Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home ASEAN Championship ASEAN Cup Berita Featured FIFA ASEAN Cup Media Thailand Piala AFF Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Media Thailand Ungkap Alasan FIFA ASEAN Cup Lebih Menarik Ketimbang Piala AFF - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas Senior
  • Jumat, 31 Juli 2026 | 08:35 WIB

    Skuad Timnas Indonesia. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    SUPERBALL.ID - ASEAN Championship, yang biasa dikenal sebagai Piala AFF, telah menjadi turnamen yang memikat hati para pengemar sejak digelar pertama kali pada 1996.

    Ini adalah satu-satunya trofi yang secara realistis memiliki peluang untuk dimenangkan oleh negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).

    Tak ayal, turnamen dua tahunan itu kerap mendapat julukan sebagai Piala Dunia untuk tim-tim ASEAN.

    Sayangnya, popularitas Piala AFF telah menurunkan secara signfikan dibandingkan 10 hingga 20 tahun lalu karena berbagai alasan.

    Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste di ASEAN Championship 2026, Kick Off Pukul 17.00 WIB

    Sepak bola telah memasuki fase di mana setiap pertandingan internasional harus dihitung dalam kalender resmi FIFA.

    Namun, Piala AFF telah menjadi turnamen yang bertentangan dengan hal ini dan memunculkan sejumlah kelemahan.

    Kelemahan utama yang sering dibahas adalah jadwalnya yang terlalu panjang yang mengharuskan tim untuk memainkan hingga delapan pertandingan.

    Hal ini membuat banyak klub keberatan untuk melepas pemainnya ke tim nasional, terlebih turnamen digelar di luar kalender resmi FIFA.

    Inilah titik awal bagi FIFA untuk turun tangan dan mengatasi masalah tersebut secara langsung dengan meluncurkan turnamen baru bertajuk FIFA ASEAN Cup.

    Menurut media Thailand Thairath, berikut beberapa faktor lain yang membuat FIFA ASEAN Cup lebih menarik daripada Piala AFF.

    Poin Peringkat FIFA Penuh (x10)

    Setiap pertandingan mendapatkan poin peringkat yang setara dengan pertandingan persahabatan standar dikalikan sepuluh, dua kali lipat dari AFF.

    Mengikuti Kalender FIFA

    FIFA telah menggabungkan jeda September dan Oktober menjadi satu periode sekitar 20 hari, memungkinkan empat pertandingan dimainkan dengan cepat tanpa liga harus menjadwal ulang secara canggung.

    Peningkatan Level Lewat Tim Undangan

    Tidak hanya terbatas pada 11 negara ASEAN, FIFA ASEAN Cup juga mencakup tim-tim dari zona Asia Timur dan Asia Selatan.

    Baca Juga: Takut Jumpa Thailand, Pakar Vietnam Minta Timnas Indonesia Dihancurkan!

    Edisi pertama diikuti oleh 14 tim yang dibagi menjadi 2 divisi dengan Timnas Indonesia berada di Divisi 1 sebagai tim tuan rumah.

    Format Kompetisi yang Ringkas

    Divisi 1 dibagi menjadi 2 grup dengan hasil head-to-head digunakan untuk menentukan peringkat, Indonesia berada di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan India.

    Sistem Pemeringkatan

    Setelah 3 pertandingan di fase grup, tim dengan posisi yang sama dari Grup A dan B saling berhadapan di pertandingan terakhir (misalnya, juara Grup A melawan juara Grup B untuk menentukan juara).

    Sistem Promosi dan Degradasi

    Tim peringkat keempat di Divisi 1 akan terdegradasi ke Divisi 2 dan memaksa mereka untuk melakukan introspeksi diri secara serius.

    Sebaliknya, tim terbaik di Divisi 2 akan promosi dan berkesempatan menghadapi tim-tim papan atas di Divisi 1.

    Jaminan Medali Resmi dari FIFA

    Sang juara menerima medali emas langsung dari Presiden FIFA Gianni Infantino dan menambah prestise bersejarah.

    Skuad Terbaik

    Setiap tim berhak memanggil pemain terbaik mereka tanpa perlu khawatir klub menolak untuk melepas pemain seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

    Jika turnamen ini berhasil di ASEAN, sangat mungkin bahwa di masa depan Piala AFF akan secara bertahap menyusut dari segi gengsi.

    Sementara FIFA ASEAN Cup akan menjadi panggung baru untuk menentukan juara sejati menggantikan trofi yang telah menjadi acuan selama lebih dari tiga dekade.

    Komentar
    Additional JS