Respons Warga Malaysia Jelang Bertemu Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malah Blak-blakan Beri Sindiran - Viva
VIVA – Warga Malaysia sangat antusias akan bertemu Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Hal tersebut terjadi karena keduanya sudah sangat lama tidak bertemu dalam ajang resmi.
Baca Juga
Timnas Indonesia kembali berhadapan dengan Malaysia dalam pertandingan resmi setelah penantian panjang. Skuad Garuda dan Harimau Malaya disebut berada dalam satu grup pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Informasi mengenai komposisi tersebut sebelumnya dilaporkan Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) dan kemudian mendapat konfirmasi dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Indonesia dan Malaysia disebut masuk Grup A Divisi 1 bersama India serta Singapura.
Baca Juga
Pertemuan tersebut menjadi salah satu duel yang paling dinantikan karena rivalitas Indonesia dan Malaysia selalu memiliki daya tarik tersendiri. Kedua negara memiliki sejarah panjang dalam sepak bola Asia Tenggara, sehingga pertandingan mereka kerap menjadi perhatian besar suporter dan media.
Timnas Indonesia
Photo :
- VDN/Julio Tri Saputra
Baca Juga
FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dirancang dengan konsep berbeda dari turnamen ASEAN tradisional. Salah satu perbedaan utamanya adalah penyelenggaraan yang ditempatkan pada periode FIFA Matchday sehingga negara peserta berpeluang memanggil pemain terbaik, termasuk pesepak bola yang berkarier di luar negeri.
Situasi ini bisa menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang memiliki lebih banyak pilihan pemain untuk memperkuat skuad Garuda ketika menghadapi rival-rivalnya di kawasan Asia Tenggara.
Selain itu, pertandingan yang dimainkan dalam kalender internasional FIFA juga memiliki kaitan dengan perolehan poin ranking dunia. Hasil yang diraih Indonesia dapat memberikan tambahan poin sesuai dengan koefisien pertandingan yang berlaku, sehingga turnamen ini memiliki arti lebih dari sekadar perebutan gengsi regional.
Konsep tersebut membuat FIFA ASEAN Cup 2026 berbeda dengan Piala AFF. Jika Piala AFF lebih dikenal sebagai ajang utama sepak bola Asia Tenggara, turnamen baru ini dirancang dengan pendekatan yang lebih dekat dengan kalender internasional FIFA.
Mitchell Baker bersama Eliano Reijnders di Timnas Indonesia
Photo :
- VDN/Julio Tri Saputra
FIFA ASEAN Cup 2026 juga dikabarkan menggunakan format dua divisi. Divisi 1 akan menjadi panggung bagi tim-tim dengan peringkat lebih tinggi, sedangkan Divisi 2 diperuntukkan bagi negara-negara yang berada di level berikutnya.
Indonesia disebut dipercaya menjadi tuan rumah pertandingan Divisi 1. Sementara itu, pertandingan Divisi 2 dijadwalkan berlangsung di Hong Kong.
Di Divisi 1, Indonesia disebut berada di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Adapun Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, serta Filipina.
Komposisi tersebut membuat Grup A memiliki daya tarik tersendiri. Indonesia harus menghadapi Malaysia dalam duel sarat rivalitas, sementara India dan Singapura juga berpotensi memberikan tantangan berbeda bagi skuad Garuda.
Bagi Timnas Indonesia, laga melawan Malaysia menjadi perhatian utama. Pasalnya, kedua tim senior terakhir kali bertemu dalam pertandingan resmi pada Piala AFF 2020 yang berlangsung pada 2021.
Ketika itu, Indonesia tampil dominan dan berhasil menghancurkan Malaysia dengan skor 4-1 dalam pertandingan Grup B. Duel tersebut berlangsung di Stadion Nasional, Minggu, 19 Desember 2021.
Kemenangan itu sekaligus memastikan Indonesia keluar sebagai juara Grup B dan melaju ke semifinal. Irfan Jaya menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian setelah mencetak dua gol dalam kemenangan tersebut.
Setelah pertandingan itu, Timnas Indonesia dan Malaysia belum kembali berjumpa dalam pertandingan resmi di level senior. Karena itu, pertemuan pada FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi menjadi momen yang sangat dinantikan oleh publik sepak bola kedua negara.
Warga Malaysia pun merespons setelah akan bertemu Timnas Indonesia. Mereka sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Jay Idzes dan kawan-kawan.
"Ketar-ketir telah datang," tulis akun Facebook Reza Madridista.
"Grup yang mudah. Ayo Harimau Malaya," tulis akun Mohd Ismawi Ishak.
"Mengapa melakukannya di sana?? Ini berbahaya untuk keselamatan pemain Harimau Malaya. Penonton di sana seperti Sarkas. Mereka bahkan menunggang kuda. Bagaimana FIFA bisa memilih negara tuan rumah??," tulis akun Facebook Fathi Mat Tarmizi.
(fan)
![]()
Reaksi Media Malaysia usai Harimau Malaya Resmi Bertemu Timnas Indonesia, Disebut Garuda Lebih Diuntungkan
Timnas Indonesia dan Malaysia kembali satu grup di FIFA ASEAN Cup 2026. Duel rivalitas panas ini menjadi pertemuan resmi pertama sejak Piala AFF 2020.

VIVA.co.id
29 Juli 2026