Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Campus League Badminton Featured Juara Spesial

    Campus League Badminton Season 1 Regional Semarang 2026 Sukses Digelar di Polytron Stadium UNDIP - UNDIP

    3 min read

     

    UNDIP, Semarang (30/8) – Rangkaian Badminton Campus League (BCL) Season 1 Regional Semarang resmi berakhir pada Sabtu, 29 Agustus 2026, setelah berlangsung selama 4 hari di Polytron Stadium Universitas Diponegoro (UNDIP). Sebagai tuan rumah seri pembuka kompetisi bulu tangkis antarkampus tersebut, UNDIP memandang penyelenggaraan Campus League sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan prestasi di luar kegiatan perkuliahan.

    Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNDIP, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., menilai kompetisi antarkampus seperti Campus League penting untuk memberikan wadah pengembangan mahasiswa di bidang olahraga.

    “Kegiatan seperti ini sangat penting dan produktif. Mahasiswa memiliki banyak waktu di luar kegiatan akademik, sehingga kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang bagi mereka untuk melakukan aktivitas yang produktif,” ujar Prof. Heru.

    Lebih lanjut, Prof. Heru menekankan bahwa prestasi olahraga dan pendidikan tidak seharusnya ditempatkan sebagai dua pilihan yang saling mengorbankan. Perguruan tinggi perlu mencari pola yang memungkinkan mahasiswa menjalani pendidikan dengan baik tanpa mengesampingkan pengembangan prestasi olahraganya.

    “Untuk menjadi atlet tidak harus mengorbankan akademiknya. Di satu sisi, mereka bisa mengikuti kuliah dengan baik, tetapi di sisi lain, olahraganya juga tidak terganggu. Kalau keduanya bisa dipadukan, tentu akan lebih baik,” jelasnya.

    Pandangan tersebut sejalan dengan tujuan Campus League dalam menyediakan ruang kompetisi bagi talenta bulu tangkis di tingkat perguruan tinggi. CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan kompetisi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi atlet yang tetap ingin mengembangkan kemampuan olahraga sekaligus melanjutkan pendidikan. “Kami ingin Campus League menjadi ajang bagi atlet untuk terus berkompetisi sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengejar akademik,” ungkapnya.

    Pada musim perdananya, BCL Regional Semarang diikuti oleh 149 student-athlete dari 17 perguruan tinggi yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Purwokerto, hingga Makassar. Kompetisi mempertandingkan nomor tunggal putri, tunggal putra, ganda putri, ganda putra, ganda campuran, 3v3, serta beregu.

    Pada akhir kompetisi, UII menjadi juara pada nomor tunggal putri dan beregu. Unsoed menempati posisi pertama tunggal putra, sementara UNS menjadi juara pada ganda putri, ganda putra, dan ganda campuran. Pada nomor 3v3, Unnes keluar sebagai juara.

    Sebagai tuan rumah, UNDIP menyambut positif keberlanjutan kegiatan serupa sebagai bagian dari ruang pengembangan prestasi mahasiswa, baik melalui olahraga maupun kegiatan nonakademik lainnya.

     “Kalau kegiatan semacam ini bisa berlangsung terus setiap tahun, kampus tentu akan mempersiapkan mahasiswanya sebaik-baiknya. Kami sangat terbuka dan mendukung kegiatan yang dapat mengisi aktivitas mahasiswa di luar perkuliahan dengan kegiatan-kegiatan produktif,” pungkas Prof. Heru. (Komunikasi Publik/UNDIP/Hng)

    Komentar
    Additional JS