Sosial Media
Arena Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Nagita Slavina Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sepak Bola Wanita Spesial Srikandi Merdeka Cup

    Nagita Slavina Kagum Siaran Srikandi Merdeka Cup Tembus 3 Juta Views, Teddy Tjahjono Bongkar Alasan Tak Pilih TV Nasional dan Gandeng RANS - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read


    BOLASPORT.COM - CEO PT RANS Entertainment Indonesia, Nagita Slavina, akui kagum karena siaran Srikandi Merdeka Cup 2026 di YouTube RANS bisa tembus 3 juta views.

    Dalam kesempatan ini, Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, juga beberkan alasan tak pilih TV nasional dan justru gandeng RANS Entertainment.

    Srikandi Merdeka Cup 2026 sebenarnya berlangsung pada 14 hingga 23 Agustus 2026.

    Turnamen yang diikuti tujuh negara tersebut sebenarnya selama ini telah ditayangkan atau siarkan di YouTube RANS Entertainment.

    Untuk itu, turnamen ini tak hanya menarik dalam sisi persaingan di lapangan saja, tetapi dari sisi publikasi pun ada yang baru.

    Pasalnya, dalam turnamen internasional yang diikuti Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi ini tak ditayangkan di televisi nasional.

    Srikandi Merdeka Cup 2026 justru menggandeng YouTube RANS Entertainment sebagai official broadcast partner.

    Ternyata keputusan dari penyelenggara Srikandi Merdeka Cup 2026 ini terbukti jitu.

    Sebab hingga menjelang babak semifinal, siaran turnamen ini tercatat telah menembus angka lebih dari 3 juta views.

    Baca Juga: Srikandi Merdeka Cup 2026 - Putri Nusantara Tersingkir, Garuda Pertiwi Asuhan Timo Scheunemann Lolos ke Semifinal

    Dalam turnamen ini, Indonesia sebenarnya menurunkan dua representasi sekaligus yakni tim Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara.

    Satu wakil yakni Garuda Pertiwi dipastikan lolos ke babak semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 dan akan menghadapi Yordania, di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (21/8/2026).

    Jelang semifinal ini, PSSI yang diwakili Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani dan Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, mengumumkan secara resmi terkait official broadcast partner.

    Nagita Slavina selaku perwakilan RANS Entertainment pun mengungkapkan siaran Srikandi Merdeka Cup 2026 telah tembus 3 juta.

    Bahkan, saat laga Putri Nusantara melawan Singapura, concurrent viewers atau penonton secara bersamaan mencapai angka fantastis di atas 120.000.

    Melihat antusiasme ini, Nagita Slavina pun mengaku takjub dengan animo luar biasa masyarakat Indonesia terhadap sepak bola putri.

    “Sungguh bangga saya pribadi sebagai seorang perempuan dan juga dari RANS Entertainment bisa menjadi bagian dari official broadcast partner dari Srikandi Merdeka Cup ini,” ujar Nagita Slavina kepada awak media termasuk BolaSport.com di Kantor I.League, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

    “Bisa dilihat juga dari hasil tayangan kita juga luar biasa animonya. Tadi seperti yang dibilang, sampai sekarang itu yang
    tertinggi itu sudah hampir 3 juta views. Dan untuk concurrent-nya kemarin yang
    lawan Singapura itu sampai di 120.000 lebih gitu,” ucapnya.

    “Kami juga melihat Srikandi Cup ini bukan hanya sekedar kompetisi tapi luar biasa menjadi panggung buat cewek-cewek atletis ya.”

    “Cewek-cewek yang suka main bola ternyata ada panggungnya, ada kompetisinya, bagaimana mereka bisa berkompetisi dengan baik, mengukir prestasi buat ya itu buat kotanya tadi, buat Indonesia juga, dan pastinya bisa jadi inspirasi buat nanti generasi berikutnya ya.”

    Dengan adanya turnamen ini, Nagita Slavina bahkan berharap ke depannya bisa lebih bsar lagi.

    Ini karena ia juga merasa kagus dengan para perempuan yang bermain bola ini, sehingga berharap akan lebih banyak kesempatan buat para pemain ini berkompetisi nantinya.

    “Ya semoga ke depannya makin besar lagi, makin mencakup lebih banyak kota, negara, lebih besar lagi jadi kesempatan untuk putri ini berkompetisi lebih banyak lagi, lebih dilihat lagi oleh banyak orang gitu,” kara Nagita Slavina.

    Sementara itu, Teddy Tjahjono, membongkar alasan di balik keputusan strategis tidak melakukan bidding ke televisi nasional.

    Menurutnya, sepak bola putri Indonesia saat ini masih dalam tahap awal yang membutuhkan pondasi dan eksposur yang tepat sasaran.

    Untuk itu, agar sepak bola putri ini bisa dinikmati semua pihak dan dari berbagai penjuru.

    Menurutnya, keputusan mengandeng RANS Entertainment menjadi alasan yang tepat sasaran.

    “Ya, karena kan tadi, kita ingin mencoba sesuatu yang baru sebenarnya. Karena kita lihat dari YouTube-nya RANS Entertainment dalam beberapa pertandingan sepak bola terakhir itu viewers-nya sangat tinggi sebenarnya. Sehingga kita ingin sepak bola putri ini populerkan di awal-awal, apalagi masih dalam tahapan awal,” ungkap Teddy Tjahjono.

    “Jadi supaya mendapatkan banyak audiens dari perempuan-perempuan Indonesia atau masyarakat sepak bola Indonesia, sehingga mudah-mudahan ini sebagai langkah yang baik untuk perkembangan sepak bola putri di Indonesia.”

    Baca Juga: Srikandi Merdeka Cup 2026 - Urusan Cetak Gol Malaysia Ditopang Diaspora Amerika, Timnas Putri U-16 Indonesia Bertumpu 4 Pemain

    Menurutnya, keputusan menggandeng RANS Entertainment diharapkan bisa membuat banyak pihak menikmati sepak bola putri ini.

    Langkah ini pun mendapat respons bagus, karena itu terbukti bahkan sampai saat ini tercatat tembus 3 juta views.

    “Karena kan masih kalau dalam (analogi) manusia itu masih bayi lah, masih merangkak, dan kita ingin supaya pondasinya untuk ke depannya itu baik. Sehingga makanya kita menggandeng RANS Entertainment dengan harapan tadi supaya mendapatkan eksposur yang besar,” jelasnya.

    Saat ditanya lebih lanjut, apakah tayangan tertinggi mencapai 120.000 ini sudah sesuai ekspektasi atau justru lebih.

    Teddy mengaku bahwa ini sudah sesuai dengan ekspektasi dan ia merasa senang karena ini menjadi pertanda positif buat sepak bola putri Indonesia.

    Apalagi Indonesia Women’s League (IWL) juga direncanakan bakal bergulir pada Oktober mendatang, sehingga ini jadi pertanda bagus.

    “Ya, itu sesuai dengan ekspektasilah. Karena kan cukup terkejut juga dengan animo seperti itu, tapi itu suatu pertanda yang sangat positif untuk sepak bola putri di Indonesia,” tuturnya.

    Komentar
    Additional JS