Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Donald Trump Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Amerika Serikat Timnas Belgia

    Trump Bantu Balogun Lolos dari Skors, Belgia Pertanyakan Integritas Piala Dunia - Kompas

    6 min read

     

    KOMPAS.com - FIFA mencabut hukuman larangan bermain penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, sehingga sang pemain dipastikan dapat tampil menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

    Jadwal Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Belgia bakal bergulir di Stadion Seattle pada Selasa (7/7/2026) pukul 07.00 WIB.

    Keputusan tersebut diumumkan FIFA pada Minggu (5/7/2026), beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan Associated Press (AP) menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meminta peninjauan terhadap kartu merah yang diterima Balogun.

    Folarin Balogun sebelumnya mendapat kartu merah langsung saat Amerika Serikat menang 2-0 atas Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar.

    Hasil Brasil Vs Norwegia 1-2, Brace Erling Haaland Pulangkan Selecao dari Piala Dunia 2026

    Penyerang AS Monaco itu menginjak pergelangan kaki kanan Tarik Muharemovic dari belakang sehingga otomatis dijatuhi hukuman larangan bermain satu pertandingan.

    Baca juga: FIFA Tangguhkan Hukuman, Folarin Balogun Bisa Bela AS Lawan Belgia di Laga 16 Besar

    Menurut sumber AP yang mengetahui percakapan tersebut, Trump menelepon Infantino seusai pertandingan dan meminta FIFA meninjau kembali keputusan wasit.

    "Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar dan membatalkan ketidakadilan besar," tulis Trump melalui media sosialnya.

    Pelatih Belgia Protes Keras Keputusan FIFA

    Keputusan FIFA langsung memicu reaksi keras dari Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) dan pelatih timnas Belgia, Rudi Garcia.

    RBFA mengaku "terkejut" dengan keputusan tersebut dan menyatakan sedang mempelajari berbagai langkah hukum yang dapat ditempuh.

    "Demi melindungi hak seluruh peserta dan menjaga prinsip fair play pada Piala Dunia maupun turnamen mendatang, RBFA sedang mengkaji semua opsi yang tersedia," demikian bunyi pernyataan resmi federasi.

    Baca juga: Cristiano Ronaldo Resmi Umumkan Piala Dunia 2026 Adalah Piala Dunia Terakhirnya

    Garcia menyindir keputusan FIFA dengan menyamakan situasi tersebut seperti Hari April Mop.

    Wasit menunjukkan kartu merah kepada Folarin Balogun (kedua dari kanan) dari timnas Amerika Serikat pada laga babak 32 besar antara Amerika Serikat dan Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion San Francisco Bay Area di San Francisco, Amerika Serikat, 1 Juli 2026.

    Lihat Foto

    "Saya tidak tahu bahwa di kantor FIFA tanggal 5 Juli sama dengan 1 April di Eropa," kata Garcia.

    "Federasi Belgia tidak hanya membela tim nasional, tetapi juga membela sepak bola, integritas, dan etikanya. Saya rasa ini pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia keputusan seperti ini diambil."

    Baca juga: Link Live Streaming Pantai Gading Vs Norwegia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

    Garcia menolak berkomentar ketika ditanya apakah Belgia akan mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) atau apakah Trump memengaruhi keputusan FIFA.

    FIFA Tangguhkan Hukuman Selama Setahun

    FIFA menjelaskan hukuman Balogun tidak dihapus sepenuhnya, melainkan ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA.

    "Pelaksanaan hukuman larangan bermain ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun. Jika Folarin Balogun melakukan pelanggaran serupa dengan tingkat keseriusan yang sama dalam periode tersebut, hukuman akan kembali diberlakukan tanpa mengurangi sanksi baru yang dijatuhkan," tulis FIFA.

    Keputusan itu diterima Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) melalui sistem komunikasi resmi FIFA pada Minggu pagi waktu setempat.

    Baca juga: Sempat Dirumorkan Datang, Trump Dipastikan Tak Akan Hadiri Laga AS Vs Belgia

    Balogun Pemain Kunci

    Balogun menjadi salah satu pemain kunci Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026.

    Penyerang berusia 25 tahun itu telah mencetak tiga gol, termasuk gol penentu kemenangan atas Bosnia dan Herzegovina.

    Catatan tersebut menyamai torehan Landon Donovan pada Piala Dunia 2010 sebagai pencetak gol terbanyak kedua Amerika Serikat dalam satu edisi Piala Dunia. Rekor tersebut masih dipegang Bert Patenaude dengan empat gol pada Piala Dunia 1930.

    Baca juga: Kata-kata Ronald Koeman Usai Mundur dari Timnas Belanda

    Rekan setimnya, Christian Pulisic, menilai kartu merah Balogun terlalu kejam.

    "Kalau melihat pelanggaran itu, sama sekali tidak ada niat buruk. Saya rasa kartu kuning sudah cukup adil. Sepanjang turnamen ini ada pelanggaran yang jauh lebih keras," ujar Pulisic.

    Balogun sendiri sempat menyatakan pada Jumat lalu bahwa kartu kuning akan menjadi keputusan lebih tepat dibanding kartu merah.

    Striker kelahiran Brooklyn yang kini membela AS Monaco itu dijadwalkan memimpin lini depan Amerika Serikat saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar, dengan tuan rumah berupaya mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak Korea Selatan pada edisi 2002.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Seberapa Besar Pendapatan FIFA dari Piala Dunia 2026?

    Komentar
    Additional JS