Batal Dipakai Timnas Indonesia di ASEAN Championship, Xabi Alonso Sanjung Stadion Gelora Bung Karno - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 9 Agustus 2026 | 11:20 WIB
BOLASPORT.COM - Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, memuji Stadion Gelora Bung Karno yang batal dipakai Timnas Indonesia lantaran tersingkir dari ASEAN Championship 2026.
Timnas Indonesia dipastikan tidak akan memakai Stadion Gelora Bung Karno di gelaran ASEAN Championship 2026.
Tim Garuda sebelumnya bermarkas di Stadion Pakansari, Bogor, di turnamen yang dulu bernama Piala AFF.
Dalam dua laga di Pakansari, pasukan John Herdman menang 5-1 atas Kamboja dan kalah 0-3 dari Vietnam.
Jika lolos ke semifinal, PSSI disebut bakal memindah kandang Indonesia ke Stadion Gelora Bung Karno.
Namun, rencana itu harus dibatalkan setelah Indonesia tersingkir di fase grup ASEAN Championship 2026.
Rizky Ridho dkk finis sebagai peringkat ketiga akibat kalah dari Vietnam dan ditahan Singapura.
Tak akan lagi laga ASEAN Championship untuk Indonesia, Stadion Gelora Bung Karno pun bakal "menganggur".
GBK pada masa pramusim ini justru menjamu tim kelas atas dari Eropa.
Baca Juga: Bulan Madu Sudah Berakhir, John Herdman Menjejak Bumi Usai Dipermalukan Vietnam dan Singapura
Pekan lalu, Aston Villa melawat ke stadion legendaris itu kala bersua Indonesia All-Star.
Saat itu, pelatih Unai Emery memuji kualitas lapangan GBK yang kini terawat dengan baik.
"Fasilitas yang bagus, stadion yang fantastis, lapangannya juga sangat baik," puji Emery (1/8/2026).
"Kami berlatih di sini, kami bermain di sini, hari ini ada atmosfer hebat dengan suporter," sanjungnya.
Lantas pada Sabtu (8/8/2026), giliran Chelsea dan AC Milan yang berduel di hadapan ribuan penggemarnya di Stadion GBK.
Pertandingan dimenangkan klub Liga Inggris dengan skor 3-0 atas raksasa Liga Italia.
Usai laga, pelatih Xabi Alonso juga menyanjung megahnya GBK.
"Ini pertandingan yang bagus," ujar Alonso dikutip dari akun Instagram Just_CFC.
"Saya rasa ini adalah performa komplet di stadion yang luar biasa, dengan lapangan yang bagus," terangnya.
Pujian dari dua pelatih Eropa di atas menjadi bukti bahwa kualitas lapangan GBK membaik dari tahun-tahun sebelumnya.
Beberapa waktu lalu, lapangan GBK rutin mendapatkan kritik dari pemain dan penonton lantaran kualitas yang minim dan visual yang tak elok.