Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Real Madrid Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026, Masa Depan Bomber Real Madrid Jadi Sorotan - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • GEBYAR BOLA
  • Rabu, 8 Juli 2026 | 15:22 WIB

    Kiri ke kanan: Endrick, Raphinha, dan Lucas Paqueta merayakan kemenangan timnas Brasil atas Panama dalam laga uji coba di Stadion Maracana (31/5/2026).Kiri ke kanan: Endrick, Raphinha, dan Lucas Paqueta merayakan kemenangan timnas Brasil atas Panama dalam laga uji coba di Stadion Maracana (31/5/2026). (MAURO PIMENTEL/AFP)

    SUPERBALL.ID - Penyerang Real Madrid, Endrick, kembali ke Spanyol dengan masa depan yang tidak pasti setelah penampilan mengecewakan di Piala Dunia 2026.

    Penyerang berusia 19 tahun itu meninggalkan Piala Dunia 2026 tanpa mencetak gol dan tanpa satu kali pun menjadi starter.

    Endrick hanya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan pembuka Brasil melawan Maroko.

    Endrick akhirnya diberi kesempatan bermain melawan Haiti dan bertekad untuk memberikan kesan yang baik.

    Baca Juga: Termasuk Eks Pelatih Vietnam, 3 Tokoh Sepak Bola Korea Selatan Lepas Jabatan usai Piala Dunia 2026

    Ia mengira telah melakukan hal itu ketika berhasil mencetak gol, namun gol tersebut dianulir karena offside.

    Kesempatan terbaru datang dalam pertandingan babak 16 besar melawan Norwegia.

    Dengan skor masih imbang, pelatih Carlo Ancelotti memasukkan striker Real Madrid itu untuk mencari terobosan. 

    Peluang terbesarnya datang setelah menerima umpan luar biasa menggunakan bagian luar sepatu dari Vinicius Jr.

    Namun, sentuhan pertama Endrick yang terlalu keras mencegahnya untuk menyelesaikan peluang satu lawan satu dengan kiper.

    Beberapa saat kemudian, Norwegia justru mencetak gol penentu kemenangan yang menyingkirkan Brasil dari turnamen

    Endrick akhirnya harus mengakhiri turnamen tanpa benar-benar menunjukkan kemampuan terbaiknya.

    Akibatnya, ia kini menghadapi ketidakpastian seputar posisinya di skuad Real Madrid asuhan Jose Mourinho menjelang musim baru.

    Menurut AS, pertanyaan terbesar sekarang adalah peran apa yang akan dimainkan Endrick di bawah asuhan Mourinho.

    Pelatih asal Portugal itu belum mengambil keputusan mengenai Endrick, yang akan kembali ke Valdebebas setelah liburan musim panasnya.

    Di sisi lain, Endrick berharap dapat meyakinkan staf pelatih baru bahwa ia layak mendapatkan kesempatan bermain secara reguler.

    Baca Juga: Piala Dunia 2026 - Kasus Balogun Ungkap Sarang Kebusukan, Wakil Presiden UEFA Sebut FIFA Kebablasan

    Masa depan Endrick di Real Madrid mungkin akan kembali menjadi salah satu topik pembicaraan musim panas ini.

    Terlebih dengan persaingan ketat untuk memperebutkan tempat di lini serang bersama striker akademi Gonzalo Garcia.

    Mourinho percaya bahwa mengevaluasi pemain jebolan La Fabrica itu lebih penting daripada terburu-buru melepas pemain lainnya.

    Persaingan ini nyata karena Gonzalo tampil mengesankan dengan delapan gol dan tiga asis musim lalu.

    Sementara Endrick menikmati masa peminjaman yang produktif di Lyon dengan menyumbangkan delapan gol dan delapan asis hanya dalam enam bulan.

    Persaingan itu berpotensi memanas pada pramusim Real Madrid dengan kedua pemain tersebut berupaya mengamankan peran dalam rencana Mourinho.

    Menanggapi pengalaman Piala Dunia pertamanya, Endrick mengakui bahwa turnamen kali ini pada akhirnya tidak memenuhi harapannya.

    Namun, ia sangat menghargai perjalanan panjang yang diperlukan untuk mengenakan seragam tim nasional yang terkenal itu.

    Terlepas dari kekecewaan besar karena tersingkir lebih awal, Endrick tetap bertekad untuk mengamankan tempatnya di skuad untuk edisi berikutnya.

    "Piala Dunia yang, tentu saja, tidak berjalan seperti yang saya harapkan, tetapi saya bersyukur kepada Tuhan atas kesempatan ini."

    "Ini adalah periode yang sangat sulit untuk bisa sampai di sini. Ini adalah sebuah pengalaman."

    "Saya akan bekerja keras selama empat tahun ke depan untuk bisa berada di sini lagi," ucapnya.

    Komentar
    Additional JS