Hasil Kejuaraan Dunia 2026 - 1 Gim Faza/Aisyah Bikin Pusing Juara Indonesia Open, Sayangnya Wakil Ganda Campuran Tinggal 1 - Semua Halaman - Bolasport
.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:52 WIB
Ganda campuran Indonesia, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, saat berlaga pada babak pertama Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu, 7 Januari 2026. (BADMINTON INDONESIA)
BOLASPORT.COM - Peluang ganda campuran Indonesia telah menipis di babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2026. Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata urung membuat kejutan untuk menyusul Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.
Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata disingkirkan Mathias Christiansen/Alexandra Boje, jawara Denmark, dalam babak 32 besar Kejuaraan Dunia 2026.
Perlawanan pasangan muda yang sempat hiatus saat sedang panas berakhir anti-klimaks dalam laga pada Rabu (19/8/2026) Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India.
Faza/Aisyah tampil baik pada gim pertama. Dalam persaingan yang sengit dengan kejar-kejaran angka, mereka mampu mencetak poin-poin krusial lewat penempatan yang cermat.
Permainan menekan yang diperagakan Christianen/Boje yang merupakan juara Indonesia Open pun kurang berdampak.
Faza/Aisyah benar-benar sulit untuk dimatikan. Pasangan yang tahun lalu memenangkan empat ajang Super 100 ini membalikkan keadaan dari 11-14 menjadi unggul hingga 17-15.
Masalah sempat muncul saat Aisyah meminta perawatan pada lutut kanan setelah aksi menjatuhkan badan untuk menyelamatkan angka.
Gim pertama diamankan Faza/Aisyah walau poin sempat tersusul di 17-17 dan 18-18. Antisipasi Christiansen yang membentur net mengubah skor menjadi 21-19.
Sayangnya, dari sana kendali permainan benar-benar dipegang oleh Christiansen/Boje. Permainan cepat dan agresif dari unggulan ketiga secara perlahan melumpuhkan Faza/Aisyah.
Gim kedua dan gim ketiga pun berakhir dengan pembantaian.
Smes keras Christiansen, yang bisa berbahasa Indonesia, mengakhiri pertandingan dengan skor 19-21, 21-9, 21-10.
Dengan ini hanya Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, ganda campuran Indonesia yang berhasil lolos ke babak ketiga alias 16 besar.
Amri/Nita lolos setelah mendapatkan bye di babak pertama dan menang 21-14, 21-10 atas Emre Sonmez/Yasemen Bektas (Turki) di babak kedua.
Pasangan berperingkat 20 dunia itu diuntungkan karena dipromosikan ke slot unggulan dalam revisi bagan pertandingan pasca-mundurnya sejumlah kontestan.
"Ada sekitar 3 hari sebelum match pertama tadi, cukup bagi kami untuk menyiapkan semuanya. Dari recovery, penyesuaian hingga pemngembalian fokusnya," ucap Amri melalui PBSI.
"Ini Kejuaraan Dunia pertama kami. Tidak semua orang bisa dapat (kesempatan ini) jadi kami bertekad untuk memaksimalkan.
"Mudah-mudahan hasilnya maksimal, mudah-mudahan bisa bawa medali. Itu target kami," harap pemain jebolan PB Jaya Raya itu.
Sementara itu ganda campuran Indonesia lainnya tumbang dalam tantangan menghadapi para unggulan di babak kedua ini.
Bimo Prasetyo/Aryla Nabila Thesya Munggaran takluk di tangan Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara, wakil Jepang yang juga unggulan ke-13 dengan skor 13-21, 16-21.
"Dari cara bermain, pola permainan kami merasa kami bisa mengimbangi tapi kami masih perlu konsisten di pikiran dan mentalnya," ucap Bimo.
Theysa menambahkan, "Banyak pelajaran yang bisa kami ambil. Dari cara mainnya, fokusnya, bagaimana mengatasi poin-poin kritis, bagaimana cara mempertahankan keunggulan."
"Kami juga harus menambah kekuatan tangan."
Baca Juga: Hasil Kejuaraan Dunia 2026 - Alwi Farhan Masih Meyakinkan, Libas Wakil Eropa untuk Tiket 16 Besar
Sementara itu, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja yang merupakan kombinasi pemain berpengalaman kalah tipis setelah menang telak pada gim pertama.
Rehan/Gloria kehilangan momentum saat melawan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan (Taiwan), unggulan ke-9. Skor akhirnya 21-9, 18-21, 19-21. Nyaris.
"Saya lebih menyayangkan di gim kedua," ucap Gloria.
"Setelah tertinggal jauh kami bisa mendekat, sayang di poin terakhirnya kurang baik padahal ada kesempatan. Mungkin karena ngejarnya terlalu jauh juga."
Rehan/Gloria terus tertinggal dalam poin. Namun, peluang untuk mengubah situasi terlihat saat mereka menipiskan selisih angka dari 5-11, 11-16, lalu 17-19.
"Di gim ketiga mereka sudah mulai enak mainnya, sudah in jadi kami terburu-buru untuk menghasilkan poin."
"Kami juga sering lupa untuk tidak mengarahkan bola ke Ye Hong Wei karena dia cukup spesial," imbuh Gloria.
Hawa revans sudah terasa. Pasalnya, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan akan menjadi lawan Amri/Nita di babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026.