Stadion GBLA Akan Kosong, Persib Tetap Menjamu Manila Digger Usai Banding Ditolak - qoo Media
Stadion Gelora Bandung Lautan Api akan menjadi venue yang sunyi saat Persib Bandung menjamu Manila Digger pada 31 Agustus 2026. AFC memastikan pertandingan play-off Liga Champions Asia 2 itu berlangsung tanpa penonton setelah banding Persib ditolak.
Status tuan rumah tetap berada di tangan Persib, tetapi Bobotoh tidak dapat memasuki tribun. Kondisi ini menghilangkan dukungan langsung suporter pada laga penting Maung Bandung di Bandung.
Larangan penonton bukan hanya berlaku untuk duel melawan Manila Digger. Persib harus menggelar total dua pertandingan kandang tanpa penonton di Liga Champions Asia 2.
Sanksi tersebut tetap mengikat karena seluruh keberatan yang diajukan klub tidak dikabulkan. Persib kini harus menyesuaikan persiapan pertandingan dengan situasi stadion kosong.
Konsekuensi Putusan AFC
Komite Banding AFC mengumumkan keputusan terkait banding Persib pada Kamis, 13 Agustus 2026. AFC menyampaikan dalam dokumen putusannya, “Banding Persib Bandung (IDN) terhadap keputusan VVC 20260513DC13 ditolak sepenuhnya.”
Keputusan itu membuat hukuman dari Komite Disiplin AFC pada 13 Mei 2026 tidak mengalami perubahan. Upaya manajemen Persib untuk meminta keringanan sanksi berakhir tanpa hasil.
Selain pertandingan tertutup, Persib wajib membayar denda 20 ribu dolar AS. Penolakan banding juga menambah beban denda sebesar 1.000 dolar AS bagi klub.
| Jenis Ketentuan | Nilai atau Jumlah | Keterangan |
|---|---|---|
| Sanksi pertandingan | 2 laga kandang | Digelar tanpa penonton |
| Denda Komite Disiplin AFC | 20 ribu dolar AS | Dibebankan kepada Persib |
| Denda tambahan banding | 1.000 dolar AS | Muncul setelah banding ditolak |
Bobotoh Kehilangan Kesempatan Menonton
Bobotoh tidak dapat menyaksikan langsung pertandingan kandang Persib yang terdampak sanksi. Laga menghadapi Manila Digger menjadi salah satu kesempatan yang harus dilewati suporter dari luar stadion.
Atmosfer kandang yang biasanya memberi energi tambahan bagi tim tidak akan hadir dalam pertandingan tersebut. Persib tetap harus menjalankan peran sebagai tuan rumah dengan pembatasan yang ditetapkan AFC.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api diajukan Persib sebagai lokasi pertandingan play-off. Namun, penggunaan venue tersebut tidak menghapus ketentuan larangan kehadiran penonton.
Pelanggaran yang Dinilai AFC
Menurut Suara.com, Persib dinyatakan melakukan tiga pelanggaran terhadap Kode Disiplin AFC, yaitu yang berkaitan dengan Pasal 35, Pasal 64, dan Pasal 65. Penilaian itu berawal dari pertandingan melawan Ratchaburi FC pada Liga Champions Asia 2 musim 2025/2026.
Komite Disiplin AFC menilai Persib tidak mampu mengendalikan perilaku suporter dalam pertandingan tersebut. AFC juga mencatat adanya pelanggaran lain yang berhubungan dengan aspek keselamatan.
Hukuman yang dipertahankan AFC mencakup dampak olahraga dan finansial bagi Persib. Klub harus menghadapi Manila Digger tanpa suporter sekaligus memenuhi kewajiban denda yang telah ditetapkan.
Setelah proses banding berakhir, perhatian Persib tertuju pada persiapan menghadapi jadwal 31 Agustus 2026. Pertandingan di Bandung akan tetap berlangsung, tetapi tanpa suara langsung Bobotoh dari tribun.
Baca Juga