Dihujani Kritik Usai Timnas Indonesia Dihajar Vietnam, Rizky Ridho: Saya Terima Itu - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 4 Agustus 2026 | 06:20 WIB
Rizky Ridho (kiri) mengakui banyak melakukan kesalahan dan siap menerima kritik yang ditujukan kepadanya seusai Timnas Indonesia kalah dari Vietnam di laga ketiga Grup A ASEAN Championship 2026. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengakui bahwa ia memang banyak melakukan kesalahan saat melawan Vietnam. Untuk itu, ia menerima semua kritikan yang diberikan dan bertekad berbenah.
Timnas Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah dihajar Vietnam dengan skor 0-3 dalam laga ketiga Grup A ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026).
Kekalahan telak di kandang sendiri tak pelak membuat performa lini belakang Timnas Indonesia menjadi sorotan.
Rizky Ridho bahkan menjadi bulan-bulanan di media sosial karena melakukan kesalahan yang berujung gol buat Vietnam.
Baca Juga: Kim Sang-sik Bongkar Resep Buat Vietnam Bisa Bantai Vietnam
Ridho mendapatkan sorotan tajam dan sasaran kritik para penggemar setelah Tim Merah Putih tak berkutik dalam laga ini.
Menanggapi hal tersebut, pemain Persija Jakarta itu mengaku sangat terbuka dengan segala masukan dan kritik yang dialamatkan kepadanya.
“Tentunya mungkin itu hal normal di sepak bola karena ketika kita bermain jelek, pasti komentar datang juga,” ujar Rizky Ridho kepada awak media termasuk BolaSport.com usai pertandingan.
“Saya terima itu, saya akan terima kritik-kritik baik untuk saya sendiri,” ucapnya.
Namun, bek tangguh Skuad Garuda ini juga memberikan batasan tegas kepada pihak-pihak yang melontarkan kritik di luar batas profesionalitas.
“Ketika kritik itu sudah menjurus ke hal yang lain-lain, saya tidak akan peduli,” tegasnya.
“Jadi terima kasih masukannya, saya akan terima, saya tahu saya salah,” ucapnya.
Sebagai pemimpin di lapangan, Ridho tak ingin mencari pembenaran atas buruknya koordinasi lini belakang yang menyebabkan gawang Nadeo Argawinata kebobolan tiga kali.
Ia mengaku bahwa dalam kondisi kalah, segala kekurangan tim memang akan terlihat jauh lebih nyata.
“Untuk koordinasi, ya mungkin ketika kita kalah, semua terlihat celah-celahnya. Yang terpenting bagi saya adalah evaluasi lagi,” kata Rizky Ridho.
Menariknya, Ridho menegaskan bahwa tanggung jawab sebagai kapten bukan hanya dijalankan saat tim merayakan kemenangan, melainkan juga saat terpuruk.
“Saya akan bicara juga, bukan hanya dengan Jordi atau Nadeo, tetapi buat semua tim,” ungkap mantan pemain Persebaya Surabaya itu.
“Karena saya diberi tanggung jawab oleh pelatih sebagai kapten, bukan hanya ketika menang tetapi ketika kalah pun saya harus bertanggung jawab,” jelasnya.
Baca Juga: John Herdman Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Dihajar Vietnam
Kini Rizky Ridho memilih untuk segera bangkit dan mengalihkan fokus penuh untuk laga pamungkas grup.
Pasalnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga terakhir Grup A di Singapura pada 7 Agustus 2026.
Laga ini akan menjadi penentu buat Tim Merah Putih apakah akan berhasil melaju ke babak selanjutnya atau tidak.
Untuk itu, Rizky Ridho menegaskan tim akan mengalihkan fokusnya agar bisa meraih hasil maksimal.
“Saya akan move on untuk pertandingan Singapura agar ke depannya lebih baik lagi,” tuturnya.