Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home ASEAN Championship Berita Featured Justin Hubner Kim Sang-sik Piala AFF Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Bungkam Nyinyiran Justin Hubner, Kim Sang-sik Beri Jawaban Menohok usai Vietnam Permalukan Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas
  • Kamis, 6 Agustus 2026 | 17:14 WIB

    Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, memberi jawaban menohok soal nyinyiran Justin Hubner yang menyebut ASEAN Championship 2026 di luar agenda FIFA. Hal ini jadi sorotan setelah Timnas Indonesia kalah telak di Stadion Pakansari. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Tensi panas antara Timnas Indonesia dan Vietnam ternyata tidak berakhir di dalam lapangan. Kekalahan telak 0-3 Skuad Garuda di Stadion Pakansari pada laga ketiga Grup A ASEAN Championship 2026 justru memicu perang komentar di media sosial.

    Timnas Indonesia memang dipermalukan oleh Vietnam dengan menelan kekalahan telak di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026).

    Tim Merah Putih bahkan tak berkutik menghadapi tim berjulukan The Golden Star Warriors tersebut, karena dalam laga tersebut.

    Tim asuhan John Herdman hanya mampu melesatkan dua tembakan sepanjang laga, sehingga ini menjadi tamparan memalukan bagi tim Merah Putih.

    Namun, setelah pertandingan berakhir, ternyata drama tak berakhir di tengah lapangan hijau saja.

    Akan tetapi, perselisihan justru terlihat dari pemain Timnas Indonesia dan pemain Vietnam, dan semua ini bermula dari bek andalan tim Merah Putih Justin Hubner.

    Baca Juga: Juara ASEAN Championship Pakai Kalah di Grup? Timnas Indonesia Bisa Contoh Semua Kampiun

    Pemain Fortuna Sittard tersebut memang tak tampil dalam laga antara Timnas Indonesia Vs Vietnam, karena ia memang tak dilepas klubnya.

    Namun, pemain berusia 22 tahun tersebut yang menyaksikan permainan Timnas Indonesia tak bisa diam.

    Justin Hubner menyindir kemenangan Vietnam dengan mengingatkan kembali hasil Piala Dunia 2026 lalu saat The Golden Star Warriors dibuat takluk oleh Jay Idzes dan kawan-kawan.

    Justin Hubner mengklaim bahwa kemenangan Vietnam tersebut terjadi dalam turnamen di luar kalender resmi FIFA.

    Respons dari Justin Hubner itu membuat pemain naturalisasi Vietnam Do Hoang Hen membalas pesan singkat tersebut dengan mengatakan bek Timnas Indonesia tersebut banyak berbicara.

    Sementara striker naturalisasi Vietnam, Nguyen Xuan Son, menyindir balik soal nilai pasar pemain di laman Transfermarkt yang dianggapnya tak lagi akurat setelah Vietnam mendominasi Timnas Indonesia di Pakansari.

    Tak mau anak asuhnya terus terjebak dalam pusaran psywar, pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, akhirnya angkat bicara.

    Pelatih asal Korea Selatan tersebut memberikan pesan berkelas namun tegas.

    Ia menegaskan bahwa baginya tidak ada istilah turnamen kecil atau tidak penting saat sudah membawa nama negara.

    "Para penggemar dan media memiliki pandangnya masing-masing," ujar Kim Sang-sik sebagaimana dikutip BolaSport.com dari media Vietnam The Thao247, Kamis (6/8/2026).

    "Bagi saya, setiap pertandingan dan setiap turnamen itu penting," tegasnya.

    Kim Sang-sik menegaskan bahwa fokus utamanya bukan membalas sindiran, melainkan membuktikan kualitas di atas lapangan hijau.

    "Tujuan tim Vietnam selalu untuk meraih hasil terbaik. Kami akan bersiap dengan matang dan fokus pada setiap pertandingan dengan satu tujuan utama yaitu membantu tum untuk terus berkembang," kata Kim Sang-sik.

    Baca Juga: Mau Lolos ke Semifinal, Timnas Indonesia Wajib Mewaspadai Dua Senjata Andalan Singapura

    Senada dengan Kim Sang-sik, gelandang Vietnam Hai Long pun mengatakan bahwa ketika sorang pemain sudah memakai seragam nasional.

    Menurutnya, sudah seharusnya mereka memberikan penampilan yang terbaik agar meraih hasim maksimal di setiap laga dan di turnamen apapun.

    "Itu bergantung pada sudut pandang masing-masing. Media dan penggemar memiliki cara tersendiri dalam menilai berbagai hal," jelas Hai Long.

    "Namun, bagi saya, mengenakan seragam tim nasional Vietnam dan bermain demi kehormatan negara merupakan suatu kehormatan besar. Saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk menampilkan performa terbaik," tuturnya.

    Sementara itu, saat ini Vietnam memilih mengalihkan fokus melawan Kamboja dalam laga terakhir Grup A yang bergulir Jumat (7/8/2026).

    Begitu juga Timnas Indonesia yang akan menjalani laga hidup mati lawan Singapura di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada Jumat (7/8/2026).

    Kemenangan menjadi hal wajib didapatkan Timnas Indonesia apabila ingin bisa memastikan diri lolos ke semifinal ASEAN Championship 2026 nanti.

    Komentar
    Additional JS