Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Presiden Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Piala Presiden 2026, Upaya Sepakbola Indonesia Bisa Terus Naik Kelas - detik

    5 min read

     

    Foto: ChatGPT

    Jakarta -

    Piala Presiden 2026 sudah resmi digelar. Ajang ini diharapkan bisa terus membuat sepakbola Indonesia terus naik kelas dari tahun ke tahun.

    Piala Presiden 2026 resmi bergulir sejak Sabtu (25/7/2026). Turnamen pramusim ini datang dengan tujuan memoles citra sepakbola Indonesia di mata internasional.

    Bukan semata-mata ajang pramusim biasa, Piala Presiden terus dibuat meningkat dari banyak aspek dari tahun ke tahun. Mulai peserta, hadiah, hingga dampak yang dirasakan-bagi insan sepakbola dan khususnya masyarakat Indonesia.

    Piala Presiden 2026 kini diikuti delapan tim, dari sebelumnya cuma 6 peserta. Mereka yang ikut kali ini adalah Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, PSMS Medan, dan tiga klub asing yakni Port FC (Thailand), Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM (Malaysia).

    Tiga klub asing itu bukan semata diundang sebagai penyemarak Piala Presiden 2026. Mereka bakal jadi ajang eksperimen, menurut Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, untuk mengukur kemampuan tim-tim Indonesia.

    Seperti Port FC yang musim lalu menjadi runner up di Liga Thailand, atau Tampines Rovers yang juga finis kedua di Liga Singapura. Mereka akan diadu dengan raksasa Indonesia seperti Persib (juara Super League), Persija (tim peringkat 3), Persebaya (finis ke-4 musim lalu).

    Persib misalnya, keikutsertaan di Liga Champions Asia II bisa diasah lewat ajang pramusim ini melawan Tampines Rovers, yang juga berpartisipasi di ajang tersebut.

    Sementara Persija, Persebaya, dan PSMS juga mendapat kesempatan luar biasa untuk mengetes kekuatan dengan melawan Port FC, yang berlaga di Liga Champions Asia Elite 2026/2027.

    "Kami ingin memastikan klub-klub Indonesia yang tampil merupakan tim-tim yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan sepak bola Indonesia, baik pada era Perserikatan maupun Liga Indonesia. Ada Persib, Persija, PSMS, Persebaya, dan Arema yang selama ini menjadi kekuatan sepakbola nasional," ujar Erick Thohir, merujuk wakil Indonesia yang ikut adalah klub perserikatan yang legendaris.

    "Saya ingin melihat apakah klub-klub legendaris Indonesia mampu bersaing secara kompetitif menghadapi Port FC, salah satu klub terbaik di Thailand. Turnamen ini menjadi kesempatan yang baik bagi setiap tim untuk mengukur kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga Indonesia maupun ajang internasional," tuturnya.

    Bukan sekadar uji coba, Piala Presiden 2026 juga selaras dengan gol besar Indonesia di bidang sepakbola. Mulai dari memoles citra agar lebih baik pascatragedi Kanjuruhan, hingga mengejar mimpi ke Piala Dunia.

    Tentu aspek teknis penyelenggaraan turnamen yang bakal jadi metronom Piala Presiden 2026. Ajang itu bisa menjadi gambaran bagaimana kompetisi sepakbola Tanah Air berjalan semusim ke depan.

    Piala Presiden 2026 diharapkan benar-benar menjadi hiburan rakyat, sampai memberi dampak nyata di level masyarakat. Ramainya pembukaan Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, yang hampir mencapai 24 ribu penonton jadi bukti Piala Presiden 2026 masih diapresiasi.

    Sektor UMKM juga menjadi esensi penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Turnamen sepakbola ini selalu menghadirkan peluang usaha baru bagi masyarakat mengais rezeki, menjadi simbiosis mutualisme antara sepakbola dan sendi-sendi kehidupan masyarakat.

    "Karena itu kami melibatkan UMKM dan berharap kehadiran suporter dari luar daerah dapat mendorong sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya. Ada efek berganda yang ingin kami hadirkan," kata Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2026, Tsamara Amany.

    Dan yang tak kalah penting, Piala Presiden 2026 bakal mencontohkan bagaimana suporter bukan sekadar 'tukang rusuh'. Laga Persib vs Arema di pembukaan jadi contoh suporter bisa saling mendukung secara sehat.

    "Bahwa selama semuanya dapat dijaga dengan baik, kualitas pertandingan baik, keamanan baik, penempatan penonton tertata rapi, dan seluruh aspek dipastikan berjalan sesuai rencana, maka ini akan menjadi pertemuan dua kelompok suporter yang positif," jelas Tsamara.

    "FIFA mengingatkan bahwa sepakbola Indonesia pernah memiliki catatan kelam. Karena itu, kepercayaan yang kembali diberikan kepada kita harus dijaga bersama. Operator liga, klub, dan suporter memiliki tanggung jawab yang sama untuk menciptakan pertandingan yang aman, nyaman, dan tertib," imbuh Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait.

    Selain dari sisi teknis penyelengaraan, manfaat Piala Presiden 2026 juga bisa dirasakan langsung klub peserta. Hadiah yang naik jadi Rp 6 miliar jelas bikin juaranya bakal cuan di awal musim. Dari mana uangnya? Swasta adalah donatur yang harus dimaksimalkan, selayaknya model kompetisi di negara maju berjalan.

    "Saya pikir ini harus jadi model buat pengelolaan sepakbola, supaya industri olahraga kita makin maju. Makanya kita diaudit kan selalu oleh PwC dengan sebaik-baiknya. Dan juga tidak menggunakan uang negara ya, tidak ada dari BUMN, tidak ada dari APBN. Jadi semuanya dari swasta," tegas Maruarar.

    Piala Presiden 2026, yang akan bergulir sampai 6 Agustus mendatang, jelas menjadi gambaran sempurna bagaimana sepakbola Indonesia seharusnya dikelola dengan baik. Manfaat menyeluruh untuk semua lapisan-pemain profesional hingga masyarakat, adalah inti agar sepakbola Indonesia bisa terus naik kelas.

    (yna/mrp)

    Komentar
    Additional JS