Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Argentina Timnas Spanyol

    Pukulan Telak untuk Argentina! FIFA Jatuhkan Denda Usai Kekalahan di Final Piala Dunia 2026 Gegara Ulah Paredes - Viva

    7 min read

     

    Leandro Paredes ngamuk

    VIVA – Kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 ternyata belum menjadi akhir dari penderitaan Albiceleste. Selain gagal mempertahankan gelar juara dunia, tim besutan Lionel Scaloni juga harus menerima hukuman dari FIFA akibat rentetan pelanggaran disiplin yang terjadi dalam laga puncak tersebut.

    Baca Juga

    Final yang berlangsung sengit hingga babak perpanjangan waktu itu berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0 berkat gol Ferran Torres pada menit ke-106. Namun, suasana memanas selepas pertandingan memasuki fase krusial hingga berujung pada kartu merah dan ancaman sanksi finansial untuk Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).

    Insiden paling serius melibatkan gelandang Argentina, Leandro Paredes. Keributan bermula ketika ia mendorong bek Spanyol Eric Garcia dari belakang. Situasi semakin memanas setelah Paredes mencekik Eric Garcia sebelum kembali mendorongnya.

    Baca Juga

    Gavi yang datang membela rekannya justru ikut menjadi sasaran. Paredes menarik jersey gelandang muda Spanyol tersebut hingga terjatuh, lalu memukul wajahnya.

    Leandro Paredes bikin keributan usai final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina

    Photo :

    • REUTERS/Amanda Perobelli

    Baca Juga

    Wasit Slavko Vincic tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung kepada Paredes. Keputusan itu menjadi dasar FIFA menjatuhkan hukuman disiplin pertama kepada Argentina.

    FIFA Jatuhkan Denda Rp358 Juta

    Berdasarkan laporan TyC Sports, FIFA resmi mendenda AFA sebesar USD 20.000 atau sekitar Rp358 juta atas kartu merah langsung yang diterima Leandro Paredes. 

    Menurut laporan tersebut, hukuman dijatuhkan berdasarkan Pasal III Lampiran Pertama Kode Disiplin FIFA 2026.

    "Leandro Paredes diusir dari lapangan oleh wasit Vinčić setelah terlibat perselisihan dengan dua pemain Spanyol, Eric García dan Gavi."

    Namun, denda tersebut diyakini baru menjadi awal. Ancaman Sanksi Tambahan Mengintai Argentina. Argentina masih berpotensi menerima hukuman tambahan karena catatan disiplin yang buruk sepanjang laga final.

    Selain kartu merah langsung untuk Paredes, Enzo Fernandez juga diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua.

    Tak hanya itu, lima kartu kuning turut menghiasi pertandingan yang diterima Lisandro Martinez, Lionel Scaloni, Cristian Romero, Leandro Paredes, dan Alexis Mac Allister.

    Mengacu regulasi FIFA, rangkaian pelanggaran tersebut dapat memunculkan sanksi tambahan berupa:

    • Denda USD 50.000 akibat akumulasi kartu kuning.
    • Denda USD 15.000 untuk kartu merah tidak langsung Enzo Fernandez.
    • Denda USD 15.000 karena lebih dari lima pemain menerima hukuman disiplin dalam satu pertandingan.

    Dengan demikian, kekalahan dari Spanyol bukan hanya membuat Argentina kehilangan trofi Piala Dunia, tetapi juga membuka babak baru berupa konsekuensi finansial yang cukup besar dari FIFA.

    Jalannya Pertandingan Spanyol Vs Argentina

    Keberhasilan Spanyol menjadi juara dinilai sangat layak melihat jalannya pertandingan. Sepanjang lebih dari 120 menit laga, La Roja tampil dominan dan membuat Argentina nyaris tak berkutik.

    Yang paling mencolok, Lionel Messi dan kawan-kawan bahkan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan, termasuk hingga babak tambahan.

    Sejak menit-menit awal, Spanyol langsung menguasai permainan melalui kombinasi umpan pendek khas mereka.

    Lamine Yamal sudah memberikan ancaman pada lima menit pertama setelah menerima umpan terobosan Dani Olmo. Meski peluang itu masih mampu diamankan Emiliano "Dibu" Martinez, tekanan Spanyol terus berlanjut.

    Marc Cucurella aktif membantu serangan dari sisi kiri, sementara Dani Olmo, Fabian Ruiz, Alex Baena hingga Mikel Oyarzabal berkali-kali memaksa lini belakang Argentina bekerja keras.

    Pada babak pertama, statistik memperlihatkan dominasi mutlak Spanyol. Mereka mencatat tiga tembakan dengan dua mengarah ke gawang, sedangkan Argentina sama sekali belum mampu menciptakan percobaan.

    Dibu Martinez Berkali-kali Selamatkan Argentina. Meski terus ditekan, Argentina masih mampu bertahan berkat penampilan luar biasa Emiliano Martinez.

    Kiper Aston Villa tersebut berkali-kali menggagalkan peluang emas Spanyol.

    Dani Olmo, Ferran Torres, Nico Williams hingga Lamine Yamal silih berganti menguji refleks Dibu Martinez, namun semuanya berhasil dimentahkan.

    Memasuki babak tambahan, tekanan Spanyol sama sekali tidak mengendur.

    Pelatih Luis de la Fuente terus memberikan instruksi agar para pemain lebih sabar membangun serangan dan tidak terburu-buru menembak ketika memasuki kotak penalti.

    Strategi itu akhirnya membuahkan hasil.

    Gol Brilian Ferran Torres Antar Spanyol Juara

    Gol kemenangan hadir pada menit ke-106 melalui skema yang menunjukkan kualitas permainan kolektif Spanyol.

    Berawal dari umpan lambung ke sisi kanan, Nico Williams tidak langsung menyundul ke arah gawang. Ia justru mengarahkan bola ke belakang, memanfaatkan pergerakan Ferran Torres yang muncul tanpa kawalan di depan kotak enam yard.

    Saat Emiliano Martinez sudah bergerak menutup ruang Nico Williams, Ferran Torres dengan tenang menyambar bola menggunakan kaki kirinya ke gawang yang kosong. Gol tersebut memastikan kemenangan 1-0 sekaligus mengakhiri perlawanan Argentina.

    Grup BTS

    Terungkap! Ini Alasan FIFA Pilih BTS Tampil di Halftime Show Final Piala Dunia 2026

    BTS mencetak sejarah tampil di halftime show final Piala Dunia 2026. Ternyata ada alasan besar mengapa mereka tidak menyanyikan lagu resmi FIFA. Simak selengkapnya.

    img_title

    VIVA.co.id

    20 Juli 2026

    Komentar
    Additional JS