Update Sanksi FIFA - Semen Padang Tambah Kasus, Adhyaksa dan PSIS Terbebas, Persib Belum Bersih - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 22 Juli 2026 | 11:00 WIB
Adhyaksa FC sempat mendapatkan sanksi FIFA pada 6 Juli 2026. Kini telah terbebas. (INSTAGRAM ADHYAKSA FC)
BOLASPORT.COM - Adhyaksa FC dan PSIS Semarang tak lagi tercantum dalam daftar hukuman FIFA.
Terdapat kabar baik dan kabar buruk berkaitan dengan sanksi FIFA bagi klub sepak bola Indonesia.
Hanya dua bulan lagi sebelum kick-off Super League dan Championship 2026/27.
Fans sepak bola Indonesia bisa memantau sendiri perkembangan nasib klubnya di laman FIFA Registration Bans.
Kabar baiknya, terdapat dua klub yang membebaskan diri dari sanksi FIFA.
Dua klub tersebut yaitu Adhyaksa FC (Super League) dan PSIS Semarang (Championship).
PSIS sebelumnya memang mengalami problem finansial yang membuat mereka hampir terdegradasi musim lalu.
Tim berjuluk Mahesa Jenar melalui bursa transfer ini dengan bayang-bayang hukuman FIFA.
Meski begitu, manajemen PSIS tetap berbelanja pemain, termasuk merekrut pelatih Widodo C Putro.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bantai Bali United, Pemain Persib dan Persija Cetak Gol
Pada akhirnya, manajemen juga menyelesaikan problem yang membuat mereka sempat disanksi FIFA.
PSIS secara resmi terbebas dari sanksi FIFA pada Minggu (12/72026).
"Pencabutan banned sanksi dari FIFA sudah clear, kami juga sudah koordinasi dengan PSSI dan operator kompetisi," ucap COO PSIS Fariz Julinar dilansir dari Tribun Jateng.
PSIS tercatat bisa membersihkan diri dari tiga hukuman FIFA yang sebelumnya dijatuhkan.
Adapun Adhyaksa FC sempat mendapatkan satu hukuman FIFA per 7 Juli 2026.
Namun seperti dipantau BolaSport.com pada Rabu (22/7/2026), nama Adhyaksa tak lagi tercantum di FIFA Registration Bans.
Dengan demikian PSIS dan Adhyaksa bisa mendaftarkan pemain baru mereka untuk kompetisi resmi musim ini.
Kabar buruknya, Semen Padang justru menambah kasus di laman yang sama.
Klub yang dinasihati Andre Rosiade mendapatkan sanksi baru pada Selasa (21/7/2026).
Hal itu menjadikan Kabau Sirah saat ini mengoleksi empat kasus hukuman FIFA!
Klub lain yang masih tercantum di laman sanksi tersebut yaitu PSBS Biak (13 kasus), PSM Makassar (dua kasus) dan Persib Bandung (satu), serta dua klub nonaktif, Kalteng Putra dan Persiwa Wamena.