Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home ASEAN Championship ASEAN Cup Berita Featured Piala AFF Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Singapura

    Disinggung Sejarah Timnas Indonesia di ASEAN Championship, John Herdman Beri Peringatan Keras Jelang Hadapi Singapura - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read



    BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan misi skuad Garuda tak main-main di ajang ASEAN Championship 2026. Ia menyebut semua pemain ingin jadi pionir buat bawa tim mengangkat gelar untuk pertama kalinya.

    Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga terakhir Grup A ASEAN Championship 2026, di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (6/8/2026).

    Pertandingan ini akan menjadi laga hidup mati buat skuad Garuda apabila ingin lolos ke babak semifinal ASEAN Championship 2026.

    Tim Merah Putih saat ini menempati posisi ketiga klasemen dengan mengemas enam poin, sehingga mereka wajib menang apabila ingin lolos ke babak selanjutnya.

    Apalagi Thom Haye dan kawan-kawan datang ke turnamen ini dengan sebuah beban sejarah yang besar, yakni enam kali menembus partai final tanpa sekalipun meraih gelar juara.

    Baca Juga: Striker Singapura Emosional Bertemu Timnas Indonesia karena Punya Darah Pacitan dan Sempat Tinggal di Purwakarta

    Status spesialis runner-up selalu diungkit setiap skuad Garuda akan berlaga di turnamen dua tahunan ini.

    Untuk itu, ini menjadi bahan bakar utama buat John herdman untuk mengukir sejarah bagi sepak bola Tanah Air.

    Walaupun ia menegaskan bahwa ia melihat turnamen ini sebagai langkah awal dari visi raksasa menuju Piala Dunia 2030.

    "Ya, maksud saya, jika dilihat dari sudut pandang pelatih, Piala Dunia 2030 adalah tujuan utama negara ini. Jika kita menelusurinya mundur dari titik itu, ada Piala Asia 2027," ujar John Herdman kepada awak media jelang lawan Singapura, Kamis (6/8/2026).

    "Lalu ada turnamen FIFA ASEAN yang akan datang, serta ASEAN Championship ini. Semua ini adalah langkah-langkah yang membantu kami membangun pemahaman tentang sepak bola turnamen," ucapnya.

    "Sepak bola turnamen sangat berbeda dengan sekadar tampil dalam laga persahabatan FIFA. Anda harus mempelajari seluk-beluk turnamen yang berlangsung dalam jangka waktu cukup lama."

    "Kami sudah bersama selama 33 hari bekerja, membangun ikatan persaudaraan, dan membentuk identitas taktis kami."

    Dalam kesempatan ini, John Herdman menegaskan bahwa sejak awal ASEAN Championship 2026 ini memang menjadi panggung ujian bagi pada pemain yang bermain di Super League.

    Ia ingin melihat sejauh mana determinasi para pemain lokal memperebutkan tempat di skuad utama menuju kualifikasi Piala Dunia mendatang.

    "Jadi, kompetisi ini bertujuan untuk menguji para pemain domestik Indonesia. Itulah intinya," kata John Herdman.
    "Kehadiran saya di tim ini adalah untuk memberikan kesempatan bagi setiap pemain domestik Indonesia untuk memperjuangkan posisi mereka demi AFC dan Piala Dunia 2030, serta menunjukkan kemampuan mereka kepada saya selaku pelatih baik sebagai pemimpin, pemain, maupun sebagai satu kesatuan tim."

    Namun, dengan catatan sejarah tersebut John Herdman bersama para pemain pun memiliki tekad tinggi untuk bisa mengakhiri kutukan di ASEAN Championship ini.

    Pelatih asal Inggris ini pun menegaskan bahwa kali ini skuad Garuda datang dengan mengusung misi besar bukan hanya sekedar lolos fase grup.

    Sejak awal semua tim bertekad menghapus dahaga gelar juara dalam sejarah panjang skuad Garuda di ASEAN Championship ini.

    John Herdman berbicara blak-blakan mengenai visi jangka panjangnya bersama tim Merah Putih, bahwa ia sadar betul tim Merah Putih belum pernah membawa pulang trofi.

    Untuk itu, ia menegaskan bahwa semua orang saat ini ingin jadi orang pertama yang bisa memutus kutukan tersebut dan mengangkat trofi nantinya.

    "Namun, yang paling mendasar adalah ambisi untuk mengangkat trofi pertama bagi negara ini dan menjadi sosok-sosok pertama yang mencapainya. Anda tentu paham besarnya hasrat, motivasi, dan energi di balik itu semua," tegas John Herdman.

    "Maksud saya, itulah alasan kami berjuang untuk menjadi pelopor," ungkapnya.

    "Hal itu sudah menjadi bagian dari semangat kami sebagai sebuah tim sejak awal kami terbentuk."

    Baca Juga: Prediksi Singapura Vs Timnas Indonesia - Laga Hidup Mati, Mampukah Skuad Garuda Bangkit?

    Herdman juga memberikan peringatan kepada lawan-lawannya bahwa Indonesia tidak akan memberikan celah sedikit pun.

    Rasa sakit akibat kegagalan di masa lalu telah diubah menjadi energi yang meledak-ledak.

    "Kami tahu apa tujuan kami di sini. Kami tidak main-main, kami paham betul misi kami. Dan jika kami gagal, rasanya akan sangat menyakitkan," jelas John Herdman.

    Menurutnya, saat ini skuad Garuda masih memiliki kesempatan, sehingga apabila lepas begitu saja di depan mata, tentu saja itu akan sangat menyakitkan.

    Oleh karena itu, ia menegaskan saat ini yang pertama ia dan tim ingin bisa meraih tiga poin lawan Singapura.

    Apabila tim bisa meraih kemenangan, maka langkah menuju final akan semakin dekat, sehingga ia menegaskan tim Merah Putih tak main-main dalam laga hidup mati lawan Singapura ini.

    "Sebab, kesempatan seperti itu jika sudah lepas dari genggaman, tidak akan pernah datang lagi," ungkap John Herdman.

    "Itulah yang ingin saya sampaikan. Ini adalah tim Indonesia yang sedang terluka dan sangat berambisi, mereka tidak akan bermain-main besok," tuturnya.

    Komentar
    Additional JS