Tak Ada Sosok Naturalisasi, John Herdman bagi Rata Jatah Tampil Dua Kiper Lokal di ASEAN Championship 2026 - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 11:00 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (kiri) dan pemainnya bernama Nadeo Argawinata (kanan) di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi telah tampil masing-masing satu pertandingan untuk Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026.
Sektor penjaga gawang Timnas Indonesia tampil dengan wajah berbeda di ASEAN Championship 2026.
Turnamen ini digelar di luar kalender FIFA, sehingga klub berhak tak melepas pemain.
Alhasil, para pemain di klub-klub Eropa tak bisa bergabung membela tim Garuda di turnamen Asia Tenggara.
Salah satu posisi yang paling terdampak yaitu pos bawah mistar.
Biasanya dalam jeda internasional FIFA, kiper yang bermain yaitu duo naturalisasi Emil Audero Mulyadi dan Maarten Paes.
Namun saat ini dua shot-stopper elite tersebut sedang berjibaku bersama klub masing-masing.
Paes sudah tampil dalam laga kompetitif lantaran Ajax harus bertanding di Kualifikasi Europa Conference League 2026/27.
Ia pun mengantarkan Ajax sebagai starter dalam dua leg melawan Vojvodina dengan skor agregat 8-2.
Baca Juga: 2 Tim yang Telah Tersingkir dari ASEAN Championship 2026, Semuanya Korban Timnas Indonesia
Adapun Emil Audero Mulyadi masih berada dalam tahap pramusim bersama klub induknya, Como 1907.
Emil sedang membangun match fitness sembari mencari klub baru, setelah musim lalu dipinjamkan ke Cremonese.
Sementara itu di ASEAN Championship 2026, pelatih John Herdman membawa tiga kiper dalam negeri.
Tiga sosok lokal tersebut meliputi Nadeo Argawinata (Persija), Cahya Supriadi (PSIM), dan Muhammad Riyandi (tanpa klub).
Herdman terlihat mendapuk Nadeo sebagai kiper nomor satu dalam laga pertama kontra Kamboja, Senin (27/7/2026).
Namun Nadeo justru mencetak gol bunuh diri saat gagal menepis umpan silang Kamboja yang membuat skor 5-1.
Lantas pada partai kedua melawan Timor Leste, Jumat (31/7/2026), posisi kiper berganti.
Kombinasi antara rapor negatif Nadeo dan kebijakan rotasi membuat Cahya Supriadi tampil sebagai starter.
Kiper muda 23 tahun itu tak banyak beraksi lantaran minimnya serangan Timor Leste di sepanjang laga.
Adapun Riyandi sedari awal hanya diplot sebagai kiper ketiga atau training goalkeeper.
“Untuk hasilnya, ya pasti kita mau juara,” kata Nadeo sebelum turnamen.
“Setelah 30 tahun, pasti kita mau juara dan kita percayakan itu, semoga bisa terjadi di edisi kali ini.”
Menatap dua laga berat kontra Vietnam dan Singapura, siapa yang akan dipilih Herdman?