Kejuaraan Dunia 2026 - Amri/Nita Pantang Remehkan Siapapun, Impian Raih Medali Terus Terngiang - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:02 WIB
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memenangi babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, Rabu (19/8/2026). (PBSI)
BOLASPORT.COM - Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, masih terus menggaungkan impian medali Kejuaraan Dunia 2026 setelah lolos ke 16 besar.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah telah melewati adangan perdana mereka di babak 32 besar yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Rabu (19/8/2026).
Setelah mendapatkan bye di babak 64 besar, mereka tak mengalami kecanggungan dalam beradaptasi di lapangan dibandinhkan lawan, Emre Sonmez/Yasemen Bektas, yang lebih dulu bermain di babak pertama.
Sonmez/Bektas yang merupakan lawan asal Turki sudah bermain kemarin dengan menjalani laga thriller selama 71 menit.
Adaptasi lapangan yang tertinggal daripada lawan untungnya tidak membuat pasangan Indonesia kewalahan.
Amri/Nita berhasil langsung masuk dalam permainan mereka sejak awal.
Bahkan keunggulan-keunggulan telak selalu menghiasi papan skor mereka atas lawan yang berperingkat 71 dunia itu.
Tidak meremehkan lawan adalah hal penting yang diutamakan Amri/Nita sejak awal. Mereka tak pandang bulu siapapun lawan, yang penting main fokus dengan gameplan yang sudah direncanakan.
"Tadi sudah in dari awal mainnya, kami coba taktis karena mereka pasangan yang cukup bagus," kata Nita dalam keterangan resmi PBSI.
Baca Juga: Hasil Kejuaraan Dunia 2026 - Tanpa Ampun, Amri/Nita Hempaskan Impian Duo Turki
"Defense-nya kuat jadi kami perlu beberapa kali serangan untuk dapat poin. Di gim pertama kondisinya kalah angin jadi tadi coba tahan dulu polanya sehingga mereka kebingungan sendiri."
"Di gim kedua kondisi sudah lebih enak karena kami menang angin," jelasnya.
Sementara itu, Amri menyoroti masa rehat mereka setelah mendarat di India.
Memanfaatkan bye di babak pertama, mereka memaksimalkan waktu yang dimiliki sebelum laga perdana dengan penyesuaian berbagai hal.
Termasuk cuaca dan saat latihan.
"Ada sekitar 3 hari sebelum match pertama tadi, cukup bagi kami untuk menyiapkan semuanya," kata Amri.
"Dari recovery, penyesuaian hingga pengembalian fokusnya."
Amri/Nita melakukan debut di ajang bulu tangkis prestisius ini.
Pengalaman pertama mengikuti Kejuaraan Dunia ingin dilalui dengan kesan manis.
Namun mereka tak ingin sekadar jadj kontestan, ada impian medali yang masih terus mereka pertahankan dalam motivasi di tengah sengitnya persaingan ganda campuran.
"Ini Kejuaraan Dunia pertama kami, tidak semua orang bisa dapat jadi kami bertekad untuk memaksimalkan."
"Mudah-mudahan hasilnya maksimal, mudah-mudahan bisa bawa medali. Itu target kami," kata Amri berharap.