Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Bola Voli Featured Megawati Hangestri Spesial Voli

    Uji Coba Tanpa Megawati, Kekuatan Tim Voli Indonesia Diakui Pelatih Korea Selatan - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Voli
  • Jumat, 24 Juli 2026 | 11:40 WIB

    Para pemain tim voli putri Indonesia untuk ajang SEA V Cup 2026 (PBVSI)

    BOLASPORT.COM - Meski tidak diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi, tim voli putri Indonesia mendapatkan pujian dan dianggap bisa berkembang usai dikalahkan Korea Selatan.

    Menghadapi ajang SEA V Cup 2026 untuk kategori putri pada leg 1 yang digelar di Vietnam tanggal 31 Juli hingga 2 Agustus mendatang, tim Indonesia melakukan persiapan intens.

    Salah satunya adalah Tim Merah Putih menjalani 3 kali uji coba melawan tim Korea Selatan sepanjang akhir pekan ini di mana laga pertama sudah bergulir pada Kamis (23/7/2026).

    Bertempat di Jecheon Gymnasium, Chungbuk, Korea Selatan, laga pertama ini berhasil dimenangkan oleh Korea Selatan dengan skor 3-1 (23-25, 25-20, 25-13, 25-15).

    Menghadapi Korea Selatan, tim besutan Marcos Sugiyama itu sejatinya tampil menggebrak lebih dulu tanpa hadirnya Megawati Hangestri Pertiwi yang telah memutuskan mundur.

    Geliat kekuatan Tim Merah Putih dating dari pemain muda seperti Chelsa Berliana Nurtomo, Maradanti Namira sera Syelomitha Wongkar yang dipadukan pemain berpengalaman.

    Nama-nama seperti Arsela Nuari Purnama, Ersandrina Devega, Medi Yoku, hingga Arneta Putri masih menjadi kerangka dan menambah solid tim ini dalam melancarkan tekanan.

    Kekuatan Indonesia yang kali ini datang tanpa Megawati mengundang sorotan dari pelatih Korea Selatan Cha Sang-hyun.

    Cha menilai Indonesia masih memiliki potensi dengan para pemain mudanya meski Megawati tidak ikut bertanding.

    Baca Juga: Hasil dan Klasemen SEA V Cup 2026 - Filipina 2 Kali Jadi Korban, 1 Kaki Kamboja di Semifinal dengan Skenario Sama

    Regenerasi tim ini dipandang lebih cepat di mana mantan pelatih GS Caltex Seoul KIXX merasa Indonesia akan berubah menjadi tim kuat setidaknya hingga 4 tahun kedepan.

    "Meskipun Mega absen, Indonesia memiliki banyak pemain muda dengan potensi," ucap Cha, dilansir BolaSport.com dari laman YNA.

    "Dalam tiga atau empat tahun, mereka akan menjadi tim yang menakutkan," tuturnya menambahkan.

    Lebih lanjut, Cha tak menutup mata timnya memiliki potensi untuk kalah dari Indonesia dalam pertandingan ini jika melakukan kesalahan sekecil apa pun.

    "Di masa lalu, ada negara-negara yang pasti akan kami kalahkan, tetapi baru-baru ini, ada beberapa kejadian di mana kami kalah jika melakukan kesalahan sekecil apa pun," ucap Cha.

    Menurut statistic yang diungkap YNA, Korea Selatan melakukan 29 kali kesalahan atau 7 kali lebih banyak dibandingkan dengan Indonesia meski unggul dari sisi serangan.

    Di satu titik, Cha tidak ingin para pemainnya berada di lapangan dengan kondisi tegang sehingga dia meminta untuk menikmati setiap momen yang terjadi.

    Rotasi juga dilakukan sehingga Cha mengetahui kedalaman skuad yang dia miliki.

    "Karena ini pertandingan ekshibisi, saya mencoba menggunakan pemain secara merata, saya mengecek kondisi pemain saat ini sambil bermain tanpa tekanan," kata Cha.

    Dari pertandingan pertama melawan Indonesia ini, Cha berharap para pemainnya bisa berbenah terutama dalam memperbaiki aspek receive atau penerimaan pertama setelah servis.

    "Ambisi seorang pelatih tidak ada habisnya, jadi ada banyak area yang perlu ditingkatkan," kata Cha menjelaskan.

    "Efisiensi dan akurasi penerimaan bola belum sempurna, namun, pemain tengah semakin solid, dan setter Kim Da-in memimpin alur permainan secara keseluruhan dengan baik."

    "Opposite spiker Na Hyun-soo juga menunjukkan perkembangan sejak AVC 2026," imbuhnya.

    Baca Juga: Lebih Banyak Eror daripada Indonesia, Pelatih Korea Tak Kenal Kata Puas meski Menangkan Laga Pertama

    Komentar
    Additional JS