Sosial Media
Arena Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Moto3 MotoGP Spesial Veda Ega Pratama

    Media Eropa Mengakui Veda Masuk Rookie Terbaik Moto3 2026 walau Pakai Motor Honda yang Dicap Lambat - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    .com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • MotoGP
  • Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:30 WIB

    Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, melaju pada sesi kualfikasi Moto3 Jerman 2026 di Sachsenring, Jerman.Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, melaju pada sesi kualfikasi Moto3 Jerman 2026 di Sachsenring, Jerman. (HONDA TEAM ASIA)

    BOLASPORT,COM - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mendapatkan sorotan dari salah satu media Eropa menyusul performa brilian sebagai rookie Moto3 2026.

    Moto3 2026 telah merampungkan 12 balapan dan memasuki paruh kedua di mana Veda menjadi salah satu pembalap yang konsisten mendulang poin.

    Andalan Honda Team Asia itu memiliki prospek yang bagus terlebih dengan statusnya sebagai salah satu dari total 8 rookie atau pendatang baru pada musim ini.

    Hingga sejauh ini, Veda sudah berhasil mengemas dua podium yang berhasil didapatkan saat GP Brasil dan GP Prancis.

    Kendati belum meraih kemenangan seperti 2 rookie lainnya yaitu Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) dan Hakim Danish (MT Helmets-MSI) kiprah Veda masih mentereng.

    Bagaimana tidak? Di klasemen rookie Moto3 2026, rider asal Gunungkidul, Yogyakarta itu masih berperingkat lebih baik dibandingkan Danish.

    Menorehkan 97 poin, Veda mengungguli bakat muda asal Terengganu, Malaysia itu yang sempat meraih kemenangan pada GP Ceko dengan 11 angka.

    Sedangkan Veda berjarak 30 poin dari Uriarte yang berada di puncak klasemen sementara rookie Moto3 2026 yang sudah meraih 3 podium dengan 2 kemenangan.

    Tak ayal, sorotan pun datang dari salah satu media Eropa, Speedweek.com yang mengulas penampilan Veda setidaknya hingga 12 balapan Moto3 2026 yang telah dilalui.

    Baca Juga: Veda Tambah Unggul di Klasemen Rookie Moto3 2026, Sikap Legenda MotoGP Malaysia usai Hakim Danish Kena Sial di Silverstone

    Media motorsport yang berbasis di Swiss dan berafiliasi dengan Red Bull Media House tersebut tak menutup mata bahwa rookie Moto3 2026 sangat kompetitif.

    Meski demikian, konsistensi menjadi salah satu hal yang paling disorot di mana modal itu dimiliki Veda untuk menjelma sebagai rookie terbaik.

    "Bahwa semua pembalap muda itu cepat bukanlah hal yang mengejutkan," tulis Speedweek.

    "Tetapi konsistensi beberapa pendatang baru dalam bersaing di puncak klasemenlah yang patut diperhatikan."

    "Veda Ega Pratama, misalnya, dia mengejutkan semua orang di awal musim."

    Lebih lanjut, Speedweek menyebut Veda sudah membuat gebrakan sejak balapan pembuka musim ini yang digelar di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand.

    Rekan Zen Mitani tersebut mengakhiri babak kualiifkasi pertamanya di urutan keempat dan berhasil finis di posisi kelima.

    Tak berhenti sampai di situ saja, Veda bahkan bisa podium di GP Brasil, sebagai tuan rumah seri kedua Moto3 2026.

    Semua hasil yang didapatkan ini kian mencengangkan mengingat Veda melaju di atas motor Honda, motor yang dikenal kurang mumpuni di kelas Moto3.

    Ya, kemunculan Veda benar-benar membantu Honda untuk sedikit meredam dominasi KTM di mana untuk kategori rookie mereka memiliki Uriarte dan Danish.

    "Pembalap Indonesia itu langsung membuat gebrakan di puncak peringkat dunia," tulis Speedweek.

    "Veda berada di posisi keempat dalam sesi kualifikasi seri pembuka di Thailand dan finis kelima dalam balapan debutnya itu."

    "Dan podium pertamanya terjadi di balapan kedua, semuanya didapat dengan motor Honda Moto3, motor tersebut umumnya dianggap kurang bertenaga di kelas ini."

    "Sejauh ini, Veda hanya tiga kali gagal meraih poin kejuaraan."

    "Pembalap Honda Asia itu saat ini berada di posisi keenam klasemen kejuaraan dan menjadikannya salah satu pendatang baru terbaik."

    Komentar
    Additional JS