Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Super Eropa PSG Real Madrid Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial UEFA Super Cup

    Siap-siap! Satu Lagi Rekor Langka Real Madrid Siap Disamai PSG di Piala Super Eropa 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Liga Lain
  • Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:45 WIB

    Luis Enrique menargetkan juara Piala Super Eropa secara beruntun dengan PSG untuk menyamai rekor Real Madrid. (FRANCK FIFE/AFP)

    BOLASPORT.COM - Pelatih PSG, Luis Enrique, punya misi menghapus kutukan lain di kancah Eropa melalui gelar juara Piala Super Eropa 2026.

    Les Parisiens akan mempertaruhkan trofi pertama di musim baru dalam pentas Piala Super Eropa 2026.

    Armada Luis Enrique selaku juara bertahan Liga Champions bersiap meladeni kampiun Liga Europa 2025-2026, Aston Villa.

    Bentrokan kedua tim tersaji di Stadion Red Bull Arena, Salzburg, Rabu (12/8/2026) malam waktu setempat atau Kamis pukul 02.00 WIB.

    Partai ini bukan cuma memperebutkan piala level kontinental dalam lakon duel pelatih top Spanyol, Enrique versus Unai Emery di kubu Villa.

    Makna kemenangan di UEFA Super Cup sangat penting bagi PSG untuk memperbarui sejarah.

    Ousmane Dembele dkk baru saja menulis tinta emas dengan menjuarai Liga Champions dua musim beruntun.

    Mereka menghajar Inter Milan 5-0 di final 2025 dan menang adu penalti atas Arsenal semusim berikutnya.

    Prestasi tersebut langka. Sebelumnya, juara dua musim beruntun hanya bisa dilakukan Real Madrid sejak kompetisi memakai format Liga Champions (mulai 1992-1993).

    Los Blancos mematahkan kutukan itu dengan mengangkat trofi Si Kuping Besar pada 2016-2018.

    Butuh waktu delapan tahun untuk melihat Paris Saint-Germain meniru langkah mereka.

    Baca Juga: PSG Vs Aston Villa - Unai Emery Puji Setinggi Langit Luis Enrique Jelang Piala Super Eropa 2026

    Lagi-lagi Piala Super Eropa 2026 menyediakan momen pemecahan tabu untuk PSG.

    Sejak pentas ini menggunakan format satu pertandingan (1998), cuma Real Madrid yang mampu juara dua kali secara konsekutif.

    Mereka meraihnya pada 2016 dan 2017 dengan kemenangan atas Sevilla (3-2) serta Man United (2-1).

    Paris dalam trek menuju pemecahan rekor serupa tahun ini. Mereka menjuarai edisi tahun lalu dengan kemenangan adu penalti atas Tottenham.

    Paris Saint-Germain (PSG) berhasil keluar sebagai pemenang Liga Champions 2025-2026 usai menundukkan Arsenal di final via adu penalti.Paris Saint-Germain (PSG) berhasil keluar sebagai pemenang Liga Champions 2025-2026 usai menundukkan Arsenal di final via adu penalti. (FRANCK FIFE/AFP)

    Trofi Penting

    Luis Enrique mengakui pasukannya diberkahi rasa lapar untuk terus menang dan memborong gelar juara.

    Meskipun kerap dianggap ajang pelengkap musim baru saja, eks pelatih Barcelona itu menilai Piala Super tetap trofi penting yang wajib dimenangkan.

    Lebih dari itu, musim ini dia membidik prestasi mewah yang juga hanya bisa dilakukan Madrid pada era modern: hattrick juara Liga Champions.

    "Saya fokus untuk membangkitkan kembali hasrat untuk menang. Mempertahankan kemenangan itu sulit."

    "Saat ini kami menghadapi tantangan unik, sesuatu yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepak bola Eropa, yaitu menyamai pencapaian Real Madrid."

    "Wow! Belum ada yang pernah memenangkannya (UCL) tiga kali berturut-turut dalam sejarah, kecuali Real Madrid. Kami bisa menyamai mereka."

    "Menurut saya, tidak ada tim lain di Eropa yang lebih termotivasi daripada kami."

    "Sekarang tidak ada yang akan mengatakan bahwa Paris Saint-Germain bukan tim unggulan."

    "Itu adalah status yang berhasil kami raih, tetapi jika ingin mempertahankan posisi tersebut, kami harus bekerja lebih keras lagi."

    "Saya sama sekali tidak meragukan bahwa (Piala Super) ini adalah trofi yang sangat penting dan Villa akan tampil sangat kompetitif," ucapnya, dikutip BolaSport.com dari laman UEFA.

    Komentar
    Additional JS