Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Donald Trump Dunia Internasional Featured Gianni Infantino Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump - SindoNews

    10 min read

     


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

    Rabu, 22 Juli 2026 - 16:52 WIB

    Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump

    A A A

    Hubungan dekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, Trump dikabarkan menginginkan Infantino menduduki jabatan baru yang mengejutkan, yakni sebagai Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Laporan eksklusif New York Post menyebut Trump menilai Infantino merupakan sosok yang memiliki kemampuan menyatukan banyak negara melalui sepak bola. Menurut sumber yang dekat dengan Trump, Presiden AS itu percaya pemimpin FIFA tersebut dihormati di berbagai belahan dunia dan memiliki kapasitas diplomasi yang dibutuhkan untuk memimpin organisasi internasional sebesar PBB.

    "Dia dihormati oleh semua orang di seluruh dunia dan memiliki kemampuan khusus untuk menyatukan banyak pihak," ujar sumber tersebut mengenai pandangan Trump terhadap Infantino.

    Jika benar dicalonkan, Infantino akan bersaing untuk menggantikan Antonio Guterres yang masa jabatannya sebagai Sekjen PBB berakhir pada Desember 2026. Namun proses menuju kursi tersebut tidak mudah. Kandidat harus lebih dulu memperoleh dukungan 15 anggota Dewan Keamanan PBB—dengan lima anggota tetap memiliki hak veto—sebelum mendapat persetujuan Majelis Umum.

    Hingga kini belum diketahui apakah Infantino tertarik menerima tawaran tersebut. Belum ada pula konfirmasi apakah Trump telah membahas langsung rencana itu dengan pria asal Swiss-Italia berusia 56 tahun tersebut.

    Wacana ini muncul hanya beberapa hari setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Sepanjang turnamen, kedekatan Trump dan Infantino menjadi sorotan. Trump hadir dalam final antara Spanyol melawan Argentina di Stadion New York/New Jersey, menyerahkan medali kepada kedua tim, lalu ikut memberikan trofi kepada kapten Spanyol Rodri bersama Infantino.

    Momen itu sempat memicu kontroversi karena Trump tetap berada di atas podium saat para pemain Spanyol melakukan selebrasi juara. Infantino bahkan terlihat beberapa kali berusaha mempersilakan Trump turun dari panggung, namun Presiden AS itu tetap bertahan sehingga menuai kritik dari berbagai kalangan.

    Kontroversi lain yang turut membayangi FIFA adalah keputusan mencabut hukuman larangan satu pertandingan bagi penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, setelah kartu merah yang diterimanya pada babak 32 besar melawan Bosnia dan Herzegovina. Keputusan tersebut disebut sejumlah media terjadi setelah adanya intervensi Trump dan memicu kritik keras, termasuk dari UEFA yang menyebut langkah FIFA sebagai keputusan "belum pernah terjadi sebelumnya, sulit dipahami, dan tidak dapat dibenarkan."

    Situasi tersebut dikabarkan membuat posisi Infantino di FIFA mulai mendapat tekanan. Sejumlah negara yang sebelumnya mendukung pencalonannya untuk kembali memimpin FIFA disebut mulai mempertimbangkan menarik dukungan, sehingga masa depannya di organisasi sepak bola dunia itu dipertanyakan.

    Meski demikian, Trump justru diyakini melihat peluang lain bagi Infantino. Utusan khusus Trump untuk Kemitraan Global, Paolo Zampolli, bahkan memuji gagasan tersebut.

    "Hanya Presiden Trump yang bisa memiliki ide secemerlang ini," kata Zampolli.

    Ia menilai pengalaman Infantino memimpin lebih dari 200 asosiasi anggota FIFA menjadi modal penting untuk memimpin PBB yang memiliki 193 negara anggota.

    "Di Perserikatan Bangsa-Bangsa Anda harus berurusan dengan 193 negara anggota. Di FIFA ada lebih dari 200 anggota, dan rekam jejak Gianni menunjukkan dia tahu bagaimana mengelola organisasi sebesar itu," ujarnya.

    Namun apabila benar beralih ke PBB, Infantino kemungkinan harus menerima penghasilan yang jauh lebih kecil. Presiden FIFA itu dilaporkan memperoleh gaji sekitar 6 juta dolar AS per tahun, sedangkan Sekretaris Jenderal PBB menerima sekitar 418 ribu dolar AS per tahun. Selisih yang sangat besar itu diperkirakan menjadi salah satu pertimbangan apabila peluang tersebut benar-benar terwujud.

    (sto)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

    Rekomendasi

    Special Bola

    Infografis

    Ranking FIFA usai Piala...

    Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta

    Terpopuler

    1

    2

    3

    4

    5

    Berita Terkini

    ASEAN Hyundai Cup 2026...

    Piala Dunia 2026 Sukses...

    John Herdman Pede Timnas...

    Profil Pau Cubarsi,...

    FIFA Bikin Kejutan!...

    H-3 Piala AFF 2026,...

    Komentar
    Additional JS