Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home ASEAN Championship ASEAN Cup Berita Featured Piala AFF PSSI Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Permintaan Maaf PSSI usai Timnas Indonesia Gagal Total di ASEAN Championship, Sekjen: Jangan Hujat Pemain - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas
  • Senin, 10 Agustus 2026 | 05:00 WIB


    Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mohon maaf usai Timnas Indonesia gagal total di ASEAN Championship 2026 (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke babak semifinal ASEAN Championship 2026 setelah ditahan imbang Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026) memicu reaksi luas dari publik Tanah Air.

    Timnas Indonesia harus finis sebagai peringkat ketiga Grup A ASEAN Championship 2026.

    Merespons kekecewaan masyarakat, PSSI melalui Sekretaris Jenderal Yunus Nusi angkat bicara.

    PSSI secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, menjanjikan evaluasi menyeluruh, dan memohon agar netizen tidak menjadikan para pemain sebagai sasaran hujatan.

    Yunus Nusi, yang turut hadir mendampingi skuad Garuda di Singapura, mengaku memahami betul kekecewaan yang dirasakan oleh para pencinta sepak bola Indonesia.

    "Kemarin saya menyaksikan langsung anak-anak bertanding di Stadion Jalan Besar, Singapura," ujar Yunus Nusi melalui rilis resmi yang diterima oleh BolaSport.com pada Minggu (9/8/2026).

    "Seperti yang kita lihat, anak-anak gagal melanjutkan ke fase berikutnya setelah bermain seri dengan Singapura."

    "Terkait hasil di ASEAN Championship 2026 ini, PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena belum bisa memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna," imbuhnya.

    Baca Juga: Media Azerbaijan Laporkan Klub Qarabag FK Incar Jasa Justin Hubner

    Meski demikian, PSSI memastikan bahwa hasil minor ini tidak akan dibiarkan berlalu begitu saja.

    Evaluasi mendalam segera dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban.

    Menurut Yunus Nusi, proses evaluasi merupakan standar operasional yang selalu dijalankan oleh PSSI di setiap tingkatan usia tim nasional.

    "Ketua Umum PSSI selalu melakukan evaluasi," ujar Yunus Nusi.

    "Tidak hanya saat menghadapi kegagalan, tetapi juga dalam setiap prestasi, keberhasilan, maupun kemenangan Timnas, seperti saat melawan Mozambik, Oman, atau saat Timnas Wanita meraih juara Piala AFF di Laos."

    "Evaluasi dan diskusi selalu dilakukan oleh Ketua Umum bersama Badan Tim Nasional (BTN), Komite Eksekutif (Exco), dan pelatih. Saya pun turut hadir di tengah-tengah diskusi dan evaluasi tersebut," jelasnya.

    Namun, masih belum jelas evaluasi apa yang akan dilakukan PSSI.

    Dalam rilisnya, tidak ada bentuk evaluasi konkret yang dilakukan PSSI atas kegagalan Timnas Indonesia.

    Baca Juga: Persija Berangkat TC ke Thailand, Pemain Timnas Indonesia Menyusul

    Menutup pernyataannya, Yunus Nusi menyampaikan pesan khusus dan tegas dari Ketua Umum PSSI kepada seluruh suporter Indonesia.

    Ia meminta agar publik tetap memberikan apresiasi kepada skuad Garuda yang telah berjuang keras di lapangan.

    Yunus Nusi juga meminta untuk tidak menghujat para pemain dan pelatih yang berjuang di lapangan.

    Pihaknya ingin publik menumpahkan semua kritik ke arah PSSI dan Erick Thohir selaku Ketua Umum.

    "Kita harus objektif bahwa hanya sebagian kecil pemain terbaik kita yang bermain di AFF," ujar Yunus Nusi.

    "Timnas kita yang telah berjuang harus tetap kita apresiasi."

    "Silakan mengkritisi PSSI atau Ketua Umum, kami menerima."

    "Namun, yang terpenting adalah jangan menghujatnya pemain dan pelatih. Mereka adalah aset kita di masa depan."

    "Masih ada harapan besar bagi anak-anak ini untuk membawa prestasi sepak bola kita menjadi lebih bagus," pungkas Yunus Nusi.

     

    Komentar
    Additional JS