Sumardji Tolak Anggapan Piala AFF Sebagai Turnamen Ecek-ecek, Singgung Soal Penantian Panjang Timnas Indonesia - TvOneNews
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) yakni Sumardji, menolak anggapan yang menyebut Piala AFF atau yang kini bernama ASEAN Hyundai Cup sebagai turnamen ecek-ecek.
Reporter :
Ilham Giovani Pratama
Editor :
Jumat, 3 Juli 2026 - 18:17 WIB
Sumber :
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menolak anggapan yang menyebut Piala AFF atau yang kini bernama ASEAN Hyundai Cup sebagai turnamen ecek-ecek.
Menurutnya, ajang tersebut tetap memiliki gengsi tinggi karena menjadi kompetisi paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara.
Piala AFF 2026 akan menjadi salah satu target utama Timnas Indonesia pada tahun ini. Meski tidak masuk kalender resmi FIFA, turnamen tersebut dinilai memiliki nilai sejarah yang sangat besar bagi skuad Garuda.
![]()
Sumber :
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Sumardji menegaskan bahwa Indonesia hingga saat ini belum pernah mengangkat trofi juara Piala AFF. Fakta itulah yang membuat dirinya tidak sepakat apabila kompetisi tersebut dianggap kurang prestisius.
Pada Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste.
Baca Juga
Skuad Garuda akan menjalani dua pertandingan kandang di Stadion Pakansari, Bogor, yakni menghadapi Kamboja pada 27 Juli dan Vietnam pada 3 Agustus sebelum berpeluang menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno apabila berhasil melaju ke babak semifinal.
"Saya tidak sependapat. Kenapa? Karena sampai dengan saat ini, sejak kita merdeka sampai dengan sekarang, timnas kita belum bisa mendapatkan trofi juara," ujar Sumardji dalam acara Water Break yang digelar PSSI Pers di Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026).
Indonesia memang memiliki sejarah panjang di ajang Piala AFF. Sejak pertama kali digelar pada 1996 di Singapura, skuad Garuda tidak pernah absen ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Meski begitu, keberuntungan belum berpihak kepada Indonesia. Garuda tercatat sudah enam kali menembus partai final, namun seluruhnya berakhir tanpa gelar juara.
Karena itu, Sumardji menilai edisi 2026 menjadi kesempatan emas untuk mengakhiri penantian panjang tersebut. Ia berharap Timnas Indonesia mampu memanfaatkan momentum yang ada untuk mencetak sejarah baru.
![]()
Sumber :
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Menurutnya, kehadiran John Herdman sebagai pelatih kepala juga menjadi awal dari era baru Timnas Indonesia. Ia optimistis skuad Garuda memiliki peluang besar untuk berbicara banyak pada turnamen kali ini.
Sejauh ini, Herdman dinilai menunjukkan perkembangan positif sejak menangani Timnas Indonesia. Garuda berhasil meraih tiga kemenangan dari empat pertandingan dengan catatan delapan gol dan hanya sekali kebobolan melalui tendangan penalti saat kalah dari Bulgaria.
"Momentumnya tepat, kenapa tidak kita manfaatkan dan tidak kita buktikan bahwa kita mampu untuk bisa mendapatkan itu? Dan ini bagian daripada mengukir sejarah," kata Sumardji.
Selain faktor momentum, Sumardji juga percaya diri dengan kualitas pemain yang akan membela Timnas Indonesia. Ia menilai komposisi skuad kali ini cukup kompetitif untuk bersaing memperebutkan gelar juara.
Menurutnya, banyak pemain diaspora yang kini bermain di Super League Indonesia sehingga memberikan tambahan kualitas bagi Timnas Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat persaingan di dalam tim.
"Yang kedua, didukung oleh pemain yang boleh dikatakan yang berada di liga super kita atau di liga kita, itu banyak pemain diaspora yang saat sekarang ini berada di sini," pungkas Sumardji.
(igp)
Jangan Lewatkan
KAI Service Rayakan Ulang Tahun dengan Angkat Tema Resilience 23
Lainnya
- 3/07/2026 - 19:44
Merayakan HUT ke 23 tahun pada 2 Juli 2026, KAI Services mengangkat tema Resilience 23.
Aksi Pencurian Besi Proyek Koperasi Desa Merah Putih di Bantul Digagalkan Warga, Dua Pelaku Ditangkap
Yogyakarta
- 3/07/2026 - 19:43
Aksi dugaan pencurian material besi di proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta berhasil digagalkan warga pada Jumat (3/7/2026) dini hari.
Andhika Satya Wasistho Dukung Langkah Pelaku UMKM atas Dugaan Pelanggaran TikTok Shop
News
- 3/07/2026 - 19:39
Anggota Komisi VII DPR RI sekaligus aktivis pemberdayaan UMKM, Andhika Satya Wasistho menyatakan dukungannya bagi para pengusaha kecil yang dirugikan oleh platform TikTok Shop.
Prosesi Pemakaman Ali Khamenei Sudah Dimulai
Internasional
- 3/07/2026 - 19:39
Proses pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah dimulai pada Jumat, dengan para tamu asing dan tokoh agama memberikan penghormatan terakhir mereka di Musalla Besar Teheran.
Kebakaran Hebat Landa Vrama Billiard & Cafe Yogyakarta, Delapan Unit Damkar Berjibaku Padamkan Api
Yogyakarta
- 3/07/2026 - 19:38
Kebakaran hebat melanda Vrama Billiard & Cafe yang berada di jalan Kolonel Sugiyono, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Jumat (3/7/2026).
Apa yang Membuat Cristiano Ronaldo Tak Kuasa Menahan Emosi usai Portugal Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026?
Bola Dunia
- 3/07/2026 - 19:38
Timnas Portugal memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah melewati laga penuh drama melawan Kroasia. Cristiano Ronaldo tampak emosional.