Piala Dunia 2026 - Cuma Lionel Messi yang Bisa Hindari Kartu Merah, Tudingan Anak Emas FIFA Menguat - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 2 Juli 2026 | 16:23 WIB
SUPERBALL.ID - Para penggemar menduga bahwa Folarin Balogun dan Lionel Messi mendapat perlakuan berbeda dari wasit meski melakukan pelanggaran serupa.
Timnas Amerika Serikat menunjukkan ketangguhan dan tekad yang luar biasa saat mengalahkan Bosnia & Herzegovina 2-0.
Hebatnya, tuan rumah Piala Dunia 2026 itu harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari setengah jam di babak 32 besar.
Mereka kehilangan satu pemain setelah Folarin Balogun diusir keluar lapangan karena tekel keras terhadap Tarik Muharemovic.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 - Thomas Tuchel Ungkap Kerugian Besar Inggris di Laga 16 Besar Kontra Meksiko
Tayangan ulang menunjukkan kaki Balogun mengenai pemain Bosnia itu di antara betis dan pergelangan kakinya.
Wasit memberikan merah kepada Balogun setelah melihat insiden tersebut dalam tayangan ulang di monitor VAR.
Namun, keputusan tersebut memicu perdebatan di antara para penggemar yang mengaitkannya dengan kasus Lionel Messi.
Mereka mengkritik standar ganda FIFA dengan menyebut bahwa tekel serupa oleh Messi sebelumnya bahkan tidak berbuah kartu.
Dalam pertandingan melawan Aljazair di fase grup, Messi tidak diberi kartu kuning atau merah setelah menginjak betis Aissa Mandi.
Tayangan ulang televisi menunjukkan seluruh sepatu Messi menggores bagian bawah kaki dan tendon Achilles Mandi.
Meski wasit asal Polandia Szymon Marciniak langsung meniup peluit tanda pelanggaran, ia tidak memberikan kartu kuning kepada Messi.
Hal ini membuat bangku cadangan Aljazair geram karena tim VAR meninjau rekaman tersebut tanpa ada tinjauan dari wasit utama di lapangan.
Setelah melihat Balogun diusir karena pelanggaran serupa, para penggemar menyoroti inkonsistensi dalam pengambilan keputusan wasit.
Mereka mempertanyakan konsistensi penggunaan VAR dan standar pengambilan keputusan dalam situasi pelanggaran yang serupa.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 - Timnas Amerika Serikat Punya Metode Khusus untuk Siasati Ketegangan Adu Penalti
Perbedaan standar ini semakin menguatkan tudingan bahwa kapten Timnas Argentina diberikan perlakuan istimewa oleh FIFA.
Melalui platform X, seorang panggemar berkomentar: "Saya ingin FIFA menjelaskan mengapa Messi tidak diberi kartu merah dalam situasi serupa dengan Balogun."
Penggemar berikutnya menulis: “Situasi Balogun persis sama dengan Messi. Namun, yang satu mendapat kartu merah, sedangkan yang lainnya tidak.”
Penggemar ketiga menulis: "Apakah Messi diistimewakan oleh FIFA? Pemain lain tidak bisa mengharapkan perlakuan yang sama."
Penggemar keempat menulis: “Balogun mendapat kartu merah dan Messi lolos begitu saja dalam dua situasi yang identik. Di mana letak keadilannya?”
Sementara mantan wasit Inggris, Mark Halsey, mengaku terkejut wasit tidak meninjau VAR dan membuat Messi lolos dari kartu merah.
"Meskipun tindakan Messi tidak berbahaya, itu tetap dianggap sebagai tindakan kekerasan."
"Itu diklasifikasikan sebagai pelanggaran sistematis. Saya terkejut wasit tidak memeriksa VAR,” kata Halsey.
Balogun diperkirakan akan diskors setidaknya satu pertandingan dengan kemungkinan hukuman yang lebih berat tergantung pada keputusan Komite Disiplin FIFA.
Meski begitu, Timnas Amerika Serikat masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.