Sosial Media
Arena Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured ILeague Liga Indonesia PSSI Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Zainuddin Amali

    Wakil Ketua PSSI Zainudin Amali Undur Diri dari I.League, Digantikan Yunus Nusi - Semua Halaman - Superball

    8 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • SUPER LEAGUE
  • Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:25 WIB

    Direktur Utama I.League, Ferry Paulus (tengah) dan Komisaris Utama I.League, Yunus Nusi (tengah) serta jajaran sedang foto bersama seusai sesi jumpa pers di Hotel The Saint Regis, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/6/2026).Direktur Utama I.League, Ferry Paulus (tengah) dan Komisaris Utama I.League, Yunus Nusi (tengah) serta jajaran sedang foto bersama seusai sesi jumpa pers di Hotel The Saint Regis, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/6/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/SUPERBALL.ID)

    SUPERBALL.ID - Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali mengundurkan diri dari I.League, posisinya digantikan Yunus Nusi.

    Struktur kepengurusan PT Liga Indonesia Baru (I.League) mengalami sejumlah perubahan menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

    Ferry Paulus dipastikan tetap dipercaya sebagai Direktur Utama I.League.

    Sementara itu, posisi Komisaris Utama I.League mengalami pergantian.

    Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama I.League menggantikan Zainudin Amali.

    Baca Juga: Jelang Final Leg Kedua, Nguyen Tien Linh Minta Vietnam Tetap Waspada

    Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSTLB) I League yang berlangsung di Hotel St Regis, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

    RUPS tersebut dinyatakan memenuhi kuorum setelah dihadiri oleh 18 klub peserta Super League 2026/2027 yang secara keseluruhan menjadi pemilik sekitar 99 persen saham I.League.

    Perwakilan PSSI juga turut hadir dalam agenda tersebut.

    Pergantian di posisi Komisaris Utama I.League dilakukan setelah Zainudin Amali memilih mengundurkan diri.

    Sosok yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI tersebut disebut memiliki kesibukan lain sehingga tidak lagi melanjutkan tugasnya di I.League.

    Sebagai penggantinya, Yunus Nusi kini mendapat tanggung jawab untuk mengawal I.League dari posisi Komisaris Utama.

    Selain perubahan tersebut, susunan komisaris lainnya juga masih mempertahankan sejumlah nama.

    Baca Juga: Berpotensi Picu Kemarahan Fans, Legenda Arsenal Pertanyakan Keputusan Transfer The Gunners

    Glenn Timothy Sugita sebagai bos Persib Bandung masih tetap dipercaya sebagai Komisaris I.League.

    Kehadiran Glenn juga sesuai dengan komposisi kepengurusan yang memberikan satu kursi komisaris kepada perwakilan klub juara bertahan kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

    Glenn nantinya didampingi Muhammad Lutfi yang ditetapkan sebagai Komisaris Independen I.League.

    Lutfi diketahui merupakan Mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia.

    Di jajaran direksi, Sadikin Aksa masih dipercaya menduduki posisi Direktur Bisnis I.League.

    Sementara itu, Asep Saputra juga tetap menjalankan tugasnya sebagai Direktur Kompetisi I.League.

    Adapun perubahan lainnya di I.League terjadi pada sektor keuangan dan administrasi.

    Posisi tersebut kini dipisahkan untuk memperjelas pembagian tugas di dalam tubuh I.League.

    Ferry Paulus menjelaskan bahwa Teddy Tjahjono akan mengemban jabatan sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi I.League.

    "Sedikit perubahan hanya terjadi di pos Direktur Bisnis dan Administrasi I.League. Sekarang dipecah, Pak Teddy Tjahjono menjadi Direktur Keuangan dan Administrasi," kata Ferry Paulus kepada awak media termasuk SuperBall.id, 26 Agustus 2026.

    Baca Juga: Drama Awal Musim Manchester United, Paul Scholes Ngamuk ke Bruno Fernandes

    Ferry berpandangan bahwa penyegaran struktur kepengurusan tersebut dilakukan bukan sekadar untuk mengganti sejumlah posisi.

    Langkah itu diharapkan dapat memperkuat sistem internal sekaligus meningkatkan fungsi pengawasan di tubuh I.League.

    "Tentunya perubahan pengurus ini untuk memperkuat internal di (PT) Liga sendiri, termasuk pengawasan, memperkuat pengawasan di komisaris," ucap Ferry Paulus.

    Selain membahas struktur kepengurusan, RUPSTLB I.League juga menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait penyelenggaraan Super League 2026/2027.

    Salah satunya adalah penetapan tanggal kick-off kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2026/2027.

    Super League 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 4 September 2026.

    Tak hanya menetapkan tanggal kick-off, I.League juga telah menentukan lokasi serta pertandingan yang akan menjadi pembuka kompetisi.

    Seremoni pembukaan Super League 2026/2027 akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

    Baca Juga: Thailand Cetak Dua Gol Bunuh Diri, Vietnam Resmi Juara ASEAN Championship 2026

    Pertandingan Bali United kontra PSS Sleman dipilih sebagai laga pembuka dan dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.00 WIB.

    Ferry Paulus menyebut seremoni pembukaan musim ini bakal menghadirkan konsep yang berbeda dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

    Ferry pun meminta publik untuk menantikan seperti apa kemasan pembukaan kompetisi tersebut.

    "Nanti kalian bisa melihat bagaimana opening ceremony yang akan sedikit berbeda dibandingkan yang lalu, yang sebelum-sebelumnya," tutur sosok yang kini berusia 62 tahun tersebut.

    Dengan keputusan RUPS tersebut, I.League kini memasuki tahap akhir persiapan sebelum kompetisi resmi bergulir.

    Selain memastikan struktur pengurus, operator kompetisi juga telah menetapkan tanggal dimulainya musim baru sekaligus laga pembuka yang mempertemukan Bali United dan PSS Sleman.

    Berikut struktur kepengurusan I.League yang terbaru : 

    • Komisaris Utama: Yunus Nusi
    • Komisaris (Perwakilan Klub Juara): Glenn Sugita
    • Komisaris Independen: Muhammad Lutfi
    • Direktur Utama: Ferry Paulus
    • Direktur Kompetisi: Asep Saputra
    • Direktur Bisnis: Sadikin Aksa
    • Direktur Keuangan dan Administrasi: Teddy Tjahjono
    Komentar
    Additional JS