Sosial Media
Arena Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bali United Berita Featured Jay Herdman John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Jay ke Bali United, John Herdman Ambil Risiko Bawa Anaknya Masuk ke Ekosistem Proyek Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas
  • Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:58 WIB

    Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman, sedang foto bersama dengan keluarganya (termasuk anaknya Jay Herdman) seusai sesi jumpa pers di Jakarta, Selasa (13/1/2026) siang.Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman, sedang foto bersama dengan keluarganya (termasuk anaknya Jay Herdman) seusai sesi jumpa pers di Jakarta, Selasa (13/1/2026) siang. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali beranggapan John Herdman mengambil risiko saat membawa putranya, Jay Herdman masuk ke ekosistem proyek yang jadi pekerjannya, timnas Indonesia.

    Jay Herdman menjadi pemain asing baru yang bergabung Bali United untuk Super League 2026-2027.

    Pengamat sepak bola, Akmal Marhali menilai keputusan tersebut tak lepas dari dukungan pelatih timnas Indonesia, John Herdman yang merupakan ayah Jay.

    Karier Jay Herdman memang tak bisa dipisahkan dari sang ayah.

    Pemain 22 tahun itu lahir di Selandia Baru pada 20024 saat John Herdman menjadi pelatih tim muda di sana.

    Baca Juga: Srikandi Merdeka Cup 2026 - Urusan Cetak Gol Malaysia Ditopang Diaspora Amerika, Timnas Putri U-16 Indonesia Bertumpu 4 Pemain

    Pemain Bali United, Jay HerdmanPemain Bali United, Jay Herdman (Bali United)

    Kemudian Jay mengawali karier profesionalnya di Whitecaps Academy di Kanada dan Amerika Serikat saat John Herdman melatih timnas Kanada pada 2021.

    Selanjutya, Jay berkarier di Kanada dengan bergabung Vancouver FC dan Cavalry FC sebelum gabung Bali United.

    Menurut Akmal, hal ini menunjukkan John Herdman menjalani pekerjaannya yang tak terpisah dari keluarga.

    "Dari kacamata psikologis, John tengah memperlihatkan bahwa tak hanya dirinya yang berkomitmen untuk Indonesia,"  kata Akmal dilansir BolaSport.com dari Kompas.com.

    "Tapi keluarga yang juga dipindahkan ke Indonesia, bahkan sekarang anaknya disuruh bermain di Liga Indonesia,"

    "Ia ingin anaknya punya mental petarung," tambahnya.

    Di sisi lain, keputusan semacam ini juga memiliki risiko karena Jay Herdman sudah masuk ekosistem proyek yang jadi pekerjaan John Herdman (timnas Indonesia) karena ia bermain di Indonesia Super League.

    Baca Juga: Super League dan Championship Hampir Dimulai, PSM Makassar dan PSBS Biak Belum Bereskan Sanksi FIFa

    Jay Herdman saat menjalani debutnya bersama Bali United dalam laga melawan Persib Bandung, di Dewata Challenge Series 2026, Selasa (18/8/2026).Jay Herdman saat menjalani debutnya bersama Bali United dalam laga melawan Persib Bandung, di Dewata Challenge Series 2026, Selasa (18/8/2026). (DOC. DEWATA CHALLENGE SERIES 2026)

    Akmal beranggapan Jay juga akan berdampak dengan hasil apa pun yang diraih sang ayah untuk timnas Indonesia.

    "Artinya, jika proyeknya hancur, anaknya ikut merasakan hancurnya," kata Akmal.

    "Ini sinyal jaminan komitmen tertinggi diberikan oleh John bagi sepak bola Indonesia," tambahnya.

    Saat ini sorotan tajam mengarah ke John Herdman yang baru saja gagal membawa timnas Indonesia lolos fase gugur ASEAN Championship 2026.

    PSSI akan mengevaluasi John Herdman terkait kegagalan ini

    Namun PSSI masih mempercayakan John Herdman untuk memimpin timnas Indonesia di ajang terdekat, FIFA ASEAN Cup 2026 yang dimulai 24 September 2026.

    "Ya seperti biasa sebagaimana yang selalu dilakukan oleh Ketua Umum PSSI ketika timnas Indonesia berprestasi atau tidak," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.

    Baca Juga: Ditanya Kasus 7 Pemain Ilegal di Vietnam, Pelatih Anyar Timnas Malaysia Pilih Bungkam

    Akmal Marhali sedang memberikan keterangan kepada awak media dalam sesi jumpa pers Satgas Anti-Mafia Bola di Menara Danareksa, Gambir, Jakarta, Rabu (20/9/2023).Akmal Marhali sedang memberikan keterangan kepada awak media dalam sesi jumpa pers Satgas Anti-Mafia Bola di Menara Danareksa, Gambir, Jakarta, Rabu (20/9/2023). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    "Akan ada evaluasi dari semua event yang dilakukan termasuk kegagalan di AFF kemarin," tambahnya.

    Komentar
    Additional JS