanan yang ketat terhadap para pemain termasuk suporter. Kita juga mengimbau kepada suporter Timnas Indonesia untuk kita menjaga keamanan, ketertiban," ucapnya.

    Ia menekankan agar rivalitas kedua tim tetap berada dalam konteks pertandingan.

    "Jadikan rivalitas 90 menit ini hanya untuk khusus di lapangan hijau. Pada saat kita setelah pertandingan, kita kembali menjadi saudara, dan kalah ataupun menang, harus sportivitas paling utama," jelas Budi.

    Penggunaan Rantis Menunggu Situasi

    Mengenai kemungkinan penggunaan kendaraan taktis (rantis) dalam pengamanan laga Indonesia melawan Malaysia, Budi mengatakan keputusan tersebut akan bergantung pada kondisi di lapangan.

    "Belum tentu. Lihat situasi, pengguna rantis itu lihat situasional atau urgensinya seperti apa," kata dia.

    Budi menambahkan, keputusan mengenai pengamanan akan mempertimbangkan hasil perkiraan intelijen dan kondisi keamanan menjelang pertandingan. Jumlah personel juga dapat ditambah apabila dinilai diperlukan.

    "Pasti mungkin keterlibatan terhadap petugas pengamanan juga akan bisa ditingkatkan apabila hasil dari perkiraan intelijen," pungkasnya.

    Baca juga: Alasan John Herdman Turunkan 11 Pemain Diaspora di Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura

    Indonesia Siapkan Laga Melawan Malaysia

    Dari sisi pertandingan, Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia setelah meraih kemenangan 2-0 atas Singapura pada laga pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jumat (25/9/2026).

    Dua gol Indonesia dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 dan Ole Romeny melalui tendangan penalti pada menit ke-73.

    Pertandingan Indonesia melawan Malaysia dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB.

    Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengatakan timnya akan mengevaluasi penampilan saat menghadapi Singapura sekaligus mempelajari permainan Malaysia.

    Herdman juga menyebut dirinya memahami arti penting pertandingan dengan rivalitas tinggi. Pelatih asal Newcastle, Inggris, itu mengaitkannya dengan pengalamannya mengenal rivalitas Newcastle United dan Sunderland serta pertandingan Kanada melawan Amerika Serikat.

    "Sebagai orang yang berasal dari Newcastle, kami memiliki laga derbi besar melawan Sunderland. Saya paham betul dari interaksi dengan banyak orang di hotel tempat saya tinggal, betapa pentingnya pertandingan ini," tutur Herdman dalam konferensi pers seusai laga.

    "Setiap hari saat sarapan, orang yang sama selalu berkata kepada saya, 'Malaysia, Malaysia, Anda harus menang.'"

    "Jadi, saya mengerti bahwa ini adalah pertandingan besar. Berasal dari Kanada, kami biasa bertanding melawan Amerika Serikat; itu juga merupakan pertandingan besar."

    "Oleh karena itu, saya selalu berpesan kepada para pemain saya untuk menghormati momen penting seperti ini. Jangan sampai kita justru bermain mengikuti suasana atau terbawa emosi laga, tetapi tetaplah menghormati arti penting pertandingan tersebut," imbuhnya.

    Herdman mengatakan staf pelatih juga akan menyaksikan kembali pertandingan Malaysia melawan Bangladesh sebagai bagian dari persiapan menghadapi laga berikutnya.

    "Kami akan melakukan sedikit pembenahan malam ini, dan menurut saya kami akan menjalani pertandingan ini dengan tempo yang lebih tinggi," ungkap Herdman.

    "Saat menyaksikan pertandingan sebelumnya antara Bangladesh dan Malaysia, temponya jauh lebih lambat. Jadi, saya berharap kami akan siap. Kami akan siap menghadapinya."

    Selain persiapan taktik, kondisi sejumlah pemain juga menjadi perhatian tim pelatih. Kiper Emil Audero, Dean James, dan Ragnar Oratmangoen akan dipantau kondisinya setelah pertandingan melawan Singapura.

    "Terkait kondisi cedera, kami sedang memantau kondisi kiper kami, Emil Audero. Kami juga akan memantau Dean James, yang harus keluar dari pertandingan, serta Ragnar," imbuhnya.

    Komentar
    Additional JS