Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Erick Thohir Featured Spesial

    Erick Thohir Sambut RI Jadi Destinasi Pramusim Favorit Klub Internasional - detik

    3 min read

     



    Jakarta -

    Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir menyambut gembira semakin banyak klub sepakbola internasional yang memilih Indonesia sebagai lokasi pertandingan pramusim. Menurut Erick, tren tersebut merupakan sinyal positif atmosfer sepakbola dan industri olahraga Indonesia semakin mendapat pengakuan dunia.

    Sekaligus peluang untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event olahraga di Tanah Air, dan memperluas kolaborasi internasional untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri olahraga di kawasan Asia. Sepanjang Agustus 2026, masyarakat Indonesia disuguhi tiga pertandingan pramusim internasional yang menghadirkan klub-klub ternama dunia.

    Diawali pada 1 Agustus lalu, ketika klub Liga Inggris Aston Villa menghadapi Indonesia All-Stars dalam laga yang berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari para pencinta sepak bola nasional, bukti besarnya gairah sepakbola di Tanah Air. Selanjutnya, pada Sabtu, 8 Agustus mendatang, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan menjadi panggung pertemuan dua raksasa Eropa, Chelsea dan AC Milan.

    Dipilihnya Indonesia sebagai lokasi uji coba pramusim kedua klub elite tersebut menjadi bukti bahwa ekosistem industri sepak bola nasional semakin dipercaya oleh komunitas sepakbola internasional.

    Rangkaian laga internasional itu akan berlanjut pada 29 Agustus mendatang saat klub Liga Australia, Brisbane Roar, dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS). Pertandingan tersebut juga akan menjadi bagian dari peluncuran resmi tim dan jersey Persija untuk menghadapi musim kompetisi yang baru.

    Erick menilai kehadiran klub-klub internasional tersebut membawa dampak positif yang jauh melampaui pertandingan di atas lapangan. Aktivitas ini turut menggerakkan industri olahraga nasional, mulai dari promotor penyelenggara, sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga menciptakan pengalaman berkelas dunia bagi para pencinta sepakbola Indonesia.

    "Pemerintah menyambut baik dengan semakin banyaknya klub-klub sepak bola dunia yang memilih Indonesia sebagai tempat menjalani pramusim. Saya senang Aston Villa telah lebih dahulu menghadirkan pertandingan yang berlangsung sangat baik dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat," ujar Erick, dalam keterangan tertulis, Jumat (7/8/2026).

    "Besok kita akan menyaksikan Chelsea menghadapi AC Milan, lalu di akhir bulan Brisbane Roar bertemu Persija Jakarta. Ini menunjukkan Indonesia semakin diperhitungkan sebagai tuan rumah event sepakbola internasional," sambungnya.

    Erick menegaskan Kemenpora akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai promotor yang ingin menghadirkan pertandingan-pertandingan internasional di Indonesia sebagai bagian dari penguatan industri olahraga nasional.

    "Kemenpora akan terus mendukung apabila ada promotor yang ingin menghadirkan pertandingan-pertandingan seperti ini. Pemerintah juga memberikan kebebasan ruang agar para promotor dapat menjalankan kreativitas dengan baik demi menyuguhkan pertandingan berkelas dan menghibur bagi masyarakat," kata Erick.

    "Semakin banyak event internasional digelar di Indonesia, semakin besar pula dampak ekonomi dan manfaat yang dirasakan oleh ekosistem olahraga nasional," lanjutnya.

    Erick juga mengapresiasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang tetap memberikan ruang bagi terselenggaranya berbagai pertandingan internasional antarklub, sembari tetap menjalankan fokus utama dalam membangun prestasi Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

    "Saya juga mengapresiasi PSSI yang terus fokus membangun dan mempersiapkan Tim Nasional melalui berbagai agenda internasional. Di sisi lain, PSSI juga tidak membatasi inisiatif promotor untuk menghadirkan pertandingan-pertandingan antarklub internasional seperti ini," kata Erick.

    "Sinergi inilah yang penting, di mana pembinaan prestasi berjalan beriringan dengan pertumbuhan industri sepakbola Indonesia," pungkasnya.

    (akn/ega)

    Komentar
    Additional JS