Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home ASEAN Championship ASEAN Cup Berita Featured John Herdman Piala AFF Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Indonesia Timnas Singapura

    John Herdman Sebut Duel Kontra Singapura Jadi Ujian Mental Timnas Indonesia - Times Indonesia

    4 min read

     


    A-AA+

    JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai laga terakhir Grup A Piala AFF 2026 melawan Singapura menjadi ujian mental yang sangat penting bagi skuad Garuda. Menurutnya, pertandingan yang menentukan nasib lolos ke semifinal merupakan momen yang dibutuhkan tim untuk mengasah karakter sebagai calon juara.

    Indonesia akan menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026). Garuda wajib meraih kemenangan untuk memastikan tiket ke babak semifinal, sedangkan the Lions Singapura hanya butuh hasil imbang.

    "Itu akan menjadi ujian yang sangat baik bagi kami. Semoga bisa membawa kami ke kondisi mental yang tepat untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini," kata Herdman dalam konferensi pers pralaga, dikutip dari rilis PSSI, Kamis (6/8/2026).

    Pelatih asal Inggris itu mengaku justru menikmati tekanan dalam pertandingan yang mempertaruhkan segalanya.

    "Bagi saya, justru menyenangkan memasuki pertandingan ketika segalanya dipertaruhkan," ujarnya.

    Herdman optimistis kemenangan atas Singapura akan meningkatkan kepercayaan diri para pemain sekaligus memperkuat mental mereka dalam upaya mewujudkan target membawa Indonesia meraih gelar Piala AFF untuk pertama kalinya.

    Meski menyadari kualitas lawan, Herdman menegaskan timnya telah siap menghadapi tantangan. Singapura saat ini berada di peringkat kedua klasemen Grup A dengan tujuh poin, hasil dua kemenangan dan satu kali imbang, serta menunjukkan pertahanan yang solid, termasuk saat menahan Vietnam tanpa gol.

    "Kami mengetahui tantangan seperti apa yang akan kami hadapi. Mereka adalah lawan yang bagus. Namun, kami juga tahu siapa diri kami. Kami adalah tim yang kuat. Kami memiliki beberapa pemain yang sangat berpengalaman," katanya.

    Ia menambahkan, kekuatan utama Indonesia terletak pada kebersamaan dan pemahaman setiap pemain terhadap perannya di dalam tim.

    "Api semangat itu sudah kami nyalakan. Sementara ketenangan berasal dari komitmen terhadap pendekatan kolektif. Kami telah membangun persatuan di dalam tim sehingga setiap pemain memahami perannya. Itulah makna ketenangan bagi kami, yaitu komitmen dan kepercayaan bahwa kami memiliki kemampuan untuk melakukan ini," ujar Herdman.

    Piala AFF Jadi Batu Loncatan Menuju Target Besar

    Selain memburu tiket semifinal, Herdman menegaskan Piala AFF 2026 juga menjadi bagian dari proses membangun tim menuju target yang lebih besar, yakni membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.

    Turnamen ini dimanfaatkan untuk memberi kesempatan kepada pemain-pemain dari kompetisi domestik membuktikan kualitas mereka agar bisa bersaing memperebutkan tempat di skuad utama yang dipersiapkan menghadapi Piala Asia 2027 dan Kualifikasi Piala Dunia 2030.

    "Kami sudah bersama selama sekitar 33 hari. Selama periode itu kami membangun rasa persaudaraan, membentuk identitas taktik, dan memperkuat kebersamaan. Karena itu, turnamen ini menjadi ajang untuk menguji para pemain domestik Indonesia. Itulah tujuan utamanya," kata Herdman.

    Meski demikian, ia menegaskan target jangka panjang tidak mengurangi ambisi Indonesia meraih trofi Piala AFF pertama sepanjang sejarah.

    "Di balik semua itu, tentu ada impian yang lebih besar, yaitu mempersembahkan trofi pertama bagi Indonesia dan menjadi generasi pertama yang mampu melakukannya," ujarnya.

    Saat ini Indonesia berada di peringkat ketiga Grup A dengan enam poin, terpaut satu angka dari Singapura dan Vietnam yang sama-sama mengoleksi tujuh poin. Karena itu, duel di Stadion Jalan Besar menjadi laga penentuan bagi Garuda.

    "Jika kami gagal mencapainya, itu akan sangat menyakitkan. Karena kesempatan seperti ini, ketika sudah terlewat, belum tentu akan datang lagi. Itulah mengapa saya mengatakan bahwa Indonesia adalah tim yang sedang terluka, tetapi juga sangat lapar. Besok kami tidak akan main-main," tegas Herdman. (*)

    Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
    Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
    Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

    Komentar
    Additional JS