Sindiran Pelatih Belgia untuk FIFA dan AS: Sepak Bola Menang Atas Politik - KOMPas
KOMPAS.com - Pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, melontarkan sindiran setelah timnya menyingkirkan Amerika Serikat pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Skor Amerika Serikat vs Belgia di Stadion Seattle, Selasa (7/7/2026) pagi WIB berakhir 1-4.
Menurut Rudi Garcia, hasil pertandingan menjadi jawaban atas polemik sebelum laga terkait keputusan FIFA mengizinkan Folarin Balogun tampil membela tuan rumah.
Baca juga: Kata-kata Ronald Koeman Usai Mundur dari Timnas Belanda
“Yang bisa saya katakan adalah sepak bola menang atas politik hari ini. Sepak bola adalah permainan yang indah. Saya benci melihat beberapa orang yang berkuasa merusaknya,” kata Rudi Garcia usai laga, dikutip dari Aljazeera.
Update Tim Lolos dan Bagan 8 Besar Piala Dunia 2026, Duel Spanyol Vs Belgia
Rudi Garcia juga menilai Balogun tidak memberi pengaruh besar sepanjang pertandingan meski sempat menjadi sorotan sebelum laga.
“Dia (Balogun) tidak memberikan dampak apa pun dalam pertandingan. Awalnya saya tidak senang, tetapi setelah 15 menit pertama, saya tahu dia tidak akan menjadi ancaman bagi kami."
Sebelum pertandingan, Balogun semestinya menjalani hukuman larangan bermain setelah menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar.
Namun, FIFA menggunakan Pasal 27 Kode Disiplin untuk menangguhkan hukuman tersebut selama masa percobaan satu tahun.
Baca juga: Rekap Hasil Piala Dunia 2026 Hari Ini: Belgia Sikat AS, Spanyol Kubur Mimpi Ronaldo
Keputusan itu membuat Balogun tetap bisa memperkuat Amerika Serikat saat menghadapi Belgia.
Kebijakan FIFA muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta badan sepak bola dunia tersebut meninjau kembali kasus Balogun.
Langkah itu memicu protes dari Federasi Sepak Bola Belgia dan menjadi perhatian selama Piala Dunia 2026.
Baca juga: Kata Tuchel Usai Inggris Nyaris Tersingkir dari Piala Dunia 2026 di Tangan RD Kongo
Belgia Tampil Dominan dan Lolos ke Perempat Final
Terlepas dari kontroversi sebelum pertandingan, Belgia tampil dominan saat menghadapi Amerika Serikat di Seattle.
Tim asuhan Rudi Garcia mampu mengendalikan permainan dan memastikan tiket menuju babak perempat final.
Usai pertandingan, Garcia menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Belgia yang tetap memberikan dukungan meski pertandingan berlangsung dini hari di negaranya.
“Saya rasa sekarang sudah pukul 4 pagi di Belgia. Kepada semua orang yang bangun tengah malam untuk mendukung kami, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ungkap Garcia.
Baca juga: Pelatih AS Buka Suara Usai Timnya Kalah Telak dari Belgia di Tengah Kontroversi Balogun

Lihat Foto
“Mereka seharusnya senang dan bangga dengan para pemain mereka hari ini. Kami menunjukkan bahwa Belgia adalah negara sepak bola yang hebat."
Menurut Garcia, para pemain mampu menjalankan strategi dengan baik sehingga Belgia dapat menguasai jalannya pertandingan sejak awal.
“Para pemain luar biasa dan mengikuti rencana permainan dengan sempurna. Kami mengendalikan jalannya pertandingan sepanjang waktu. Sekali lagi, ini adalah upaya tim yang sesungguhnya."
Baca juga: Kata Pelatih Belgia Usai Menang Telak 4-1 atas AS yang Diwarnai Kontroversi Balogun
Garcia Soroti Cedera Amadou Onana
Di balik kemenangan tersebut, Garcia mengaku masih menyimpan kekhawatiran akibat cedera Amadou Onana.
Gelandang Belgia itu tidak dapat melanjutkan pertandingan sehingga menjadi kehilangan bagi tim.
“Satu kekecewaan besar, satu awan gelap malam ini, adalah cedera Amadou Onana. Kami berhutang padanya untuk terus bermain di babak kedua, memenangkan pertandingan, dan lolos ke perempat final."
Baca juga: Kata Pelatih RD Kongo Usai Nyaris Singkirkan Inggris dari Piala Dunia 2026
Belgia akhirnya berhasil mengamankan kemenangan dan memastikan tempat di delapan besar Piala Dunia 2026.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Amerika Serikat di hadapan pendukung sendiri serta menutup laga yang sebelumnya diwarnai kontroversi mengenai status Folarin Balogun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Kartu Merah Balogun Dicabut, Trump: Itu Bukan Pelanggaran