Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Lionel Messi Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Argentina

    Skenario Karpet Merah untuk Lionel Messi dkk, Argentina Bisa ke Final Tanpa Ketemu Tim 10 Besar Dunia - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    BOLASPORT.COM - Timnas Argentina bisa mencatat rekor lolos ke final Piala Dunia 2026 tanpa perlu menghadapi tim peringkat 10 besar dunia.

    Perjalanan Lionel Messi cs di Piala Dunia 2026 menuai kritik tajam lantaran jalur turnamen yang mereka jalani dianggap paling 'mudah' dibandingkan kandidat juara lain.

    Untuk sampai ke perempat final, Timnas Argentina asuhan Lionel Scaloni belum sekali pun bertemu musuh peringkat 10 bahkan 20 besar dunia, apalagi sesama pemilik trofi kejuaraan ini.

    Jalan mulus Albiceleste mempertahankan mahkota dimulai dengan meladeni rival-rival yang levelnya dianggap timpang di fase grup.

    Wajar karena menurut ranking terakhir FIFA sebelum kick-off turnamen, peringkat Aljazair (28), Austria (24), dan Yordania (63) terpaut jauh di bawah Argentina (1).

    Sesuai skenario, Messi cs melaju mulus dengan hasil sempurna ke fase gugur, selalu menang berselisih minimal dua gol.

    Pada babak 32 besar dan perdelapan final, mereka secara beruntun menghadapi debutan Tanjung Verde (peringkat 67 dunia) dan kuda hitam Afrika, Mesir (29).

    Lagi-lagi sesuai prediksi, Timnas Argentina bisa mengatasi perlawanan mereka kendati melalui perjuangan susah payah.

    Terlepas dari sederet kontroversinya, kemenangan 3-2 dalam dua partai tersebut membuktikan jalur beraspal mulus yang terkesan mudah itu ternyata dihiasi kerikil sangat tajam.

    Masuk perempat final alias babak delapan besar, Argentina sudah ditunggu Swiss.

    Baca Juga: Bagan Perempat Final Piala Dunia 2026, Akankah Lahir Juara Baru?

    Menempati peringkat 19 dunia sebelum turnamen, La Nati ialah lawan dengan peringkat tertinggi yang dihadapi Albiceleste sejauh ini.

    Akun pangkalan data Mister Chip membeberkan statistik bahwa nilai rataan peringkat musuh yang dihadapi Argentina hingga perempat final hanya 38,3.

    Angka tersebut paling besar dibandingkan kontestan lain yang lolos sampai tahap ini.

    Dalam korelasinya dengan ranking FIFA, semakin besar angkanya, maka semakin rendah posisi sebuah tim yang dihadapi - dan semakin 'mudah' di atas kertas.

    Sebaliknya, semakin kecil nilai rataannya, semakin sulit pula perjalanan sebuah tim karena harus meladeni musuh dengan level top.

    Contohnya bandingkan dengan Timnas Prancis yang menghadapi lawan rata-rata berperingkat 31,5, atau Spanyol (30,3), dan yang paling berat, Norwegia (19,7).

    Erling Haaland berpotensi melawan Lionel Messi dkk di semifinal Piala Dunia 2026.Erling Haaland berpotensi melawan Lionel Messi dkk di semifinal Piala Dunia 2026. (JUSTIN SETTERFIELD/AFP)

    Andil Portugal-Uruguay

    Di atas kertas, perjalanan Erling Haaland dkk paling sulit karena harus menghadapi lawan yang rata-rata berperingkat tinggi.

    Mulai dari fase grup hingga perempat final, musuh mereka ialah Irak (57), Senegal (15), Prancis (3), Pantai Gading (33), Brasil (6), dan kini Inggris (4).

    Ranking sebuah tim di atas kertas memang acapkali berbanding terbalik dengan perlawanan di atas lapangan. Lihat saja betapa hebatnya perjuangan Tanjung Verde dan Mesir.

    Hal ini membuat Scaloni menolak klaim adanya skenario karpet merah yang disiapkan buat Argentina melaju ke final dan mempertahankan titel juara.

    "Saya pikir Piala Dunia ini sangat rumit bagi semua orang. Kondisinya juga sangat berbeda dari edisi sebelumnya. Perjalanan jauh, panas, lapangan, rumput..."

    "Terkadang bola tidak bergerak dengan baik. Ada banyak faktor sulit yang membuat Anda benar-benar harus menunjukkan superioritas," katanya, dikutip BolaSport.com dari Reuters.

    Baca Juga: Piala Dunia 2026 - 2 Keputusan Wasit yang Bikin Mesir Dirampok, Benar Argentina Anak Emas FIFA?

    Timnas Argentina memang tidak patut disalahkan atas dugaan skenario mulus yang mendukung perjalanan mereka.

    Kegagalan Portugal dan Uruguay finis sebagai juara di grup masing-masing, misalnya, turut memengaruhi komposisi jalur turnamen yang dilalui Messi dkk.

    Akan tetapi, tak bisa dimungkiri pula bahwa tantangan lebih besar memang dilalui pesaing-pesaing berat mereka di sisi bagan berlawanan.

    Jika sanggup mengatasi Swiss, sang juara bertahan sudah ditunggu Norwegia (peringkat 31) atau Inggris (4).

    Hal menarik, Argentina berpeluang mencapai final Piala Dunia 2026 tanpa perlu bertemu tim peringkat 10 besar dunia.

    Syaratnya, Norwegia harus menyingkirkan Inggris dan lolos ke semifinal, lalu Messi cs mengalahkan Haaland dan kolega di babak empat besar nanti.

    Baru di partai puncak Argentina berkesempatan meladeni sesama tim peringkat 10 besar dunia, yaitu Prancis (3), Spanyol (2), Maroko (7), atau Belgia (9).

    Berikut ini rata-rata peringkat dunia dari lawan yang dihadapi tim-tim perempat finalis*.

    Norwegia (19,7): Irak (57), Senegal (15), Prancis (3), Pantai Gading (33), Brasil (6), Inggris (4)

    Belgia (28,0): Mesir (29), Iran (20), Selandia Baru (85), Senegal (15), AS (17), Spanyol (2)

    Maroko (28, 7): Brasil (6), Skotlandia (42), Haiti (83), Belanda (8), Kanada (30), Prancis (3)

    Spanyol (30,3): Tanjung Verde (67), Arab Saudi (61), Uruguay (16), Austria (24), Portugal (5), Belgia (9)

    Prancis (31,5): Senegal (15), Irak (57), Norwegia (31), Swedia (38), Paraguay (41), Maroko (7)

    Swiss (32,0): Qatar (56), Bosnia (64), Kanada (30), Aljazair (28), Kolombia (13), Argentina (1)

    Inggris (34,8): Kroasia (11), Ghana (73), Panama (34), RD Kongo (46), Meeksiko (14), Norwegia (31)

    Argentina (38,3): Aljazair (28), Austria (24), Yordania (63), Tanjung Verde (67), Mesir (29), Swiss (19)

    Ket. *= Posisi terakhir ranking FIFA sebelum turnamen; lawan dari laga pertama fase grup sampai perempat final.

    Komentar
    Additional JS