Sorotan Hasil China Open 2026: Supanida Hanya Raih 1 Poin, Kunlavut Tumbang di 32 Besar - Tribunnews
Ringkasan Berita:
- Supanida Katethong kalah telak dari Akane Yamaguchi dengan diwarnai skor Afrika 13-21, 1-21
- Kunlavut Vitidsarn tersingkir setelah kalah dramatis dari Rasmus Gemke lewat duel 3 gim
- Dua andalan Thailand sama-sama terhenti cepat pada babak 32 besar China Open 2026
TRIBUNNEWS.COM - Hasil China Open 2026 babak 32 besar menghadirkan nasib pelik bagi dua andalan Thailand, Supanida Katethong dan Kunlavut Vitidsarn, yang sama-sama harus mengakhiri perjuangan lebih awal, Rabu (22/7/2026).
Bermain di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Supanida dan Kunlavut sama-sama gagal melanjutkan langkah setelah menelan kekalahan dari lawan masing-masing.
Supanida harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Jepang, Akane Yamaguchi, sedangkan Kunlavut secara mengejutkan ditumbangkan wakil nonunggulan Denmark, Rasmus Gemke.
Dua hasil tersebut menjadi sorotan karena Supanida harus mengalami kekalahan telak, sementara Kunlavut yang memiliki catatan performa mengesankan sepanjang musim 2026 justru tersingkir dalam pertarungan sengit.
Kekalahan dua pemain Thailand tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa status sebagai pemain unggulan dan performa positif tidak selalu menjamin perjalanan mulus di turnamen level Super 1000.
1 Poin Supanida Katethong
Supanida Katethong menghadapi tugas berat ketika bertemu Akane Yamaguchi karena pemain Jepang tersebut memang lebih diunggulkan berdasarkan peringkat, performa, dan catatan pertemuan.
Namun, kekalahan Supanida terasa semakin menyakitkan karena pemain Thailand tersebut benar-benar tidak mampu memberikan perlawanan berarti sepanjang pertandingan.

Akane hanya membutuhkan waktu 24 menit untuk menuntaskan pertandingan dua gim dengan skor 21-13, 21-1.
Supanida bahkan hanya mampu meraih satu poin pada gim kedua sehingga kekalahan tersebut menjadi salah satu hasil paling pelik yang dialami wakil Thailand di China Open 2026.
Di sisi lain, kemenangan tersebut semakin mempertegas kualitas Akane sebagai salah satu pemain elite dunia.
Dengan bukti bahwa dia mampu menjaga konsistensi permainan hingga membuat lawannya kesulitan mengembangkan strategi.
Supanida pun harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari China Open 2026 setelah gagal memberikan kejutan terhadap pemain Jepang yang menempati posisi unggulan ketiga.
Kunlavut Gagal Comeback
Nasib tidak kalah pelik dialami Kunlavut Vitidsarn yang sebenarnya datang ke China Open 2026 dengan modal performa cukup meyakinkan.
Kunlavut bahkan lebih diunggulkan berdasarkan peringkat dan rekor pertemuan ketika berhadapan dengan Rasmus Gemke di babak 32 besar.
Baca juga: Kejutan Hasil China Open 2026: Rachel/Febi Revans atas Jia/Zhang dan Melaju ke 16 Besar
Selain itu, Kunlavut juga dikenal jarang tersingkir pada babak awal turnamen BWF World Tour sepanjang 2026.
Sebelum China Open 2026, Kunlavut hanya sekali tersingkir pada babak 32 besar, yakni ketika tampil di Indonesia Open 2026 karena terganggu masalah cedera.
Namun, kali ini Kunlavut benar-benar harus mengakui keunggulan Gemke setelah pertandingan berjalan selama 71 menit.
Kunlavut sempat tertinggal setelah kalah 13-21 pada gim pertama, tetapi mampu bangkit secara impresif dengan mengalahkan Gemke 21-8 pada gim kedua.
Sayangnya, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan hingga gim penentuan ketika Gemke kembali menemukan permainan terbaiknya.
Pertandingan berlangsung ketat hingga poin-poin akhir, tetapi Kunlavut akhirnya harus menyerah dengan skor 21-13, 8-21, 21-19.
Hasil tersebut membuat dua andalan Thailand, Supanida Katethong dan Kunlavut Vitidsarn, sama-sama harus angkat koper lebih awal dari China Open 2026.
(Tribunnews.com/Niken)