Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Gianni Infantino Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial UEFA

    UEFA Abaikan Permintaan Maaf Gianni Infantino, Boikot Kompetisi FIFA Tetap Berlanjut - Kompas

    6 min read

     


    KOMPAS.com - Perseteruan antara UEFA dengan Presiden FIFA Gianni Infantino kian memanas meski permintaan maaf telah dikirim pasca batalnya proyek FIFA Forward Enterprise (FFE).

    Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan bahwa mereka terus memberi pengingat soal syarat-syarat agar penolakan untuk berpartisipasi di kompetisi FIFA bisa diakhiri.

    UEFA tetap bertahan pada pendiriannya untuk tidak berpartisipasi di kompetisi apa pun di bawah naungan FIFA. Hal tersebut dilakukan karena FIFA disebut belum memenuhi syarat-syarat yang diminta oleh para anggota dari Eropa.

    "Asosiasi UEFA sangat jelas mengenai syarat-syarat yang terkait dengan ketidakikutsertaan dalam kompetisi FIFA,” kata UEFA, dikutip dari AS.

    Hasil Final Persib Vs Persebaya 1-1: Bajul Ijo Jadi Juara Piala Presiden 2026!

    Baca juga: UEFA Tetap Buka Opsi Boikot Piala Dunia meski FIFA Batal Jual Saham

    “Pertama, usulan untuk menjual kompetisi-kompetisi besar harus ditarik kembali dan kedua, harus diberikan jaminan bahwa upaya-upaya untuk merusak permainan dengan cara ini tidak akan pernah dilakukan lagi.'

    "Syarat-syarat ini belum terpenuhi,” ungkap UEFA dalam keterangannya.

    Boikot tersebut menimbulkan keraguan akan partisipasi tim-tim Eropa dalam ajang FIFA berikutnya termasuk Piala Dunia Wanita U20 di Polandia.

    Baca juga: Kritik Keras Pangeran Ali Berbuah Manis, FIFA Bayar Uang Hadiah Yordania yang Tertunda

    Hilangnya Kepercayaan kepada Infantino

    Lebih lanjut, UEFA juga menegaskan kekhawatirannya akan kepemimpinan Gianni Infantino. Bahkan, mereka menyebut telah kehilangan kepercayaan.

    Bukan tanpa alasan, pertemuan FIFA di Rabat dan penjelasan dalam surat kepada 211 asosiasi anggota, disebutkan bahwa posisi induk sepak bola dunia itu tetap tidak berubah.

    “Selain itu, UEFA telah memperjelas dalam pernyataannya pada hari Sabtu bahwa mereka telah kehilangan kepercayaan pada kepemimpinan Gianni Infantino. Posisi itu tetap berlaku, ” sambung UEFA.

    Baca juga: Usai Wacana FFE Batal, FIFA Tak Akan Diam Lagi Atas Serangan Integritas

    UEFA juga menepis anggapan bahwa dukungan yang diberikan kepada Infantino oleh karyawan FIFA memiliki arti penting.

    “Pengumuman kemarin bahwa beberapa orang yang dipekerjakan oleh Presiden FIFA (dan yang kariernya bergantung pada dukungannya) setuju dengannya tidak mengubah apa pun,” tambah UEFA.

    Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.

    Lihat Foto

    Permintaan Maaf dari Gianni Infantino

    Beberapa waktu lalu, FIFA mengakui adanya kesalahan yang terjadi terkait gagalnya proyek FIFA Forward Enterprise (FFE).

    Mereka juga mengakui bahwa ada kesalahan yang terjadi hingga proposal bisa bocor ke media.

    “Disepakati bahwa bukan merupakan niat Dewan FIFA dan Asosiasi Anggota FIFA untuk merasa dikecualikan dari proses tersebut dan bahwa proses tersebut seharusnya ditangani secara berbeda. Lebih lanjut diakui bahwa kesalahan juga terjadi setelah proposal tersebut bocor ke media,” jelas FIFA.

    Baca juga: Menuju Kongres FIFA 2027, PSSI Tegaskan Dukungan untuk Gianni Infantino

    FIFA juga telah mengirimkan permintaan maaf kepada semua anggotanya dan akan meninjau ulang proyek tersebut.

    "Permintaan maaf telah disampaikan atas kesalahan-kesalahan ini bersamaan dengan komitmen untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi."

    Atas kejadian ini, FIFA memilih untuk mawas diri dan memilih untuk mengembangkan program sebelumnya dalam bentuk FIFA Forward kepada 211 anggotanya.

    Baca juga: Infantino Disebut Tawarkan Final Piala Dunia 2030 kepada Maroko di Tengah Krisis FIFA

    "Selalu ada pelajaran yang dapat dipetik , dan FIFA akan terus meningkatkan prosesnya berdasarkan pengalaman ini."

    "FIFA akan bekerja sama dengan para pemangku kepentingan terkait untuk meneliti bagaimana pihaknya dapat lebih mendukung pengembangan permainan melalui program FIFA Forward untuk kepentingan 211 Asosiasi Anggota FIFA, Konfederasi, dan Asosiasi Regional," tutupnya. 

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Jadwal Final Piala Presiden 2026 Persib Vs Persebaya, Kick Off Jam Berapa?

    Komentar
    Additional JS