Hasil ASEAN Championship 2026 - Thailand Sapu Bersih Fase Grup usai Hajar Myanmar, Tantang Penakluk Timnas Indonesia di Semifinal - Semua Halaman - Bolasport
BOLASPORT.COM - Thailand berhasil hajar Myanmar 2-0 dalam laga terakhir Grup B ASEAN Championship 2026, di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (8/8/2026).
Thailand sukses meraih kemenangan lewat dua gol penalti yang dicetak Worachit Kanitsribampen pada menit ke-11 dan Jehhanafee Mamah 52'.
Hasil ini membuat Thailand berhasil memimpin puncak klasemen dengan poin sempurna yakni 12 poin, dan ia akan didampingi Malaysia yang jadi runner-up grup B.
Dengan hasil ini, Thailand dipastikan akan menghadapi tim yang menyingkirkan Timnas Indonesia yakni Singapura di babak semifinal ASEAN CHampionship 2026.
Jalannya Pertandingan
Thailand yang tampil sebagai tim tuan rumah mencoba untuk melakukan serangan lebih dulu ke pertahanan Myanmar.
Namun, mereka cukup kesulitan untuk bisa membobol gawang Myanmar yang mencoba tampil menekan sejak awal.
Myanmar sejatinya mencoba memberi ancaman ke pertahanan Thailand pada menit ke-5, tetapi mereka belum mampu membuat ancaman berarti karena bola masih mampu direbut par apemain Gajarh Perang.
Saat Thailand mencoba melakukan serangan cepat, pemain Myanmar justru melakukan kesalahan di kotak penalti sendiri dengan terlihat handsball, sehingga wasit asal Jepang pun langsung menunjuk titik putih.
Meski sempat di cek VAR, tetapi wasit tetap memutuskan pemain Myanmar handsball, sehingga Thailand mendapat peluang emas pertama pada menit ke-8.
Peluang ini dimanfaatkan dengan apik Worachit Kanitsribampen yang menjadi eksekutor, sehingga tendangannya pun langsung bersarang ke gawang.
Untuk itu, Thailand sukses memimpin dalam laga ini 1-0 pada menit ke-11, dan mereka langsung lebih percya diri mengempur pertahanan tim lawan.
Namun, kebobolan membuat Myanmar tak tinggal diam, sehingga mereka terus menekan dan pada menit ke-17 pun mereka mendapatkan tendangan pojok ketiga.
Myanmar mencoba menyamakan kedudukan bahkan hingga menit ke-29, mereka terus melakukan serangan dan peluang tendangan bebas didapatkan.
Akan tetapi, mereka cukup kesulitan membongkar pertahanan rapat Thailand, sehingga belum juga ada perubahan skor hingga memasuki menit ke-30.
Anthony Hudson dalam laga ini melakukan perubahan, ia bahkan mencadangkan setidaknya sebanyak tujuh pemain utamanya di bangku cadangan.
Untuk itu, dalam laga ini perbedaannya cukup terlihat, karena mereka terus digempur pertahanannya dengan para pemain Myanmar.
Bahkan hingga memasuki menit ke-40, pemain Myanmar beberapa kali memberi ancaman, meski tak dipungkiri pertahanan Thailand cukup kokoh.
Thailand memang beberapa kali mencoba menekan dan mengancam gawang Myanmar melalui tendangan Worachit hingga Otton, tetapi tak juga ada gol.
Justru pada tamabahan waktu dua menit diberikan, Myanmar mendapat peluang emas melalui tendangan Lwin Moe Aung.
Namun, tendangan keras dari Lwin Moe Aung itu masih membentur mistar gawang, sehingga Myanmar belum juga mampu mencetak gol dalam babak pertama ini.
Babak Kedua
Baru memasuki babak kedua, Thailand mendapat peluang emas saat melakukan serangan cepat melalui Worachit pada menit ke-47.
Dalam laga ini, pemain Myanmar terlihat handsball saat Worachit mencoba melakukan tendangan ke arah gawang, sehingga wasit langsung menunjuk titik putih.
Setelah dilakukan cek VAR, Soe Moe Kyaw terlihat menahan bola dengan tangan kirinya, sehingga wasit langsung memberikan hadiah penalti kepada tim berjuluk Gajah Perang tersebut.
Jehhanafee Mamah yang menjadi eksekutor pun dengan percaya diri melakukan tendangan keras ke sisi kanan atas gawang, sehingga skor pun berubah menjadi 2-0.
Pasalnya, tendangan keras Jehhanafee Mamah tak mampu dihalau, sehingga Thailand memimpin 2-0 melalui dua gol penalti hingga saat ini.
Myanmar sebenarnya belum menyerah, karena mereka mencoba mengempur pertahanan Thailand, tetapi hingga memasuki menit ke-63 belum juga ada peluang yang mampu dikonversikan menjadi gol.
Bahkan pada menit ke-65, Myanmar mendapat peluang kembali melalui tendangan keras Win Naing Tun, tetapi tendangannya masih membentur mistar gawang, sehingga belum juga ada gol yang mampu disarangkan tim asuhan Jorn Andersen tersebut.
Myanmar hingga memasuki menit ke-81 sebenarnya berusaha untuk bisa mencetak gol, tetapi mereka masih tak mampu mengetarkan gawang Thailand meski mereka tampil mendominasi permainan.
Myanmar yang frustasi menghadapi Thailand justru melakukan kesalahan tak penting, karena saat diserang tim tuan rumah mereka justru terlihat melanggar Yooyen.
Pelanggaran di kotak penalti itu membuat wasit Yusuke harus melakukan cek VAR, tetapi setelah dicek, dinyatakan tak bersalah sehingga belum ada tambahan gol hingga memasuki menit ke-89.
Tambahan waktu delapan menit diberikan, tetapi tak juga ada gol, sehingga laga ini dimenangkan oleh Thailand 2-0.
Thailand Vs Myanmar 2-0 (Worachit Kanitsribampen 11' (P), Jehhanafee Mamah 52'(P))
Thailand (4-4-2): 1-K. Phatomakkakul; 13-O. Thiangkham, 3-P. Hemviboon, 4-P. Hemviboon, 15-N. Weerawatnodom; 10-Worachit Kanitsribampen, 21-C. Otton, 6-S. Yooyen, 17-P. Autra; 11-C. Saelao, 18-J. Mamah
Cadangan: 19-P. A-nan, 20-C. Bootprom, 9-Y. Burapha, 12-W. Choolthong, 24-W. Jarunongkran, 7-K. Khamyok, 8-T. Limwanasathian, 23-K. Pipatnadda, 14-T. Poeiphimai, 16-A. Promrak, 5-S. Ratree, 2-N. Sayriya
Pelatih: Anthony Hudson
Myanmar (4-3-3): 23-Zin Nyi Nyi Aung; 3-Hein Zeyar Lin, 25-Myat Phone Khant, 4-Soe Moe Kyaw, 15-Zwe Khant Min; 20-Myat Kaung Khant, 6-Kyaw Min Oo, 8-Wai Lin Aung, 10-Win Naing Tun, 9-Than Paing, 7-Lwin Moe Aung
Cadangan: 14-Aung Myo Khant, 19-Hein Htet Aung, 2-Hein Phyo Win, 13-Khun Kyaw Zin Hein, 12-Min Maw Oo, 17-Nay Lin Htet, 18-Phyo Pyae Sone, 1-Sann Satt Naing, 24-Saw Myo Zaw, 16-Shine Wunna Aung, 21-Ye Yint Aung, 22-Zaw Win Thein
Pelatih: Jorn Andersen