Dalih Erick Thohir usai Timnas Indonesia Tersingkir dari ASEAN Championship 2026 - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 7 Agustus 2026 | 23:33 WIB
BOLASPORT.COM - Timnas Indonesia dipastikan tersingkir dari ASEAN Championship 2026. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi seusai hasil menyakitkan tersebut.
Timnas Indonesia harus mengubur mimpi untuk membawa pulang trofi seusai ditahan imbang Singapura 1-1 dalam laga terakhir Grup A ASEAN Championship, di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026).
Timnas Indonesia sejatinya memimpin lebih dulu melalui gol yang dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47,
Namun, Singapura berhasil menahan imbang melalui gol yang dicetak Ilhan Fandi pada menit ke-66.
Dengan hasil ini, skuad Garuda dipastikan gagal melaju ke semifinal, karena hanya mampu finis di posisi ketiga dengan mengemas tujuh poin.
Sementara itu, Singapura menemani Vietnam yang lolos ke semifinal ASEAN Championship 2026.
Untuk itu, Timnas Indonesia dipastikan gagal total di ajang dua tahunan ini, dan kali ini mereka tersingkir di penyisihan grup.
Alih-alih memberikan penjelasan mendalam mengenai penyebab kemerosotan performa tim Merah Putih, Erick Thohir justru menjanjikan evaluasi.
Melalui unggahan di media sosialnya, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tersebut mengapresiasi kerja keras pemain, namun langsung mengalihkan fokus ke turnamen mendatang.
"Terima kasih untuk seluruh pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia yang telah berjuang di ASEAN Championship 2026," ujar Erick Thohir sebagaimana dikutip BolaSport.com dari Instagram pribadinya, Jumat (7/8/2026).
Erick Thohir berdalih bahwa hasil minor di ASEAN Championship 2026 akan dijadikan bahan pembelajaran agar tim lebih siap menghadapi agenda internasional lainnya.
Ini karena skuad Garuda memang masih memiliki agenda ke depannya, salah satunya di FIFA ASEAN Cup 2026 yang direncanakan bergulir pada September dan Oktober mendatang.
Setelah Rizky Ridho dan kawan-kawan tak bisa apa-apa dalam ajang ini, ia mengatakan bahwa tim akan evaluasi agar lebih siap menatap laga selanjutnya.
"Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap untuk menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan," tuturnya.
Pernyataan siang menghadapi turnamen ke depan ini seolah menjadi dalih klasik di tengah kekecewaan suporter yang menuntut prestasi nyata saat ini, buan sekedar janji perbaikan di masa depan.
Padahal sejatinya publik sudah menaruh harapan besar pada ajang ingin mengingat komposisi skuad yang ada saat ini dianggap mumpuni.
Skuad Timnas Indonesia dalam ajang yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF ini dinilai sebagai skuad terbaik pada edisi kali ini.
Pasalnya, tim asuhan John Herdman ini diperkuat beberapa pemain keturunan dan pemain berkualitas yang bermain di Super League.
Ada pemain keturunan seperti Thom Haye, Ivar Jenner, Ragnar Oratmangoen, Shayne Pattynama, hingga Sandy Walsh.
Bahkan pemain-pemain lokal yang tak kalah mentereng seperti Rizky Ridho, Beckham Putra, hingga Dony Tri Pamungkas.
Namun, tim Merah Putih justru teringkir di ASEAN Championsgip 2026 setelah meraih dua kemenangan lawan Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0.
Kemudian dipermalukan Vietnam di kandang dengan skor telah 0-3.
Dan setelah itu menghadapi laga pamungkas justru berakhir imbang di kandang Singapura.
Dengan hasil ini, Timnas Indoensia pun harus mengubur mimpi dan lagi-lagi belum mampu berbuat apa-apa di ajang bergengsi se-Asia Tenggara ini.
Catatan terbaik Timnas Indonesia hingga saat ini masih menjadi enam kali sebagai runner-up di Piala AFF.