Bobotoh Harus Tahu, Persib Vs Manila Digger Digelar Tanpa Penonton - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 21 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Thom Haye (kiri) sedang menguasai bola dan dibayangi Luciano Guaycochea (kanan) dalam laga babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 antara Persib Bandung versus Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/2/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Bobotoh perlu tahu laga Persib Bandung melawan Manila Digger digelar tanpa penonton.
Pertandingan play-off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027 itu digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8/2026), pukul 19.00 WIB.
Lantas apa yang menjadi penyebab laga Persib melawan wakil Filipina itu digelar tanpa penonton?
Alasannya karena Persib harus menjalani sanksi yang dijatuhkan AFC akibat sejumlah insiden dalam pertandingan melawan Ratchaburi FC musim lalu.
Pertandingan leg kedua babak 16 besar ACL 2 2025/2026 itu digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, 18 Februari 2026.
AFC mencatat ada sejumlah pelanggaran yang dilakukan suporter Persib, Bobotoh.
Beberapa di antaranya adalah penyalaan kembang api dan flare, pelemparan benda ke dalam lapangan, hingga kerusakan fasilitas stadion.
Baca Juga: Anak Irfan Bachdim Ingin Bela Timnas Putri Indonesia dan Idolai Neymar
Penonton juga dilaporkan melempar potongan kursi, botol plastik, kantong plastik berisi cairan, gelas plastik, sampah, dan sejumlah benda lainnya ke area lapangan.
Tidak berhenti di situ, AFC juga mencatat adanya tindakan kekerasan fisik serta ucapan kasar dan penghinaan yang ditujukan kepada tim lawan maupun ofisial pertandingan.
Situasi bahkan semakin panas setelah pertandingan berakhir.
Sejumlah individu masuk ke area lapangan dan kawasan di sekitar lapangan.
AFC kemudian menilai Persib gagal memenuhi kewajibannya dalam menjaga keamanan dan keselamatan pertandingan.
Persib dianggap tidak menjalankan seluruh langkah pencegahan yang diperlukan sebelum maupun selama pertandingan untuk memastikan situasi tetap aman dan tertib.
Masalah lain yang menjadi perhatian AFC adalah akses publik di dalam stadion.
Baca Juga: Hasil Kejuaraan Dunia 2026 - Kim/Seo Gagalkan Ambisi Malaysia Punya Wakil Duluan di Final
Sejumlah koridor, tangga, pintu, gerbang, hingga jalur keluar darurat disebut terhalang oleh penonton.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu pergerakan penonton sekaligus membahayakan keselamatan jika terjadi keadaan darurat.
Atas berbagai pelanggaran tersebut, Persib dijatuhi denda sebesar 200.000 dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar.
Selain itu, Maung Bandung juga mendapatkan hukuman dua pertandingan kandang tanpa penonton di kompetisi antarklub AFC.
Namun, hukuman dua laga tersebut memiliki status berbeda.
Sanksi penutupan stadion pada pertandingan pertama tetap berlaku.
Artinya, laga Persib kontra Manila Digger pada 31 Agustus mendatang harus digelar tanpa kehadiran Bobotoh.
Baca Juga: Eks Pelatih Timnas Indonesia Tekankan Pentingnya Turnamen Internasional bagi Sepak Bola Usia Muda
Sementara hukuman untuk pertandingan kandang kedua ditangguhkan selama masa percobaan dua tahun.
Jika Persib kembali melakukan pelanggaran dengan sifat serupa dalam periode tersebut, hukuman pertandingan kandang tanpa penonton yang ditangguhkan akan diberlakukan.
Persib sebenarnya telah mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Namun, Komite Banding AFC resmi menolak permohonan Persib dan menguatkan hukuman yang sebelumnya dijatuhkan.