Hasil Kejuaraan Dunia 2026 - Ana/Meilysa dan Rachel/Febi Tersungkur, Indonesia Remuk di Ganda Putri - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 21 Agustus 2026 | 14:24 WIB
Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, pada babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Kamis (20/8/2026). (PBSI)
BOLASPORT.COM - Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil lagi untuk babak semifinal ganda putri dalam ajang Kejuaraan Dunia 2026 usai amunisi yang tampil hari ini dikalahkan lawan.
Adalah Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang menyudahi perempat final Kejuaraan Dunia 2026 hari ini, Jumat (21/8/2026) dengan hasil pahit.
Bertempat di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Ana/Tiwi kandas di tangan wakil Korea Selatan sekaligus unggulan ketiga Baek Ha-na/Lee So-hee 11-21, 11-21.
Sedangkan Rachel/Febi, mereka gagal ke semifinal usai dikalahkan pasangan China Li Yi Jing/Luo Xu Min dua gim langsung 13-21, 14-21.
Sempat mengimbangi 1 kali pada awal gim pertama, Ana/Meilysa kesulitan mengimbangi permainan Baek/Lee yang cukup efektif.
Ganda putri peringkat ketiga dunia tersebut tidak memberikan ruang kepada Ana/Meilysa untuk mengembangkan permainannya.
Memanfaatkan kesalahan beruntun dari Ana/Meilysa, Baek/Lee berhasil mengamankan 7 poin beruntun sebelum merebut interval pertama dengan skor 11-3.
Usai jeda, Baek/Lee langsung menggempur pertahanan ganda putri peringkat ke-13 dunia tersebut untuk menjauh dan menambah keunggulan.
Momentum perlawanan sempat ditunjukkan oleh Ana/Meilysa meski tidak bertahan lama karena Baek/Lee lebih mendominasi jalannya laga.
Situasi tidak membaik bagi Ana/Meilysa yang akhirnya harus menyerah pada gim pertama dengan skor 11-21.
Gim kedua berjalan, Ana/Meilysa mendapatkan momentumnya lebih dulu dengan meraih dua poin secara beruntun.
Akan tetapi, momen itu gagal dipertahankan Ana/Meilysa yang Kembali harus kewalahan dalam membendung tekanan wakil Korea Selatan itu.
Usai kecolongan 5 angka beruntun, geliat perlawanan ditunjukkan Ana/Meilysa yang membuat kedudukan imbang untuk kedua kalinya.
Alih-alih bangkit, Ana/Meilysa justru tidak berdaya menghadapi Baek/Lee yang menjauh dan merebut interval gim kedua dengan skor 11-6.
Usai jeda, Baek/Lee kian percaya diri dalam menunjukkan tekanan terbaiknya dan tanpa kesulitan berarti menutup perlawanan Ana/Meilysa 21-11.
Hal yang tidak jauh berbeda juga ditunjukkan oleh Rachel/Febi di mana mereka kesulitan membendung lawan yang memiliki ranking lebih tinggi.
Pasangan peringkat ke-12 dunia tersebut langsung dipaksa untuk kehilangan 6 poin beruntun oleh Li/Luo.
Hingga pertandingan memasuki masa krusial gim pertama, Rachel/Febi bahkan tidak bisa mengejar poin ganda putri peringkat ke-8 dunia itu.
Alhasil, laga gim pertama harus berakhir dengan kekalahan Rchel/Febi dengan skor 13-21.
Menginjak gim kedua, geliat perlawanan Rachel/Febi lebih terlihat meski harus tertinggal lebih dulu dari Li/Luo dengan Jarak 3 poin.
Pasangan Indonesia tersebut memberikan perlawanan sengit untuk memaksa Li/Luo berbagi angka hingga 4 kali.
Akan tetapi, perlawanan itu belum berbuah manis karena Rachel/Febi harus kalah tipis pada interval kedua dengan skor 10-11.
Selepas jeda, grafik perlawanan Rachel/Febi mulai menurun di mana hal ini memberikan keuntungan bagi Li/Luo untuk menjauh.
Dengan permainan yang cenderung lambat, wakil China itu sulit dibendung sebelum merebut gim kedua dengan skor 21-14.