Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Bola Voli Featured SEA V Cup Spesial Voli

    Hasil SEA V Cup 2026 - Dramatis Medi Yoku dkk Balikkan Keadaan dalam 4 Set, Indonesia Gebuk Filipina - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Voli
  • Minggu, 2 Agustus 2026 | 18:09 WIB

    Timnas voli putri Indonesia menghadapi Thailand pada SEA V Cup 2026 di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Jumat, 31 Juli 2026. (SAVA)

    BOLASPORT.COM - Timnas voli putri Indonesia berhasil memetik hasil manis pada laga terakhir leg 1 ajang SEA V Cup 2026 melawan Filipina.

    Laga terakhir leg 1 SEA V Cup 2026 dituntaskan dengan baik oleh Tim Merah Putih pada hari ini, Minggu (2/8/2026).

    Tampil di Donh Anh Competition Hall, Hanoi, Vietnam, Indonesia menang dengan skor 3-1 (20-25, 25-19, 25-22, 25-16).

    Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan menduduki peringkat ketiga atau meraih medali perunggu untuk leg 1 SEA V Cup 2026.

    Jalan Indonesia sempat menemui kesulitan pada awal set pertama di mana Filipina mampu memberikan perlawanan sengit melalui Palomita.

    Sebuah spike dari Syelomitha berhasil menghadirkan satu poin untuk Tim Merah Putih guna menyamakan kedudukan.

    Tensi panas tersaji saat Indonesia dan Filipina beradu reli Panjang sebelum spike keras dari Medi Yoku membuat libero lawan, Jazareno mati Langkah.

    Memiliki keunggulan 2 poin, Indonesia harus rela terkejar lagi setelah gebukan Medi Yoku mampu diblok dengan baik oleh Nina Ytang.

    Variasi serangan melalui Chelsa Berliana berhasil membuat Indonesia memetik keunggulan di tengan perlawanan yang kian intens dari kubu seberang.

    Baca Juga: Jadwal SEA V Cup 2026 - Start 16.00 WIB, Kekalahan dari Vietnam Jadi Evaluasi Hadapi Filipina

    Keunggulan 2 poin kembali didapatkan tim besutan Marcos Sugiyama itu melalui bloking yang baik dari Medi Yoku.

    Tim besutan Takayuki Minowa itu tampil kian agresif untuk melancarkan perlawanan tetapi Indonesia masih bisa bertahan dan memaksa mereka menjalani reli panjang.

    Keuntungan didapatkan Indonesia untuk berjarak 2 poin lagi setelah Laure Ejiya melakukan kesalahan dalam bloking dan mengakhiri adu reli yang sengit itu.

    Memanfaatkan beberapa pukulan Indonesia yang tidak akurat, Filipina berbalik unggul dan menjaga momentum itu hingga masa-masa akhir set pertama sebelum menang 25-20.

    Set kedua berjalan, bloking dari Chelsa membawa Indonesia mencatatkan keunggulan terlebih dulu.

    Chelsa kembali menunjukkan levelnya melalui bloking untuk menghentikan upaya dari Belen Mhicaela.

    Servis error dari Chelsa harus dibayar mahal di mana kini Indonesia hanya terpaut 1 angka saja usai memberikan keuntungan cuma-cuma untuk lawan.

    Ancaman kian intens setelah Palomata melontarkan spike-spike yang terukur untuk membongkar pertahanan Medi Yoku dkk.

    Permainan mulai goyah saat kesalahan demi kesalahan dalam hal receive membuat Filipina bangkit dan nyaris menyamakan kedudukan.

    Meski mendapatkan tekanan, tim Garuda tampak lebih segar dari pola penyerangan mereka menyusul keberhasilan Namira Maradanti menyumbang poin.

    Meski jatuh bangun, Arsela Nuari Purnama dkk masih mampu menjaga keunggulannya hingga masa-masa krusial set kedua sebelum menutup perlawanan Filipina 25-19 melalui gebukan Medi Yoku.

    Bloking dari Arsela membuka keunggulan Indonesia pada set ketiga drama reli panjang tersaji.

    Koordinasi permainan yang kurang baik sempat menghadirkan keuntungan bagi Filipina untuk memangkas ketertinggalan dengan signifikan.

    Masuknya Alba Marionne Angelique kian mempertaham daya gedor Filipina untuk akhirnya sukses berbalik unggul.

    Hingga meamasuki masa-masa genting set ketiga, kedua tim tersebut masih cukup intens untuk menghadirkan serangan yang mumpuni dan bergantian mencetak poin.

    Usai melakukan technical time out karena kehilangan 2 poin beruntun, spike dari Medi Yoku membuat Indonesia mendapat set point pertamanya.

    Ytang memimpin perlawanan Filipina yang belum tuntas sebelum Indonesia merebut set ketiga dengan skor 25-22.

    Menginjak set keempat, Filipina mengambil inisiatif lebih dulu dengan membuka keunggulan melalui spike dari Sharma.

    Dimotori oleh Medi Yoku hingga Ersandrina Devega, Indonesia terus menempel ketat perolehan poin Filipina.

    Tak hanya soal seranagn, kedua tim itu juga memamerkan aksi-aksi bloking yang akurat dari para pemainnnya.

    Perlahan-lahan, upaya dari Medi Yoku dan para pemain lainnya berhasil membuat jarak dengan keungulan hingga 7 poin.

    Spike dari Belen yang meluncur keluar lapangan membuat Indonesia meraih match point pertama mereka sebelum bloking dari Chelsa mengakhiri laga 25-16.

    Komentar
    Additional JS