Sosial Media
Arena Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home ASEAN Championship ASEAN Cup Berita Featured Piala AFF Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Indonesia Timnas Vietnam

    ASEAN Championship 2026 - Pakar Vietnam Minta Timnya Bertahan Total: Jangan Menyerang, Timnas Indonesia Terlalu Kuat! - Semua Halaman - Superball

    4 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas Senior
  • Senin, 3 Agustus 2026 | 09:29 WIB

    Pengamat sepak bola Quang Huy meminta Timnas Vietnam tidak bermain menyerang melawan Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026. (DANVIET.VN)

    SUPERBALL.ID - Pakar sepak bola Vietnam Nguyen Quang Huy melarang tim nasionalnya bermain menyerang saat melawan Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026.

    Timnas Vietnam akan bertamu ke markas Timnas Indonesia dalam lanjutan babak penyisihan Grup A ASEAN Championship 2026.

    Duel Timnas Vietnam melawan Timnas Indonesia digelar pada Senin (3/8/2026) di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. 

    Laga ini krusial bagi Vietnam selaku juara bertahan turnamen yang sebelumnya bertajuk Piala AFF ini, mereka dalam posisi sulit. 

    Skuad asuhan Kim Sang-sik harus menang di laga ini demi menjaga asa lolos ke fase gugur menyusul hasil imbang melawan Singapura. 

    Hasil itu menempatkan Vietnam di peringkat ketiga klasemen Grup A, di bawah Indonesia dan Singapura dengan koleksi empat poin. 

    Jika kalah melawan Indonesia, poin Vietnam tertahan dengan hanya satu laga sisa melawan Kamboja di laga terakhir fase grup. 

    Situasi itu rawan bagi mereka tetapi Vietnam juga diminta tidak asal bermain menyerang melawan Indonesia dan justru diminta bertahan total. 

    Hal ini disampaikan Nguyen Quang Huy selaku pakar sepak bola lokal Vietnam, ia meminta Kim Sang-sik menerapkan gaya bermain pragmatis.

    Baca Juga: ASEAN Championship 2026 - Kalah dari Timnas Indonesia Bisa Bikin Vietnam Gila

    Quang Huy menyadari level Indonesia saat ini masih di atas Vietnam meski skuad yang diturunkan bukan tim utama andalan John Herdman.

    Ia juga meyakini Indonesia memiliki kemampuan mencetak gol dari berbagai situasi, itu sangat membahayakan Vietnam. 

    "Mengenai gaya bermain, saya pikir kita harus bermain sangat defensif, kemudian melakukan serangan balik dan mengandalkan bola mati untuk membuat perbedaan."

    "Indonesia adalah tim yang, meskipun masih kekurangan beberapa pemain kunci, secara keseluruhan kuat dan memiliki kemampuan menyerang yang sangat baik."

    "Mereka bisa mencetak gol dari berbagai situasi. Saya rasa Vietnam sebaiknya tidak bermain menyerang melawan mereka," kata Quang Huy. 

    Quang Huy juga menyoroti kehadiran Mitchell Baker sebagai ujung tombak skuad Garuda, Vietnam harus menutup akses penyerangan dari sisi sayap. 

    Vietnam juga perlu memainkan bola-bola lambung dari kiper dalam membangun serangan balik ke lini pertahanan Indonesia. 

    "Bersama Mitchell Baker, secara umum perlu untuk membatasi aktivitas Indonesia di sayap, membatasi umpan silang dan peluang bola mati mereka."

    Baca Juga: ASEAN Championship 2026 - Media Vietnam Kritik Kondisi Lapangan Markas Timnas Indonesia

    "Pada saat yang sama, sangat penting untuk menerapkan strategi bertahan melawan bola-bola lambung di area penalti, dengan koordinasi antara kiper dan bek tengah."

    "Untuk menjelaskan lebih detail, lini pertahanan kami memiliki Thanh Chung dan Van Hau untuk menghentikan Baker," kata Quang Huy lagi. 

    Situasi mengancam lain dari Indonesia lewat bola-bola mati, para pemain Vietnam diminta harus bertahan penuh guna menghalau situasi ini. 

    Quang Huy menyadari betapa kuatnya Timnas Indonesia di Piala AFF saat ini dan keinginan untuk membuktikan kekuatan itu. 

    "Ketika lawan mendapatkan bola mati, para pemain di lini serang juga harus mundur untuk mendukung para pemain bertahan," kata Quang Huy melanjutkan. 

    "Saya merasa Vietnam akan bermain imbang 1-1 tetapi tetap akan lolos. Karena Indonesia tidak akan mengincar hasil imbang saat menghadapi Singapura. 

    "Mereka adalah tim yang lebih kuat dan ingin membuktikan kekuatan mereka," pungkasnya. 

    Komentar
    Additional JS