Prancis Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Didier Deschamps Resmi Mundur -
KecilBesar
Kegagalan Tim Nasional Prancis menembus partai final Piala Dunia 2026 tidak hanya memupus harapan meraih gelar juara dunia ketiga, tetapi juga menjadi penanda berakhirnya sebuah era. Didier Deschamps dipastikan akan meletakkan jabatannya sebagai pelatih kepala Les Bleus tepat setelah turnamen akbar ini resmi berakhir.
Kekalahan menyakitkan 0-2 dari Spanyol di babak semifinal—diwarnai oleh gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro serta cedera dini yang menimpa bek William Saliba—membuat Prancis kini hanya akan bertarung untuk medali perunggu. Laga perebutan tempat ketiga pada hari Sabtu mendatang akan menjadi panggung perpisahan emosional bagi sang pelatih.
Keputusan Mundur dan Laga Perpisahan
Jauh sebelum peluit kick-off Piala Dunia 2026 dibunyikan, Didier Deschamps sejatinya telah mengonfirmasi bahwa ia akan mundur dari posisinya sebagai pelatih kepala, terlepas dari apa pun hasil yang diraih Prancis di turnamen ini.
Meski mimpi untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia telah kandas, Deschamps masih memiliki satu tugas terakhir: membimbing Les Bleus meraih medali perunggu. Prancis kini tengah menanti tim yang kalah dari laga semifinal lainnya antara Inggris kontra Argentina untuk menentukan lawan mereka di pertandingan play-off perebutan tempat ketiga.
Pakar transfer sepak bola Eropa, Fabrizio Romano, turut meresmikan kabar ini melalui media sosialnya:
"RESMI: Siklus Didier Deschamps sebagai pelatih kepala Prancis telah menemui akhirnya. Semuanya sudah selesai. Laga terakhir untuk perebutan tempat ke-3 dan ke-4 akan menjadi momen perpisahannya... dan awal dari era Zinedine Zidane."
🚨🇫🇷 OFFICIAL: Didier Deschamps’ cycle as France head coach comes to an end. It’s over. 👋🏼 Last game for the 3rd and 4th place then his goodbye… and the start of Zinedine Zidane era.
Era Baru di Bawah Komando Zinedine Zidane
Dengan kepergian Deschamps, perhatian publik dengan cepat beralih kepada sosok suksesor. Timnas Prancis membutuhkan manajer kelas dunia untuk memimpin generasi emas yang dipenuhi talenta muda berbakat, dan seorang legenda besar rupanya sudah bersiap di ruang tunggu.
Menurut laporan dari ESPN, Zinedine Zidane menjadi kandidat utama dan terkuat untuk menggantikan Deschamps. Mantan bos Real Madrid tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) untuk mengambil alih kendali tim nasional seusai Piala Dunia.
Piala Dunia 2026 sendiri memiliki cerita unik bagi Zidane. Putranya, Luca Zidane, turut berpartisipasi di turnamen ini, sementara rekor gol Zizou di Piala Dunia baru saja dilewati oleh bintang muda Inggris, Jude Bellingham.
Ujian Terberat Sang Legenda
Mengelola klub sebesar Real Madrid tentu datang dengan tekanan yang luar biasa, tetapi memimpin tim nasional negaranya sendiri akan menjadi ujian dengan level yang sepenuhnya berbeda bagi Zidane.
Ekspektasi yang mengelilingi skuad Les Bleus selalu setinggi langit, mengingat mereka dihuni oleh deretan pemain bintang yang menjadi pilar di berbagai liga top Eropa. Namun, rekam jejak Zizou tak perlu diragukan. Selama masa jabatannya di Real Madrid, ia sukses mengoleksi 11 trofi bergengsi, termasuk rekor fenomenal tiga gelar UEFA Champions League secara berturut-turut.
Kini, tugas berat menantinya. Bersama Timnas Prancis, objektif utama Zidane sudah sangat jelas: membangun ulang kekuatan tim, menargetkan kejayaan di UEFA Euro 2028, dan meluncurkan kampanye perburuan gelar juara pada Piala Dunia FIFA 2030.