Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Aston Villa Berita Featured Kurniawan Dwi Yulianto Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Lawan Aston Villa, Kurniawan Dwi Yulianto Minta Pemain Indonesia All Stars Buktikan Level Kualitas Individu - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Nasional
  • Jumat, 31 Juli 2026 | 20:30 WIB

    Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, mengungkapkan misi utama timnya saat menantang tim raksasa Liga Inggris, Aston Villa dalam laga uji coba pramusim.

    Indonesia All Stars akan menghadapi Aston Villa dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Sabtu (1/8/2026).

    Tim asuhan Unai Emery dipastikan datang dengan kekuatan penuh dalam turnamen pramusim ini.

    Aston Villa membawa beberapa pemain kenamaan seperti John McGinn, Pau Torres, hingga rekrutan anyar yang dipinjam dari Chelsea, Alejandro Garnacho.

    Saat Aston Villa datang dengan kekuatan penuh, Indonesia All Stars tak memiliki waktu persiapan panjang.

    Baca Juga: Reuni 13 Tahun! Ezra Walian Tak Sabar Duel Lagi Lawan Tammy Abraham di Laga Indonesia All Stars Vs Aston Villa

    Pasalnya, tim baru berkumpul Jumat (31/8/2026), sehingga Kurniawan Dwi Yulianto dan tim pelatih akan berhati-hati.

    Juru taktik Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, mengaku belum menentukan kerangka utama starting eleven untuk menghadapi gempuran Alejandro Garnacho dan kawan-kawan.

    Kurniawan menjelaskan penentuan pemain inti akan sangat bergantung pada hasil koordinasi dengan tim medis dan pelatih fisik.

    “Ya, kalau starter nanti kita masih akan koordinasi dengan pelatih lain, kemudian ada fitness coach juga. Kita akan menanyakan dulu kondisi pemain seperti apa,” ujar Kurniawan Dwi Yulianto kepada awak media termasuk BolaSport.com, di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

    Kondisi fisik menjadi perhatian utama Kurniawan mengingat para pemain datang dari klub dengan tingkat kebugaran yang berbeda-beda.

    “Kemudian kita juga harus memikirkan menit bermain juga. Karena masing-masing pemain ini kan kebugarannya berbeda-beda gitu. Dan kita tahu mereka baru berlatih, bahkan ada yang baru berapa hari gitu kan,” kata Kurniawan.

    “Jadi kita benar-benar menjaga kebugaran pemain, menjaga kondisi pemain tanpa mengurangi kualitas mereka bermain.”

    Menghadapi tim kelas dunia, Kurniawan tidak ingin anak asuhnya merasa ciut.

    Alih-alih memikirkan strategi parkir bus yang membosankan, ia justru memberikan kebebasan kepada para pemain untuk berekspresi di lapangan.

    Kurniawan ingin laga ini menjadi tolak ukur sejauh mana kualitas individu pemain lokal saat berhadapan dengan level elite Eropa.

    “Yang pasti kita akan memberikan keleluasaan kepada para pemain untuk benar-benar menikmati pertandingan ini
    dengan tanggung jawab yang pasti,” kata Kurniawan Dwi Yulianto.

    “Saya berharap mereka tidak ada pressure, tidak ada tekanan, karena ini kesempatan mereka untuk melawan tim besar dan kesempatan mereka untuk membuktikan, bahkan mengukur kualitas individu mereka sampai di level mana,” ungkap Kurniawan.

    Baca Juga: Bintang Aston Villa Penasaran Kuliner Indonesia, tapi...

    Kurniawan mengaku bahwa ia ingin melihat pemain Indonesia All Stars nantinya bisa memberikan perlawanan.

    Walaupun ia menekankan agar Ezra Walian dan kawan-kawna tetap tampil enjoy dalam laga uji coba ini.

    Namun, ia berharap para pemain bisa menunjukkan perlawanan.

    “Jadi benar-benar saya pengin para pemain semua menikmati permainan, enjoy the game, dan ya mudah-mudahan hasilnya ya pasti penginnya memberikan perlawanan,” tegas Kurniawan.

    “Dan ya kalau cuma ngomong kan enggak enggak ini ya, enggak bagus ya. Kembali lagi, saya akan menanyakan masalah kebugaran para pemain, itu yang paling penting.”

    Selain itu, pelatih yang dijuluki Si Kurus tersebut tetap menekankan bahwa berkomitmen untuk mengikuti rekomendasi dari klub asal pemain terkait durasi bermain di lapangan.

    “Jadi misalnya Ezra mungkin dari klubnya cuma boleh bermain sekian menit, itu saya berharap bisa dimaksimalkan,” tuturnya.

    Komentar
    Additional JS