Pernyataan Resmi PBSI soal Dugaan Pengaturan Pertandingan yang Libatkan Pebulu Tangkis Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 4 Agustus 2026 | 04:55 WIB
Kabid Binpres PP PBSI, Ricky Soebagdja dalam keterangan pers evaluasi tim bulu tangkis Indonesia pada Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (9/6/2024). (PBSI)
BOLASPORT.COM - Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menanggapi pemberitaan ramai di sosial media terkait dugaan pengaturan pertandingan yang melibatkan pebulu tangkis pelatnas.
Hal tersebut dijelaskan Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (3/8/2026) malam.
"PP PBSI melakukan penyesuaian komposisi wakil Indonesia pada sektor ganda campuran untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026," kata Ricky dalam pernyataan resmi PBSI.
"Sebagai bagian dari penyesuaian tersebut, pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu serta Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil tidak akan mengikuti Kejuaraan Dunia BWF 2026."
"Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah organisasi dalam memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai dengan regulasi serta mekanisme yang berlaku."
"Secara terpisah, PP PBSI mengetahui bahwa Badminton World Federation (BWF) saat ini sedang menjalankan proses peradilan independen (judicial proceedings) terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia."
"PP PBSI menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan BWF sebagai bagian dari upaya menjaga integritas olahraga bulu tangkis serta menghormati independensi proses yang sedang berlangsung."
"Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses tersebut, PP PBSI tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai substansi perkara maupun mengaitkan proses yang sedang berlangsung dengan atlet tertentu."
"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat, untuk menghormati proses yang sedang berjalan serta menghindari spekulasi hingga terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF."
Baca Juga: Para Ganda Campuran Indonesia Ditemukan di Pontianak IC setelah Mundur Berjamaah di Kejuaraan Dunia
"PP PBSI akan terus berkoordinasi dengan BWF dan memastikan setiap langkah organisasi dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan hak-hak atlet, serta komitmen terhadap integritas olahraga bulu tangkis," ucap Ricky mengakhiri pernyataan.
Indonesia akan diperkuat sebanyak 11 wakil ketika pembaruan daftar kontestan Kejuaraan Dunia 2026 dirilis pada Jumat (17/7/2026).
Namun, ada satu perubahan yang terjadi dalam daftar nama atlet bulu tangkis Tanah Air yang bertanding di New Delhi, India.
Perubahan melibatkan pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nataniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.
Adnan/Indah masuk ke dalam daftar pemain yang mengundurkan diri kendati lolos saat daftar kelayakan disusun pada akhir Aprili lalu.
Ini menjadi lanjutan dari periode absen sang juara Thailand Masters.
Adnan/Indah sebelumnya juga ditarik mundur dari Japan Open 2026 dan China Open 2026. Jafar/Felisha menyusul setelah Felisha dikabarkan cedera.
Sebagai gantinya, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata akan menggantikan tempat mereka sekaligus akan debut pada Kejuaraan Dunia.
Sementara itu, nama Indah Cahya Sari Jamil muncul dalam daftar peserta Pontianak International Challenge 2026.
Pontianak IC 2026 berlangsung tepat setelah Kejuaraan Dunia 2026. Jika Kejuaraan Dunia pada 17-23 Agustus, Pontianak IC pada 25-30 Agustus mendatang.
Indah tidak akan bertanding bersama Adnan. Dalam daftar yang muncul di laman BWF Badminton, mantan juara dunia junior ini dipasangkan dengan Bagas Maulana.
Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindiya Wardana juga masuk dalam daftar peserta Pontianak IC bareng partner baru masing-masing.
Dejan akan tampil bersama Apriyani Rahayu, sedangkan Bedin bareng Verrell Yustin Mulia di ajang kasta ketiga piramida turnamen bulu tangkis internasional ini.
Berbeda dengan duet Bagas/Indah, dua pasangan anyar ini telah diturunkan di Taipei Open pada pekan ini tetapi tersingkir di babak awal.
Dejan/Bedin sebenarnya bisa tampil di Kejuaraan Dunia karena mendapatkan promosi dari daftar peserta cadangan. Namun, kampiun Syed Modi Super 300 dinyatakan menolak.
Adapun Bobby/Melati mundur ketika masih berada di daftar cadangan Kejuaraan Dunia. Pasangan besutan PB Djarum ini juga terdaftar di Pontianak IC.
Baca Juga: Para Ganda Campuran Indonesia Ditemukan di Pontianak IC setelah Mundur Berjamaah di Kejuaraan Dunia