Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Presiden Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Alasan Bali Ditunjuk Jadi Venue Semifinal dan Final Piala Presiden 2026: Singgung Faktor Keamanan - Bolasport

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Nasional
  • Minggu, 2 Agustus 2026 | 18:45 WIB

    Tidak ada pertandingan di Surabaya dan Bandung, semifinal Piala Presiden 2026 akan digelar di Bali (Persebaya)

    BOLASPORT.COM - Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait jelaskan alasannya memilih Pulau Bali sebagai venue untuk semifinal dan final.

    Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Balai Kota Surabaya pada Minggu (2/8/2026).

    Semifinal Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema FC.

    Duel Persib-Persija (Derbi Indonesia) dan Persebaya-Arema FC (Derbi Jawa Timur) bakal menjadi dua derbi terbesar di Indonesia.

    "Yang kedua soal tempat (semifinal dan final)," ujar Maruarar Sirait.

    "Mas Eri ini deg-degan dikit. Saya terus terang mau putuskan tempatnya di Surabaya."

    "Tapi saya menghargai, saya bersahabat tidak boleh memaksa. Saya senang Surabaya."

    "Pembukaan di Bandung, saya pengennya semifinal dan final semua di Surabaya," ujarnya.

    Baca Juga: RESMI - Bukan Bandung dan Surabaya, Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali

    Maruarar Sirait langsung menghubungi Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI apakah sepakat memindahkan venue semifinal dan final di Bali.

    "Pak Erick, saya sebagai Ketua SC, kita sudah diskusikan mendalam," ujar Maruarar Sirait.

    "Tadinya saya mau di Surabaya karena kotanya aman dan bersih."

    "Tapi saya sudah diskusi dengan adik saya Pak Wali Kota, mungkin pada kesempatan lain Surabaya jadi tuan rumah final."

    "Jadi Pak Ketua Umum, saya usulkan tempatnya di Bali," imbuhnya.

    "Saya setuju!" kata Erick Thohir.

    Akhirnya setelah telepon singkat, Maruarar Sirait memutuskan laga digelar di Bali.

    "Pertimbangan keamanan adalah pertimbangan nomor satu karena keselamatan dan keamanan itu penting sekali," ujar Maruarar Sirait.

    "Tapi kami juga ingin suatu saat di Surabaya."

    "Karena saya senang sekali kota ini, kota yang penuh sejarah perjuangan."

    "Aman, bersih, dan penuh semangat (aura semangat)," tutupnya.

    Komentar
    Additional JS